Tanda Tanya Penyebab Kematian Halimah di Tangan Wowon cs

Round-up

Tanda Tanya Penyebab Kematian Halimah di Tangan Wowon cs

Tim detikJabar - detikJabar
Kamis, 26 Jan 2023 07:45 WIB
Proses ekshumasi jasad Halimah, korban serial killer Wowon cs yang dimakamkan di Karangtanjung, Cililin
Proses ekshumasi jasad Halimah, korban serial killer Wowon cs yang dimakamkan di Karangtanjung, Cililin (Foto: Whisnu Pradana/detikJabar)
Bandung -

Puluhan warga mendatangi TPU Saar Mutiara, Desa Karangtanjung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Rabu (25/1/2023) siang. Kedatangan mereka untuk menyaksikan proses pembongkaran makam yang dilakukan oleh polisi.

Makam yang dibongkar Puslabfor Polri ini, adalah makam Halimah, salah seorang istri sekaligus korban pembunuhan duo serial killer Wowon Erawan alias Aki dan Solihin alias Duloh.

Halimah yang merupakan penduduk setempat, meninggal sejak 23 September 2016 lalu. Proses penggalian kuburan Halimah, dilakukan sang paman Udin (68) dan dibantu anggota keluarganya.


"Penggalian dibantu anak saya Idan dan Mas Sunarto. Kalau saya hanya menggali, yang angkat jasadnya nanti dari polisi," ucap Udin kepada wartawan.

Udin mengaku kaget kala makam keponakannya itu bakal dibongkar lagi setelah enam tahun dimakamkan. Namun pihak keluarga mendukung proses tersebut demi membuat terang kematian Halimah.

"Kaget, soalnya waktu meninggal juga yang memakamkan saya. Cuma ya keluarga mendukung, jadi jelas nanti meninggalnya kenapa," ujar Udin.

Keluarga Halimah lainnya, Misbah (43) juga mendukung proses ekshumasi terhadap makam bibinya itu sebagai langkah untuk membuat kematian Halimah pada 2016 silam kian jelas.

"Kami ingin tahu kejelasannya. Soalnya dulu kami tahunya Halimah ini meninggal karena sakit," ujar Misbah.

Proses ekshumasi makam istri kelima Wowon itu dilakukan mulai pukul 11.00 WIB dan selesai pukul 12.30 WIB. Polisi memasukkan jenazah Halimah yang terbungkus kain kafan ke dalam kantong jenazah.

"Untuk kain kafan masih utuh. Tapi kondisi jenazahnya bagaimana, kami belum membuka nanti kita akan buka di Jakarta," ungkap Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Indrawienny Panji Yoga kepada wartawan.

Sementara jenazah akan dibawa ke RS Polri Kramat Jati dan diperiksa oleh dokter forensik RS Polri, RSCM, dan dari UI.

"Jadi jenazah yang akan diperiksa di Jakarta itu ada 2, satu dari Garut yaitu jenazah Siti dan dari sini jenazah Halimah," tambahnya.

(wip/yum)