Geger Gerombolan Bercelurit Serang Warga di Semarang, 8 Orang Diamankan

Geger Gerombolan Bercelurit Serang Warga di Semarang, 8 Orang Diamankan

Angling Adhitya Purbaya - detikJateng
Senin, 23 Jan 2023 14:47 WIB
Tangkapan layar video penyerangan oleh segerombolan orang bercelurit di Semarang, Minggu (22/1/2023) dini hari.
Tangkapan layar video penyerangan oleh segerombolan orang bercelurit di Semarang, Minggu (22/1/2023) dini hari. Foto: dok. IG @infokejadian_semarang
Semarang -

Sebuah video penyerangan oleh sejumlah orang yang membawa celurit di kawasan Pasar Dargo, Kota Semarang, beredar di media sosial. Polisi ternyata sudah menindaklanjuti peristiwa itu dan mengamankan delapan orang.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @infokejadian_semarang terlihat awalnya ada sekelompok orang sedang duduk. Kemudian orang-orang itu pergi terburu-buru karena dari arah kanan datang gerombolan orang membawa celurit.

Terlihat pula sejumlah orang masuk ke sebuah rumah, kemudian ada orang yang menendang kursi di teras rumah tersebut. Gerombolan penyerang itu tampak mengacung-acungkan celuritnya.


"Sementara kita amankan delapan orang. Masih dilakukan pemeriksaan dan pengembangan," kata Wakasat Reksrim Polrestabes Semarang, AKP Andryansyah Rithas Hasibuan lewat pesan singkat, Senin (23/1/2023).

Menurut polisi, peristiwa dalam video itu terjadi pada Minggu (22/1) sekitar pukul 02.30 WIB. Dalam peristiwa itu ada lima orang yang mendapatkan luka sabetan celurit.

"Ada lima orang (korban), tiga rawat jalan di Rumah Sakit Panti Wilasa, dua korban dirujuk ke RSUP Dokter Kariadi. Luka kebanyakan di lengan dan bahu belakang," kata Kanit Reskrim Polsek Semarang Timur, Ipda Bunawi kepada wartawan.

Sementara itu salah satu saksi, Junaidi mengatakan awalnya para korban itu tidak berada di lokasi. Mereka awalnya berada tak jauh dari lokasi. Kemudian gerombolan bersenjata celurit itu datang dan para korban dan lainnya pindah ke lokasi kejadian. Ternyata gerombolan yang bawa celurit itu mengikuti.

"Sepertinya tidak ada yang dicari. Tapi pas pelaku teriak katanya nggak terima dilihatin pas lewat," kata Junaidi kepada polisi.



Simak Video "Bocah 8 Tahun di Semarang Jadi Korban Penculikan"
[Gambas:Video 20detik]
(dil/rih)