Nasib Melas Pemain GU Bantu Ortu Cari Rumput gegara Liga 2 Berhenti

Nasib Melas Pemain GU Bantu Ortu Cari Rumput gegara Liga 2 Berhenti

Jemmi Purwodianto - detikJatim
Selasa, 24 Jan 2023 17:53 WIB
Pemai GU cari rumput
Pemain Gresik United, Dian Ardiansyah mencari rumput untuk mengisi kekosongan kompetisi usai Liga 2 dihentikan. (Foto: Jemmi Purwodianto/detikJatim)
Gresik -

Berhentinya Liga 2 2022 membuat nasib pemain terkatung-katung. Salah satunya pemain Gresuk United (GU), Dian Adiansah. Lantaran kompetisi disetop, dia memilih pulang untuk membantu orang tuanya mencari rumput untuk pakan ternak.

Pemain asal Lundo, Benjeng, Gresik itu memilih membantu orang tuanya menjadi petani dan memberi makan ternak milik orang tuanya. Sebelum menjadi pemain GU, winger lincah berusia 23 tahun itu sudah membantu orang tuanya memberi pakan ternak sejak kecil. Seperti menyiapkan rumput, membersihkan kandang dan memberikan minum untuk ternak kambing dan sapi peliharaan orang tuanya.

"Selain untuk menjaga stamina, ini juga bisa mengusir rasa kecewa pascakeputusan PSSI menghentikan liga 2 dan 3," kata Ardian, Selasa (24/1/2023).

Meski demikian, Ardian tetap menyempatkan tetap berlatih dan menjaga fisiknya dengan perlengkapan seadanya. Selepas mengurus sapi dan kambing pada pagi dan sore hari, Dian biasanya berlatih sebagaimana menu latihan yang didapatkan di klub.

"Selain membantu orang tua, saya tetap berlatih saat sore. Sebab, meski kompetisi berhenti, manajemen Gresik United masih memberi gaji," tambahnya.

Namun, dirinya tetap was-was dan khawatir. Jika kompetisi Liga 2 benar-benar tidak dilanjutkan, maka manajemen akan kesulitan memberikan gaji.

"Saya terus berharap kompetisi dilanjutkan. Sebab kalau berhenti maka banyak yang akan kehilangan pekerjaan, kan di sana ada sponsor, ofisial, dan lainnya," tambahnya.

Sementara itu, Direktur Operasional GU Thoriqi Fajrin mengatakan, manajemen tetap memberikan gaji kepada pemain. Hal itu sesuai kontrak yang telah disepakati, meski kompetisi dihentikan.

"Tetap kami berikan haknya. Kami juga menunggu kepastian kelanjutan kompetisi Liga 2," kata Thoriqi.

Thoriqi menambahkan, penghentian kompetisi merupakan keputusan kontraproduktif. Sebab, ratusan hingga ribuan pemain, ofisial klub, dan pelaku UMKM nasibnya menjadi tidak jelas.

"Tentunya akan banyak yang kehilangan pendapatan. Selain para pemain, dalam sebuah klub ada ofisial, sponsor, UMKM hingga lainnya yang akan kehilangan mata pencaharian," tukas Thoriq.



Simak Video "Liga 2 Disetop, Pemain Gresik United Pilih Bantu Ortu Cari Rumput"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/dte)