Sederet Pekerjaan Rumah Stadion Brawijaya untuk Jadi Kandang Persik

Sederet Pekerjaan Rumah Stadion Brawijaya untuk Jadi Kandang Persik

Andhika Dwi - detikJatim
Minggu, 22 Jan 2023 16:19 WIB
Asesmen kembali digelar di Stadion Brawijaya Kota Kediri. Dalam asesmen tahap dua ini, masih ada beberapa catatan bagi kandang Persik Kediri ini.
Asesmen di Stadion Brawijaya Kota Kediri/Foto: Andhika Dwi/detikJatim
Kediri -

Asesmen kembali digelar di Stadion Brawijaya Kota Kediri. Dalam asesmen tahap dua ini, masih ada beberapa catatan bagi kandang Persik Kediri ini.

Ketua Panpel Persik Kediri Randy Nindito yang mendampingi tim asesmen dari Polda Jatim dan Polres Kediri Kota mengatakan, masih ada beberapa poin yang harus dipenuhi Stadion Brawijaya Kediri, untuk dinyatakan layak menggelar pertandingan Liga 1 Indonesia.

"Kita sedang berupaya memenuhi beberapa poin yang ada di asesmen supaya memenuhi syarat dan pertandingan bisa digelar dengan penonton," kata Randy kepada detikJatim, Minggu (22/1/2023).

Asesmen tahap dua itu digelar pada Sabtu (21/1). Randy menyebutkan beberapa poin yang dimaksud. Salah satunya soal pagar pembatas antara tribun penonton dan area lapangan. Menurutnya, tim asesmen menyebut pagar tersebut tidak cukup kokoh terkait dengan kondusifitas di stadion.

"Untuk pagar, mereka minta dirombak total karena kurang kokoh. Tetapi kita sudah berusaha melakukan perbaikan, seperti pengelasan dan diperkuat pancang-pancangnya," jelas Randy.

Selain itu, tim asesmen juga minta adanya posko keamanan. Karena belum ada posko yang dimaksud, maka pada pertandingan kandang nanti Panpel Persik akan mempersiapkan posko keamanan portable.

Poin selanjutnya adalah single seat untuk tribun penonton. Menurut Randy untuk poin ini pihaknya belum bisa memenuhi karena terkait dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Sekali lagi, pihak panpel akan berusaha memenuhi permintaan tim asesmen dengan cara lain.

"Sementara untuk single seat karena kaitannya dengan RAB, rencananya kita cat dulu terus kita nomori. Pemasangan CCTV juga diminta, nanti akan kita lakukan, bertahap," jelas Randy.

Untuk menggelar pertandingan tanpa penonton di Stadion Brawijaya, Panpel Persik Kediri sudah mempersiapkan steward sebanyak 50 personel dari Brimob dan perwakilan suporter. Mengingat sesuai aturan yang baru, TNI/Polri hanya berjaga di luar stadion.

Lebih lanjut ia menjelaskan, meskipun tidak menyebutkan terkait deadline untuk dapat memenuhi poin-poin dalam asesmen, Randy berharap dalam waktu antara satu sampai dua bulan ke depan sudah bisa terwujud.

"Mudah-mudahan tanggal 4 Februari sudah bisa dipakai untuk pertandingan dengan penonton. Yang jelas kita dari manajemen akan upayakan yang terbaik," terang Randy.

Seperti diketahui, dalam putaran kedua, Liga 1 2022/2023 kembali menerapkan sistem home away. Artinya, Persik Kediri akan kembali menggunakan Stadion Brawijaya Kota Kediri sebagai homebase untuk menjamu tamu-tamunya.



Simak Video "Dirut LIB Belum Bisa Pastikan Kapan Liga 1 Kembali Kick Off"
[Gambas:Video 20detik]
(sun/iwd)