Tukang Becak Bobol Rekening Rp 320 Juta Usai Thoha Intip PIN M-Banking Korban

Regional

Tukang Becak Bobol Rekening Rp 320 Juta Usai Thoha Intip PIN M-Banking Korban

Tik detikJatim - detikJateng
Rabu, 25 Jan 2023 15:15 WIB
Close-up of hand entering PIN/pass code for a money transfer, on a ATM/bank machine keypad outside
Ilustrasi pembobolan. Tukang Becak Bobol Rekening Rp 320 Juta Usai Thoha Intip PIN M-Banking Korban. Foto: Getty Images/iStockphoto/PKpix
Solo -

Fakta baru tukang becak bobol rekening senilai Rp 320 juta terungkap di persidangan. Salah satu terdakwa, Mohammad Thoha mengungkap awal mula dirinya mengetahui isi tabungan korban yakni Muin Zachry senilai Rp 345 juta.

"Waktu saksi (Muin) bincang-bincang sama saya ngaku punya uang dan mengajak bisnis bersama. Saksi sendiri yang bilang ada 345 juta," jawab Thoha saat menjawab pertanyaan JPU di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (25/1/2023) seperti dikutip dari detikJatim.

JPU kemudian melanjutkan pertanyaannya dengan menanyakan bagaimana Thoha bisa mengetahui nomor PIN dari korban. Thoha pun menjawabnya, jika dirinya sempat mengintip saat korban melakukan transaksi melalui M-Banking.


"Saya mengintip pas Saksi Muin buka M-Banking," ujar Thoha.

Sementara itu, Ketua Majelis Hakim Marper Pandiangan lantas mengajukan pertanyaan kepada terdakwa. Marper menanyakan kapan Thoha memiliki niat untuk mengambil buku tabungan, kartu ATM, dan KTP milik Muin.

"Punya rencana dan ambil uang itu pada hari Jumat. Itu (KTP, buku rekening, dan kartu ATM) saya ambil pas saksi lengah. Tanggal 5 (Agustus 2022), pas Salat Jumat," ujar Thoha.

Dalam persidangan itu, JPU juga meminta agar terdakwa tidak berbelit-belit dalam menjawab setiap pertanyaan yang diberikan kepadanya.

"Kamu kalau memberi keterangan jangan berbelit-belit, ya! Tadi kamu bilang tahu, sekarang tidak tahu," seru JPU Estik Dilla di ruang sidang.

Dilla menyatakan hal itu kepada terdakwa Mohammad Thoha, otak pembobolan rekening milik Muin Zachry hingga korban kehilangan Rp 320 juta.

"Kalau saudara terbukti, pertanggungjawabkan itu perbuatan saudara," timpal Ketua Majelis Hakim Marper.

Seperti diketahui, Thoha telah memperalat tukang becak Setu agar mau menguras uang Muin di bank. Ia mengiming-imingi Setu dengan imbalan Rp 5 juta.

Saat itu Thoha menyatakan kepada Setu yang perawakannya mirip dengan Muin bahwa ayah Thoha sedang sakit, tidak bisa mengambil sendiri uang di bank.

Jadilah pada Jumat 5 Agustus 2022 di Kantor Cabang Utama Jalan Indrapura Surabaya, Setu berhasil mengelabui teller agar mencairkan uang Rp 320 juta milik Muin.



Simak Video "Detik-detik Penangkapan Pengusaha Semarang yang Ngaku Diperas Jaksa"
[Gambas:Video 20detik]
(apl/sip)