Siswi SMP di Sukoharjo Diduga Dibunuh Teman Kencan

Siswi SMP di Sukoharjo Diduga Dibunuh Teman Kencan

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Selasa, 24 Jan 2023 11:07 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi pembunuhan. Foto: Dok.Detikcom
Sukoharjo -

Pembunuh siswi SMP di Sukoharjo yang mayatnya ditemukan di lahan kosong di timur pabrik furnitur di Desa Pandeyan, Kecamatan Grogol, mulai terkuak. Polisi menduga pelaku tidak lain adalah teman kencan korban.

"Dari keterangan saksi, sekira pukul 16.00 WIB, korban akan berkencan dengan seorang laki-laki yang tidak diketahui identitasnya. Mereka janjian melalui aplikasi online," kata Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan saat dihubungi detikJateng, Selasa (24/1/2023).

Wahyu menambahkan sebelumnya korban meminta salah satu saksi untuk diantar ke salah satu hotel di Kecamatan Kartasura, Sukoharjo. Setelah mengantar, saksi kemudian pulang.


Sekira pukul 18.30 WIB, korban dihubungi saksi menyuruhnya segera pulang karena sudah dicari orang tuanya. Namun, nomor korban sudah tidak aktif.

"Saksi yang mengantar ini kemudian menghubungi pacar korban. Lalu pacarnya menceritakan jika korban sempat mengirim shareloc," ucapnya.

Saksi dan pacar korban pun mendatangi lokasi shareloc tersebut. Di sana korban ditemukan sudah tergeletak tak bernyawa.

Adapun sejumlah barang bukti yang ditemukan di TKP seperti bungkus alat kontrasepsi, bungkus rokok, lip cream.

"Jenazah lalu dibawa ke RSUD dr. Moewardi Solo untuk dilakukan autopsi," ujar Wahyu.

Diberitakan sebelumnya, warga di Desa Pandeyan, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan. Mayat itu ditemukan di kebun kosong di dekat pabrik furnitur.

"Saat itu saya berjaga di pabrik, dibangunkan pak RT dan warga katanya ada penemuan mayat sekira jam 02.00 WIB," kata seorang penjaga pabrik, Jono, saat ditemui detikJateng, Selasa (24/1).

Saat dia keluar, polisi dan warga sudah berada di lokasi kejadian, bahkan garis polisi sudah dipasang. Saat dia berjaga, dia menuturkan tak mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan hingga dia dipanggil ketua RT setempat.

"Kalau dari rekaman CCTV, sekitar 18.30 WIB, ada motor masuk boncengan berdua. Lalu pas keluar gang, sendiri," ucapnya.

Sekira pukul 04.00 WIB, jenazah dievakuasi menggunakan ambulans. Jono menuturkan, identitas jenazah berjenis kelamin perempuan.



Simak Video "Detik-detik Penangkapan Pengusaha Semarang yang Ngaku Diperas Jaksa"
[Gambas:Video 20detik]
(apl/ams)