Polisi Minta Aremania Tak Hadiri Sidang Tragedi Kanjuruhan di PN Surabaya

Polisi Minta Aremania Tak Hadiri Sidang Tragedi Kanjuruhan di PN Surabaya

Deny Prasetyo Utomo - detikJatim
Kamis, 12 Jan 2023 06:06 WIB
Kapolrestabes Surabaya Kombes Akhmad Yusep Gunawan
Kapolrestabes Surabaya Kombes Yusep Gunawan mengimbau Aremania tak datang ke sidang Tragedi Kanjuruhan (Foto file: Deny Prastyo/detikJatim)
Surabaya -

Sidang Tragedi Kanjuruhan akan digelar di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya pada Senin (16/1) mendatang. Untuk menjaga Kota Surabaya tetap kondusif, polisi melarang Aremania tak hadir ke PN Surabaya.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Akhmad Yusep Gunawan mengatakan pihaknya akan mengamankan jalannya persidangan. Ini agar persidangan berjalan lancar tanpa gangguan dari mana pun.

"Kami atas nama kepolisian, atas nama pimpinan tertinggi, baik bapak Kapolri, maupun bapak Kapolda sebagai penanggung jawab di wilayah Jatim akan melaksanakan pengamanan persidangan semaksimal mungkin agar berjalan tertib dan aman," kata Yusep kepada wartawan, Rabu (11/1/2023).

Yusep menyebutkan dalam pengamanan nanti akan terpilah menjadi empat pola pengamanan. Pengamanan ini akan diterapkan selama 30 hari ke depan selama persidangan.

"Kami akan mengupayakan berbagai pola, baik pola satu, dua, tiga dan empat yang pastinya agar kegiatan proses persidangan yang dilaksanakan tanggal 16 Januari, yang dimungkinkan berjalan 30 hari ke depan, semua berjalan tertib tidak ada permasalahan," ujar Yusep.

Yusep kemudian mengimbau kepada Aremania agar tidak hadir secara langsung di PN Surabaya. Meski persidangan akan digelar terbuka. Namun jalannya persidangan bisa diikuti melalui telekonferensi secara daring.

"Kami mengimbau kepada teman-teman Aremania, bahwa persidangan ini bersifat terbuka dan fasilitas digital akan menjadi fasilitas untuk keterbukaan, tidak perlu untuk hadir," tegas Yusep.

"Sehingga potensi-potensi, tumpangan-tumpangan pihak yang melakukan reaksi negatif dapat kita hindari bersama," lanjut Yusep.

Yusep berharap langkah ini bisa disikapi dengan bijak dan saling menghormati. Karena hal ini juga demi keberlangsungan persidangan.

"Kami berharap semua mengambil langkah bijak untuk tetap saling menghormati, saling menghargai sehingga proses persidangan ini berjalan aman, tertib dan lancar sesuai dengan harapan," ungkap Yusep.

Tak hanya itu, Yusep juga mengaku telah berkoordinasi dengan PN Surabaya. Ini terkait dengan yang boleh hadir hanya yang terkait persidangan seperti saksi, hingga keluarga korban yang akan terakomodir dalam ruang persidangan.

"Bahwa ruang sidang itu terbatas, sehingga kemungkinan apabila yang akan hadir mungkin dari pihak yang terkait, baik itu saksi-saksi ataupun dari pihak keluarga korban yang perlu ataupun media khususnya, itu yang mungkin terakomodir dalam ruang sidang," tandas Yusep



Simak Video "Sidang Perdana Tragedi Kanjuruhan Digelar Hari Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/dte)