Terduga Teroris Ditangkap di Sleman, Adik: Mas Agus Berubahlah

Terduga Teroris Ditangkap di Sleman, Adik: Mas Agus Berubahlah

Jauh Hari Wawan S - detikJateng
Senin, 23 Jan 2023 14:21 WIB
Kapolresta Sleman Kombes Aris Supriyono menjelaskan soal penangkapan terduga teroris, Minggu (22/1/2023).
Lokasi penangkapan terduga teroris di Sleman, Minggu (22/1/2023). Foto: Jauh Hari Wawan S/detikJateng
Sleman -

Densus 88 Antiteror Polri menangkap Agus Wijayanto (AW), terduga teroris di Padukuhan Jetis Jogopaten, Kalurahan Pandowoharjo, Sleman, kemarin. Berikut cerita adik Agus mengenai keseharian kakaknya.

Adik Agus mengaku kaget setelah mendengar kabar penangkapan kakaknya.

"Kejadian itu saya kerja, saya dikabari sama Pak RT saya kaget nggak tahu ada kejadian seperti ini, saya nggak tahu," kata pria berinisial US itu saat ditemui wartawan, Senin (23/1/2023).


Menurut dia, tak ada yang mencurigakan dari kakaknya. Selama ini mereka tinggal satu atap dan berkomunikasi dengan baik.

"Di rumah ya sekeluarga. Saya, Mas Agus sama ibu saya sama Mbak saya. Saya juga sudah berkeluarga. (Komunikasi) Ya seperti biasa, selayaknya keluarga biasa gitu," ucapnya.

US mengatakan kakaknya bekerja sebagai driver ojek online dan kerap bersosialisasi dengan warga sekitar.

"Di masyarakat kalau ada orang meninggal ya datang, kalau ada acara kenduri juga datang. Kalau kerja bakti itu ya kadang nggak datang, kadang ya itu ya, kalau ojol itu kan nggak bisa diprediksi gitu," ungkapnya.

US mengaku tidak mengetahui apakah kakaknya ikut kegiatan organisasi. "Harapan saya untuk Mas Agus ya berubahlah itu ya, jangan tertutup atau gimana. Itu kan ya ibaratnya seperti biasa, kan kita nggak tahu kalau yang di dalamnya itu nglakuin apa aja kita kan nggak tahu," ujarnya.

"Terus ya mengingat ibu dan kondisi ekonomi ibu, gimana di rumah," imbuhnya.

Mengenai penemuan bahan peledak dan dua bom rakitan penggeledahan oleh tim Densus 88 seusai menggeledah rumahnya kemarin, US mengaku tak pernah melihat barang-barang itu di rumah.

"Saya nggak tahu semuanya. Itu kan kamarnya di depan, jadi sekeluarga itu jarang masuk ke kamar Mas Agus. Jadi nggak tahu sama sekali," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Densus 88 Antiteror Polri menangkap terduga teroris di Padukuhan Jetis Jogopaten, Pandowoharjo, Sleman, Minggu (22/1). Kabid Humas Polda DIY Kombes Yuliyanto saat dimintai konfirmasi membenarkan adanya penangkapan terduga teroris.

"Kami dari Polda DIY membantu pengamanan saat penangkapan terduga teroris yang dilakukan oleh Densus 88. Ini adalah keberhasilan pencegahan yang dilakukan Polri sebelum terduga melakukan aksinya," kata Yuli, Minggu (22/1).

Kapolresta Sleman Kombes Aris Supriyono juga mengatakan pihaknya hanya membantu mengamankan kegiatan Densus di lokasi kejadian.

"Kami Polreseta Sleman beserta jajaran Polda DIY membantu melakukan pengamanan terkait kegiatan Densus 88," kata Aris, kemarin.



Simak Video "Bocah 8 Tahun di Semarang Jadi Korban Penculikan"
[Gambas:Video 20detik]
(dil/rih)