Pencuri Jam Tangan Mewah di Bantul Ngaku Nyesal gegara Terlanjur Jual Murah

Pencuri Jam Tangan Mewah di Bantul Ngaku Nyesal gegara Terlanjur Jual Murah

Pradito Rida Pertana - detikJateng
Rabu, 25 Jan 2023 15:03 WIB
Jam tangan seharga Rp 60 juta yang dicuri TR (28) di Imogiri Bantul. Rabu (25/1/2023).
Jam tangan seharga Rp 60 juta yang dicuri TR (28) di Imogiri, Bantul. Rabu (25/1/2023). Foto: Pradito Rida Pertana/detikJateng
Bantul -

Polisi menangkap seorang pencuri jam tangan mewah dan sejumlah uang tunai di Kabupaten Bantul. Lucunya, pencuri itu mengaku menyesal karena terlanjur menjual murah jam tangan itu via online.

Kapolsek Imogiri, Kompol Suharno mengatakan pelaku berinisial TR (28) warga Kalurahan Sriharjo, Kapanewon Imogiri. Adapun korbannya warga Karangtengah, Imogiri.

Suharno menjelaskan, korban melapor ke Polsek Imogiri setelah mengetahui jam tangan IWC Schaffhausen seharga Rp 60 juta dan uang tunai jutaan rupiah di kamarnya raib.


"Dapat laporan itu kita langsung lidik dan berhasil mengamankan pelaku di Trenggalek, Jawa Timur, tanggal 13 Januari malam," kata Suharno saat jumpa pers di kantor Polsek Imogiri, Rabu (25/1/2023).

Polisi juga mengamankan barang bukti uang Rp 1,4 juta, empat lembar mata uang asing yang total nominalnya 4.000 Won, satu smartphone, beberapa potong pakaian dan tas yang dibeli TR dari hasil menjual jam tangan curiannya.

"Pelaku ini dapat https://www.detik.com//jateng/hukum-dan-kriminal/d-6533682/pencuri-jam-tangan-mewah-di-bantul-ngaku-nyesal-gegara-terlanjur-jual-murah kalau korban kembali dari Korea, sehingga saat kembali pelaku sudah mengincar. Nah, saat korban sedang tidur pelaku mencongkel jendela dan masuk ke rumah korban," ucapnya.

Suharno menambahkan, TR tidak tahu jika jam tangan yang dicuri harganya mahal.

"Sama pelaku jam tangan Rp 60 juta itu dijual online 8 juta. Uang hasil penjualan jam itu sudah dipakai foya-foya karena pelaku ini sering cafe-cafe itu," ucapnya.

Atas perbuatannya, TR disangkakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. "Ancaman hukumannya maksimal 9 tahun penjara. Pelaku ternyata juga baru keluar 6 bulan lalu dari LP (Lapas) Pajangan dengan kasus pencurian," jelasnya.

Sementara itu TR mengakui semua perbuatannya. TR juga mengaku jika tidak tahu harga asli jam tersebut. Maka itu TR mengaku kecewa karena menjual jam tangan tersebut seharga Rp 8 juta.

"Jam saya jual Rp 8 juta. Kalau tahu harga aslinya mahal saya jual lebih. Lha saat itu saya posting ada yang menawar segitu (Rp 8 juta) terus saya kasih saja, uangnya saya pakai untuk foya-foya dan karaoke sendiri saja," ujar TR yang dihadirkan dalam jumpa pers.



Simak Video "Bocah 8 Tahun di Semarang Jadi Korban Penculikan"
[Gambas:Video 20detik]
(dil/rih)