Terungkap! Ini Motif Pembunuhan Sadis Siswi SMP di Sukoharjo

Terungkap! Ini Motif Pembunuhan Sadis Siswi SMP di Sukoharjo

Agil Triswtiawan Putra - detikJateng
Rabu, 25 Jan 2023 15:33 WIB
Nanang Tri Hartanto, pelaku pembunuhan siswi SMP di Sukoharjo saat dihadirkan dalam pers rilis Polres Sukoharjo, Rabu (25/1/2023).
Nanang Tri Hartanto, pelaku pembunuhan siswi SMP di Sukoharjo saat dihadirkan dalam pers rilis Polres Sukoharjo, Rabu (25/1/2023). Foto: Agil Trisetiawan Putra/detikJateng
Sukoharjo -

Polisi menangkap pelaku pembunuhan siswi SMP kelas IX yang jasadnya ditemukan di Desa Pandeyan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, kemarin. Pelakunya seorang pria asal Jogja yang berdomisili di Kartasura, Sukoharjo. Berikut motif pembunuhannya.

Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan mengatakan pelaku pembunuhan siswi berusia 14 tahun itu adalah Nanang Tri Hartanto (21).

Nugroho menjelaskan, pelaku mengenal korban melalui salah satu aplikasi perpesanan. Pelaku dan korban awalnya janjian bertemu di sebuah hotel di Kartasura. Kemudian pelaku membawa korban ke kamar kosnya.


"Motifnya sakit hati. Janjiannya satu jam. Setelah (persetubuhan) yang pertama selesai, mereka melanjutkan yang kedua. Tapi waktu satu jamnya sudah selesai, sehingga tidak sampai selesai," kata Kapolres saat konferensi pers di Mapolres Sukoharjo, Rabu (25/1/2023).

Pelaku yang kesal kemudian membawa korban ke sebuah lahan kosong di Desa Pandeyan, Kecamatan Grogol. Di sana keduanya sempat ngobrol.

Kemudian pelaku menghabisi korban menggunakan pisau dan obeng. Korban yang telah meninggal kemudian ditinggal oleh pelaku.

"Untuk motifnya pelaku kecewa, marah, dan ingin menguasai barang korban," ungkap Nugroho.

Pelaku yang dihadirkan dalam konferensi pers itu mengakui bahwa dirinya kesal dengan korban. Oleh karena itu, dia langsung berinisiatif melakukan aksi pembunuhan itu.

"Karena tidak sesuai durasi. Satu jam, tapi kan mintanya dua kali. Yang kedua belum sampai selesai, tapi sudah selesai," kata Nanang.

Menurut pelaku, korban saat itu tidak mengatakan sesuatu yang membuatnya sakit hati. Meski begitu, dia merasa sangat kesal karena nafsunya tidak terpenuhi.

"Pisau saya bawa dari kos. Punya saya (pisaunya). Dari kos sudah saya rencanakan," pungkasnya.



Simak Video "Bocah 8 Tahun di Semarang Jadi Korban Penculikan"
[Gambas:Video 20detik]
(dil/ams)