Lolos dari Maut, Anak Tiri Ungkap Ancaman Wowon Serial Killer

Regional

Lolos dari Maut, Anak Tiri Ungkap Ancaman Wowon Serial Killer

Tim detikJabar - detikJateng
Senin, 23 Jan 2023 09:39 WIB
pelaku serial killer
pelaku serial killer. Foto: 20Detik
Solo -

Ancaman dari pembunuh berantai Cianjur-Bekasi, Wowon (60), membuat anak ketiga Ai Maimunah, Salsa (13), menolak ikut ke Bekasi. Salsa pun lolos dari maut. Sedangkan ibu dan kedua kakaknya tewas diracun Wowon Cs Serial Killer.

Dilansir detikJabar, awalnya Salsa menolak saat diajak ke Bekasi dengan alasan sering muntah jika bepergian jauh menggunakan mobil. Belakangan diketahui Salsa mengaku takut pada ayah tirinya, Wowon, karena dia pernah diancam.

Gadis 13 tahun ini mengaku pernah diancam akan dicelakai jika melaporkan keberadaan kontrakan Wowon di Cianjur kepada keluarga dari ibunya.


"Salsa kan awalnya tinggal di Cibalagung, setelah mamah bercerai dengan ayah Salsa. Kemudian setelah menikah dengan Pak Wowon, tiba-tiba diajak pindah ke kontrakan di Ciranjang dan Haurwangi. Dua kali pindah kontrakan," kata Salsa, Minggu (22/1/2023), dikutip dari detikJabar.

"Salsa disuruh ayah tiri kalau ada yang nanya di mana, bilangnya ngontrak di Bandung. Tidak boleh bilang di Cianjur. Kalau tidak, katanya Salsa dan keluarga akan celaka. Makanya Salsa takut. Itu juga yang sebenarnya membuat Salsa tidak mau ikut ke Bekasi, bukan hanya karena sering muntah," imbuh Salsa.

Salsa mengaku hubungannya dengan ayah tirinya itu tak begitu dekat. "Salsa lebih memilih untuk menjauh, kalau di rumah Salsa tidak pernah ngobrol dengan ayah tiri," ujar Salsa.

Salsa juga mengungkapkan bahwa sebelum berangkat ke Bekasi, Wiwin bilang kepada ibunya akan membawa dia ke Bandung. Namun dia tidak tahu persis ke mana dia akan dibawa pelaku nantinya apabila kasus tersebut tak terungkap.

"Jadi saat berangkat ke Bekasi pada tanggal 8 Januari, Pak Wowon bilang kalau Salsa tidak mau ikut nanti dibawanya ke rumah yang di Bandung saja. Tapi tidak tahu benar atau tidak ada rumah di Bandung. Yang jelas akan dibawa ke Bekasi dulu," kata dia.

Sejak 8 Januari hingga peristiwa pembunuhan terjadi pada 12 Januari, Salsa tak dapat menghubungi kakak dan ibunya. Sebab saat berangkat ke Bekasi, seluruh hp korban disita oleh pelaku.

"Salsa tidak komunikasi, kan dirampas dan dimatikan HP-nya. Salsa juga baru tahu ibu dan kakak-kakak meninggal setelah diantar oleh tetangga kontrakan ke rumah. Kaget dan sedih mendengar kabar itu," pungkas Salsa.



Simak Video "Kesaksian Aslem, Korban Penipuan Serial Killer Wowon Cs"
[Gambas:Video 20detik]
(dil/dil)