Polisi Masih Kejar 1 Buron 'Pendamai' Perkosaan Anak di Brebes

Polisi Masih Kejar 1 Buron 'Pendamai' Perkosaan Anak di Brebes

Imam Suripto - detikJateng
Selasa, 24 Jan 2023 16:29 WIB
Buron kasus pemerasan terhadap pelaku perkosaan di Brebes diperiksa polisi usai tertangkap, Selasa (24/1/2023).
Buron kasus pemerasan terhadap pelaku perkosaan di Brebes diperiksa polisi usai tertangkap, Selasa (24/1/2023). Foto: Imam Suripto/detikJateng
Brebes -

Salah satu dari dari dua buron pelaku pemerasan keluarga pelaku perkosaan di Kecamatan Tanjung, Brebes, Jawa Tengah, akhirnya dibekuk. Sedangkan satu orang lagi yang berstatus residivis masih dalam pengejaran petugas.

Satu pelaku yang ditangkap jajaran Reskrim Polres Brebes adalah Warsodik (48), warga Desa Limbangan, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes. Beberapa hari menjadi buronan polisi, Warsodik dibekuk di persembunyiannya di Pulogebang, Cakung, Jakarta.

"Sudah ditangkap. Bersembunyi di rumah anaknya di Pulogebang, Cakung Jakarta Timur," ujar KBO Reskrim Polres Brebes, Iptu Puji Haryati Selasa (24/01/2023).


Menurut Puji, ada satu lagi pelaku pemerasan yang masih dalam pengejaran polisi. Pelaku ini merupakan residivis kasus pemerasan terhadap kades.

"Satunya belum ditangkap," lanjutnya.

Adapun Warsodik mengaku selama ini bekerja sebagai wartawan media online. Polisi juga menyita sebuah kartu pers dari tangannya.

Dia menjadi buron karena bersama anggota LSM lainnya terlibat dalam kasus pemerasan terhadap para keluarga pelaku pemerkosaan gadis ABG yang terjadi di Kecamatan Tanjung, beberapa waktu lalu.

Saat diperiksa di ruang Unit Tipidkor Satreskrim Polres, Warsodik mengaku, selama dalam pelarian dirinya bersembunyi di rumah anaknya di daerah Cakung Jakarta Timur.

"Saya pergi meninggalkan rumah, setelah tahu kasusnya viral. Makanya saya pergi ke rumah anaknya," kata Warsodik.

Mengenai uang hasil pemerasan, Warsodik mengaku hanya mendapat bagian Rp 1,6 juta. Akan tetapi dirinya mengaku tidak mengetahui asal usul uang yang diberikan oleh Edi Sucipto, Ketua BPPI Brebes.

"Uang itu dari Edi, sudah saya gunakan buat makan dan sisanya tinggal Rp 400-an ribu," tandas Warsodik.

Diberitakan sebelumnya, seorang gadis berusia 15 tahun di Brebes diperkosa oleh 6 orang. Bukannya membawa ke jalur hukum, sebuah LSM justru mengupayakan mediasi atau perdamaian antara keluarga pelaku dan korban.

Dalam mediasi itu, LSM tersebut memeras uang kepada keluarga pelaku hingga terkumpul Rp 62 juta. Dari uang yang terkumpul itu, hanya Rp 32 juta yang diberikan kepada keluarga korban.

Meski sudah ada mediasi, polisi tetap mengusut kasus perkosaan anak itu. Sedangkan orang-orang LSM yang mendamaikan kasus itu ditangkap dengan tuduhan pemerasan.



Simak Video "Polisi Tahan 7 Anggota LSM yang Damaikan Kasus Perkosaan Anak di Brebes"
[Gambas:Video 20detik]
(ahr/sip)