Cerita Lurah Alotnya Mediasi Berujung Pria Batalkan Nikah Digugat Rp 3 M

Regional

Cerita Lurah Alotnya Mediasi Berujung Pria Batalkan Nikah Digugat Rp 3 M

Tim detikJatim - detikJateng
Rabu, 25 Jan 2023 13:18 WIB
Putri, mempelai wanita yang jalani resepsi tanpa mempelai pria di Kota Probolinggo
Putri, calon mempelai wanita yang gugat calon suami di Kota Probolinggo (Foto: M Rofiq/detikJatim)
Solo -

Adi Suganda atau Ganda (23) digugat Rp 3 miliar gegara membatalkan pernikahannya dengan Aurilia Putri Christyn (20). Sebelumnya keluarga kedua calon pengantin ini sempat mediasi namun deadlock.

Dilansir detikJatim, mediasi itu terjadi empat hari sebelum hari H pernikahan. Keluarga Ganda dan Putri dipertemukan di Kantor Kelurahan Mangunharjo, Mayangan, Kota Probolinggo, ditengahi Lurah, Babinsa, hingga KUA Kecamatan Mayangan.

"Mediasi itu, saya agak lupa. Sepertinya 4 hari sebelum resepsi. Sepertinya begitu. Pokoknya begitu ada permasalahan di lapangan, ada konfirmasi dari Babinsa dan dari KUA, dalam hal ini modin-nya (penghulu), langsung kami gelar mediasi di Kantor Kelurahan Mangunharjo," ujar Lurah Mangunharjo, Hari Setiyo Yani kepada detikJatim, Kamis (25/1/2023).


Hari menuturkan mediasi yang berlangsung sekitar tiga jam itu tidak mencapai titik temu. Orang tua Ganda dan orang tua Putri sama-sama bersikukuh dengan pendapat masing-masing.

"Sama-sama bersikukuh. Tidak mau, apa ya. Nggak mau legawa begitu. Jadi ini karena satu hal permasalahan orang tua akhirnya anak jadi ikut-ikut," ujar Hari.

Hari pun mengaku mediasi itu berlangsung alot. Dia menyebut masing-masing pihak tidak puas dengan solusi yang ditawarkan.

"Iya sampai capek sendiri kami. Padahal kami hanya mediasi, bukan penentu. Kami serahkan kembali keputusannya, kami nggak bisa maksa kan. Jadi perdebatan panjang. 'Bagaimana pun juga saya nggak mau' begitu kata masing-masing pihak, jadinya tidak ketemu," ujarnya.

Untuk diketahui, pernikahan Ganda dan Putri yang seharusnya berlangsung 18 Juli 2022 di Paseban Sena Kota Probolinggo gagal total. Ganda dan keluarga memutuskan mencabut berkas dari KUA Mayangan tiga hari sebelum hari-H pernikahan atau sehari setelah mediasi.

Putri pun sempat berdiri sendiri di pelaminan di acara resepsi nikah kemudian melayangkan gugatan terhadap Ganda. Ia menuntut kekasihnya dan keluarganya agar membayar ganti rugi senilai Rp 3 miliar.

Lurah, Koramil (Babinsa), dan KUA Mayangan yang sempat menjembatani mereka dalam proses mediasi tak lepas dari gugatan tersebut. Ketiga pihak itu menjadi turut tergugat dalam gugatan perdata yang dilayangkan ke PN Kota Probolinggo.



Simak Video "Pilu Wanita Magetan Menikah Tanpa Mempelai Pria"
[Gambas:Video 20detik]
(ams/rih)