Lipa Sabbe, Kain Tenun Sutera Khas Bugis yang Mendunia

Lipa Sabbe, Kain Tenun Sutera Khas Bugis yang Mendunia

Edward Ridwan - detikSulsel
Jumat, 30 Sep 2022 03:00 WIB
Lipa Sabbe
Lipa Sabbe. (Foto: Disbudpar Sulsel)
Jakarta -

Lipa Sabbe adalah sarung khas Bugis, Sulawesi Selatan. Corak dan kelembutan tenunan sarung ini terkenal hingga ke Mancanegara.

Bagi masyarakat Bugis, Lipa Sabbe biasanya dipakai oleh pria dan wanita dalam acara-acara penting. Seperti pernikahan, aqiqah bahkan pada acara keagamaan seperti lebaran atau maulid.

Bagi kaum pria, Lipa Sabbe dikenakan dengan atasan jas tutup dan songkok recca'. Sedangkan wanita memadankannya dengan baju Bodo.


Pada tahun 2016, Lipa Sabbe telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda oleh Kementerian Pendidikan dan kebudayaan. Hal ini untuk melindungi dan menjaga pelestarian Lipa Sabbe sebagai kain tradisional.

Berikut ini penjelasan lengkap mengenai Lipa Sabbe yang patut diketahui sebagaimana dihimpun detikSulsel dari berbagai sumber:

Sejarah Lipa Sabbe

Melansir Jurnal Universitas Negeri Makassar, yang berjudul "Memahami Kearifan Lokal Masyarakat Bugis Wajo Melalui Makna Balo Lipaq Sabbe," disebutkan bahwa pada masa lampau, kain sarung sutera Bugis dianggap sebagai bahan sandang yang berfungsi sebagai kelengkapan upacara yang bersifat sakral. Bahkan kerap dijadikan hadiah pernikahan oleh mempelai laki-laki kepada mempelai perempuan.

Tenun mulai berkembang di suku Bugis mulai dikenal pada abad ke-15, yakni pada saat Islam masuk ke Sulawesi Selatan. Begitu sakralnya kain tenun Lipa Sabbe, membuat keterampilan menenun bagi masyarakat menjadi wajib dan diharapkan diteruskan dari generasi ke generasi.

Lipa sendiri dalam bahasa Bugis berarti sarung dan Sabbe berarti sutera. Lipa Sabbe adalah sarung tenun yang terbuat dari kain Sutera.

Sentra produksi Lipa Sabbe di Sulawesi Selatan saat ini terletak di Kota Sengkang, Kabupaten Wajo. Produksi Lipa Sabbe di Wajo ini masih menggunakan cara tradisional.

Bagi masyarakat Wajo, menjadi penenun bukan saja sebagai mata pencaharian. melainkan juga dianggap cara berkomunikasi dengan para leluhur.

Selanjutnya proses pembuatan Lipa Sabbe...



Simak Video "Ribut-ribut di Tempat Hiburan Malam Sulsel, Satu Orang Tewas Ditikam"
[Gambas:Video 20detik]