Sejarah Suku Polahi Lari Menolak Dijajah Belanda-Punya Tradisi Kawin Sedarah

Sejarah Suku Polahi Lari Menolak Dijajah Belanda-Punya Tradisi Kawin Sedarah

Tim detikSulsel - detikSulsel
Selasa, 30 Agu 2022 07:10 WIB
Perempuan warga suku Polahi berada di gubuk tempat mengamati lahan perkebunan mereka di tengah perbukitan dan hutan di Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
Wanita suku Polahi (Foto: ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin)
Makassar -

Masyarakat Suku Polahi tinggal di pedalaman hutan Gunung Boliyohuto, Gorontalo. Mereka lari mengasingkan diri ke dalam hutan karena menolak dijajah dan akhirnya membangun tradisi perkawinan sedarah atau incest.

Masyarakat Polahi yang tinggal di bagian terdalam di hutan gunung Boliyohuto masih menghindari dunia luar. Namun masyarakat terluar yang berada di kaki gunung kini mulai beradaptasi dengan lingkungan sekitar di luar kelompok mereka.

Antropolog dari Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Yowan Tamu menjelaskan ada dua hal yang menjadi sejarah terbentuknya masyarakat Polahi. Yakni masyarakat Gorontalo yang menolak dijajah.


"Pertama, jadi dulu kita kan memang banyak daerah jajahan. Jadi mereka memang lari ke hutan," jelas Yowan kepada detikSulsel, Jumat (26/8/2022).

Hal kedua adalah masyarakat Polahi awalnya adalah orang Gorontalo yang memiliki mata pencaharian mencari rotan di tengah hutan. Sehingga mereka terbiasa untuk masuk ke dalam hutan.

"Selain itu mereka sebenarnya itu pencahariannya rotan. Mereka terbiasa mencari rotan di hutan. Ada benang merah dari keduanya yang bisa kita tarik untuk mengetahui sebenarnya kenapa sampai suku Polahi itu muncul. Kalau kita bicara tentang sejarahnya ya," imbuh Yowan.

Dia menyebut masyarakat suku Polahi sudah mengasingkan diri sejak masa pemerintahan Raja Eyato, tahun 1673 hingga 1679 masehi. Mereka lalu menciptakan peradaban sendiri yang kemudian terlanjur hidup dalam kondisi terisolasi.

Yowan lanjut menjelaskan Polahi merupakan bagian dari suku Gorontalo, yang kemudian mengasingkan diri dan tertutup terhadap dunia luar. Sehingga mereka tidak berkembang mengikuti perkembangan zaman.

"Jadi memang Polahi ini notabene orang Gorontalo. Nah mereka masyarakat yang berawal rela mengasingkan diri di tengah hutan
karena tidak menginginkan hidup dalam kungkungan dari penjajahan . Makanya mereka lari mengasingkan diri. Akhirnya karena sudah mengasingkan diri jadi mereka tidak bisa mendapatkan https://www.detik.com//sulsel/budaya/d-6261650/sejarah-suku-polahi-lari-menolak-dijajah-belanda-punya-tradisi-kawin-sedarah apapun lagi yang terjadi di luar kelompok mereka," jelasnya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.



Simak Video "Menyusuri Jejak Perkembangan Islam di Timur Indonesia, Gorontalo"
[Gambas:Video 20detik]