Polisi Sita Duit Rp 6,1 Juta Barbuk LSM Damaikan Perkosaan di Brebes

Polisi Sita Duit Rp 6,1 Juta Barbuk LSM Damaikan Perkosaan di Brebes

Tim detikJateng - detikJateng
Jumat, 20 Jan 2023 14:13 WIB
Tujuh orang dari LSM BPPI yang diamankan polisi terkait mediasi damai perkosaan anak Brebes. Foto diunggah Jumat (20/1/2023).
Satu dari tujuh orang LSM BPPI yang diamankan polisi terkait mediasi damai perkosaan anak Brebes. (Foto: Istimewa)
Solo -

Komplotan anggota LSM yang meminta uang damai dalam kasus perkosaan anak di Kabupaten Brebes ditangkap. Dalam kasus ini polisi juga menyita uang Rp 6,1 juta sebagai barang bukti.

"Barang bukti surat pernyataan kesepakatan bersama tertanggal 29 Desember 2022 dan uang tunai sejumlah Rp 6,1 juta," kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes M Iqbal Alqudusy lewat pesan singkat, Jumat (20/1/2023).

Komplotan anggota LSM yang diamankan berinisial ES (36), WS (40), AS (42), TS (43), AM (42), BJ (36) dan UZ (38). Iqbal menyebut anggota LSM itu diamankan Unit II Tipidkor Polres Brebes, pagi tadi.


"Sudah proses sidik (7 orang). Tersangka. Iya betul itu (sesuai foto)," terang Iqbal.

Atas perbuatannya, para pelaku yang diamankan terancam dijerat dengan Pasal 368 KUHPidana atau Pasal 369 KUHPidana atau Pasal 378 KUHPidana atau Pasal 372 KUHPidana tentang pemerasan, penipuan, dan penggelapan.

Untuk diketahui kasus pencabulan anak di Brebes heboh setelah ada https://www.detik.com//jateng/hukum-dan-kriminal/d-6525896/polisi-sita-duit-rp-61-juta-barbuk-lsm-damaikan-perkosaan-di-brebes damai antara pihak korban dan pelaku. Ternyata perdamaian itu dilakukan LSM dengan modus meminta sejumlah uang atau kasus akan dibawa ke ranah hukum.

Orang tua pelaku kemudian melaporkan LSM tersebut karena melakukan penipuan dan pemerasan. Mereka memperkenalkan diri sebagai LSM Barisan Patriot Peduli Indonesia (BPPI).

Pengakuan Anggota LSM yang Damaikan Kasus Perkosaan

Keluarga enam pelaku pemerkosaan anak di Brebes mengaku sempat diminta uang Rp 200 juta oleh LSM Barisan Patriot Peduli Indonesia (BPPI) dengan dalih 'mediasi' kasus pemerkosaan itu. Saat diwawancarai beberapa hari yang lalu, Ketua LSM BPPI, Edi Sucipto menyebut tidak mengatasnamakan lembaga saat melakukan mediasi itu dan menyebut uang tersebut diserahkan kepada keluarga korban.

Sementara itu, Edi mengaku keterlibatannya dalam mediasi sebagai tokoh masyarakat. Dia pun menampik membawa nama LSM BPPI.

"Jadi tidak bawa-bawa lembaga. Kalo soal uang, uang itu kita serahkan dari keluarga para pelaku kepada keluarga korban," kata Edi kepada detikJateng, Rabu (18/1).

Rekan Edi, Udin Zein, yang ikut menjadi saksi terjadinya mediasi mengaku dia dan LSM bertujuan membantu korban. Tak hanya itu awalnya, mereka mengaku ingin membawa kasus ini ke jalur hukum.



Simak Video "10 Pemuda Perkosa Dua Anak di bawah Umur di Kota Jambi"
[Gambas:Video 20detik]
(ams/sip)