Wanita ODGJ di Semarang Hamil 8 Kali, Bagaimana Nasib Anak-anaknya?

Wanita ODGJ di Semarang Hamil 8 Kali, Bagaimana Nasib Anak-anaknya?

Afzal Nur Iman - detikJateng
Rabu, 25 Jan 2023 20:53 WIB
Lonely girl sitting on the floor
Ilustrasi. (Foto: Getty Images/D-Keine)
Semarang -

Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) asal Mijen, Semarang, SS (42) diketahui hamil 8 kali dan saat ini memiliki lima orang anak yang masih hidup. Anak-anak itu, ternyata diasuh oleh ayah atau saudaranya masing-masing.

"Semuanya sudah diadopsi atau dirawat oleh orang lain," kata Kasi Tuna Sosial dan Perdagangan Orang (TSPO) Dinas Sosial Semarang, Bambang Sumedi saat dihubungi, Rabu (25/1/2023).

Bambang mengungkap bahwa sebenarnya kehamilan SS selalu dipantau oleh Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kelurahan Tambangan dan pihak kelurahan. Sehingga data anak-anak yang dilahirkan SS tercatat siapa yang mengasuh.


"PSM itu sudah tahu hamil, itu sudah minta arahan dari kami," ujarnya.

Berikut data Dinsos Semarang terkait anak-anak SS:

  1. Anak 1: Perempuan, usia 20 tahun diasuh suami pertama SS di Mojokerto, Jawa Timur.
  2. Anak 2: Laki-laki, usia 16 tahun. Diasuh oleh kakak dari SS dan tinggal di Jakarta.
  3. Anak 3: Laki-laki, seharusnya berusia 8 tahun tapi meninggal dunia saat usia balita.
  4. Anak 4: Perempuan, usia 6,5 tahun. Diasuh oleh pengadopsi di Solo.
  5. Anak 5: Perempuan, 4 tahun. Diasuh oleh suami kedua SS (nikah siri) di Semarang.
  6. Anak 6: Laki-laki, seharusnya berusia 3 tahun tapi meninggal dunia saat masih usia 9 bulan.
  7. Anak 7: Perempuan, usia 1 tahun. Diasuh oleh keponakan SS di Semarang.

Dari 8 kehamilan SS, 6 di antaranya tidak diketahui siapa yang harus bertanggungjawab. Kini, SS tengah hamil kedelapan dengan usia kandungan 8 bulan.

SS diketahui pernah menikah secara resmi dan berpisah dengan suaminya sejak anak pertamanya berumur 3 tahun. Alasan suaminya pergi adalah karena sikap dan ucapan SS yang mulai tidak terarah.

Saat ini, SS dibawa ke Yayasan Fajar Berseri untuk dirawat dan direhabilitasi. Bambang menyebut keluarga menyambut baik hal itu.

"Keluarga juga senang SS ke Bekasi itu. Di sana pun kelihatannya dia manut, tidak memberontak," pungkasnya.

Sebelumnya, Kasi Tuna Susila dan Perdagangan Orang (TSPO) Dinas Sosial Semarang, Bambang Sumedi melaporkan temuan tak biasa terkait orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di wilayahnya. Bambang menyebut ada wanita ODGJ berinisial SS (42), diketahui telah hamil delapan kali tanpa tahu siapa yang menghamilinya.

"Ini hamil yang kedelapan sebenarnya, itu sekarang hamil 8 bulan," kata Bambang Sumedi saat dihubungi, Selasa (24/1).

Bambang mengetahui itu saat mendapat laporan warga bahwa ada ODGJ yang hamil di Kelurahan Tambangan, Kecamatan Mijen Semarang. Orang tua SS disebut sudah kewalahan dengan kehamilan SS.

"Dari warga itu bingung sehingga dia minta tolong kepada Dinsos untuk diantisipasi untuk kelahirannya bahkan untuk penindakan selanjutnya," kata Bambang.



Simak Video "Cerita Warga Korban Banjir Bandang di Semarang, Harta Benda Ludes"
[Gambas:Video 20detik]
(aku/ahr)