Main ke Soppeng, 3 Olahan Bebek Khas Timusu Ini Patut Dicoba

Main ke Soppeng, 3 Olahan Bebek Khas Timusu Ini Patut Dicoba

Mono - detikSulsel
Senin, 21 Feb 2022 16:29 WIB
Bebek olahan khas Timusu, Soppeng.
Foto: Mono
Soppeng -

Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel) juga punya ragam khas kuliner hits. Salah satunya tiga olahan bebek khas Timusu yang patut anda coba bila berkunjung.

Ada tiga jenis olahannya yang sangat terkenal dan bikin ketagihan. Nasu palekko, nasu cempa, dan bebek goreng.

Nasu palekko sendiri, sudah sering kali dijumpai di berbagai warung makan. Biasanya ada tingkat kepedasan. Namun nasu palekko ini memiliki cita rasa tersendiri.


Selain itu, nasu palekko di sini baru dimasak ketika ada yang pesan. Sehingga dagingnya terasa segar dan gurih. Daging yang empuk ini dimasak dengan bumbu dari campuran rempah-rempah seperti bawang merah, bawang putih, sereh, jahe, lengkuas, dan kunyit.

Sambal cobeknya yang pedas membuat lidah makin ketagihan. Sebagai pelengkap, sup kuah bening makin menambah selera.

Untuk nasu cempa bahannya hampir sama, cuman harus dimasak sampai dagingnya lebih renyah. Kemudian lebih banyak campuran asamnya.

Olahan terakhir, bebek gorengnya sebenarnya diolah seperti bebek goreng pada umumnya. Namun daginya lebih empuk dan bau bebeknya juga sudah tidak lagi tercium.

Bebek olahan khas Timusu, Soppeng.Ramai pengunjung Foto: Mono

Tiga olahan menu bebek ini menjadi andalan di warung makan Bebek Timusu di Desa Timusu, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng. Suasana makan makin nikmat dengan latar view persawahan dan hembusan angin sepoi-sepoi.

"Dalam sehari kita biasa habiskan rata-rata 150 sampai 200 bebek. Pernah juga sehari menjual 300 bebek. Bebek palekko, bebek goreng, bebek masak asam (nasu cempa), menu andalan kami," kata Pemilik Warung Bebek Timusu, Syamsuriadi Senin (21/2/2022).

Bebeknya dipasok dari Sidrap, Pinrang, Kendari, dan Palu. Adi sapaan karib Syamsuriadi tak sekadar membuka warung. Percobaan terus dilakukan hingga benar-benar matang untuk membuka warung.

"Ini resep sendiri saja. Hampir 20-an bebek dipakai untuk menguji rasa. Kita coba sebelum dijual. Berbagai resep dicoba, baru meminta orang lain untuk mencobanya. Setelah dirasa nikmat, rumah makan ini baru kita berani buka. Per porsi itu per ekor kita jualkan Rp 75 ribu. Bisa dibarengi dengan nasi atau pun sokko (songkolo)," tambahnya.



Simak Video "Bebek Goreng Lapis yang Renyah dan Gurih, Jakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(tau/tau)