Wanita ODGJ Semarang 8 Kali Hamil, Dinsos: Tak Tahu Siapa yang Menghamili

Wanita ODGJ Semarang 8 Kali Hamil, Dinsos: Tak Tahu Siapa yang Menghamili

Afzal Nur Iman - detikJateng
Selasa, 24 Jan 2023 19:21 WIB
Lonely girl sitting on the floor
Wanita ODGJ Semarang 8 Kali Hamil, Dinsos: Tak Tahu Siapa yang Menghamili. Ilustrasi. Foto: Getty Images/D-Keine
Semarang -

Kasi Tuna Susila dan Perdagangan Orang (TSPO) Dinas Sosial Semarang, Bambang Sumedi melaporkan temuan tak biasa terkait orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di wilayahnya. Bambang menyebut ada wanita ODGJ berinisial SS (42), diketahui telah hamil delapan kali tanpa tahu siapa yang menghamilinya.

"Ini hamil yang kedelapan sebenarnya, itu sekarang hamil 8 bulan," kata Bambang Sumedi saat dihubungi, Selasa (24/1/2023).

Bambang mengetahui itu saat mendapat laporan warga bahwa ada ODGJ yang hamil di Kelurahan Tambangan, Kecamatan Mijen Semarang. Orang tua SS disebut sudah kewalahan dengan kehamilan SS.


"Dari warga itu bingung sehingga dia minta tolong kepada Dinsos untuk diantisipasi untuk kelahirannya bahkan untuk penindakan selanjutnya," kata Bambang.

Menurutnya, selama ini keluarga kesulitan untuk menangani SS yang kerap lari jika bertemu orang berbaju dinas seperti PNS. Kondisi itu membuat keluarga tidak bisa membawanya ke puskesmas untuk memeriksakan diri.

"Sehingga ada kerepotan juga ketika PSM atau keluarganya itu mau ke Puskesmas, itu nggak mau, dia lari," lanjutnya.

Bambang pun kemudian melakukan asesmen terhadap SS. Ternyata, dia diketahui sudah hamil 8 kali dan saat ini memiliki lima orang anak.

Dia juga tak mendapat https://www.detik.com//jateng/berita/d-6532323/wanita-odgj-semarang-8-kali-hamil-dinsos-tak-tahu-siapa-yang-menghamili banyak terkait siapa yang menghamili SS. Namun, Bambang memiliki data siapa yang merawat anak-anak SS.

"Tidak tahu yang menghamili siapa," ujarnya.

Di Semarang, SS memang tinggal sendirian di rumah meski bertetangga dengan keluarga besarnya. Keluarganya pun disebut berasal dari keluarga dengan ekonomi menengah ke bawah.

"Dia memiliki rumah, sendirian dia, karena di situ kan keluarga besar ya. Untuk makannya dia dikasih sama saudaranya," jelas Bambang.

Saat asesmen yang dilakukan pekan lalu, Bambang bersama pemilik yayasan di Bekasi yang kebetulan sedang mengurus ODGJ yang hendak dipulangkan ke Semarang. Hingga pemilik yayasan itu menawarkan untuk memberi perawatan sementara termasuk mengurus kelahiran anak dari SS di Bekasi.



Simak Video "ODGJ Bawa Motor Tabrak Orang Lalu Ngamuk, Pemotor Lain Ditusuk!"
[Gambas:Video 20detik]
(ahr/aku)