Tiga Pria Ditangkap Usai Bawa Kabur Mobil Berisi Uang ATM Rp 4,8 M

Kabupaten Subang

Tiga Pria Ditangkap Usai Bawa Kabur Mobil Berisi Uang ATM Rp 4,8 M

Dwiky Maulana Vellayati - detikJabar
Rabu, 25 Jan 2023 19:32 WIB
Tiga pelaku pencurian kendaraan berisi uang Rp 4,8 miliar ditangkap.
Tiga pelaku pencurian kendaraan berisi uang Rp 4,8 miliar ditangkap. (Foto: Dwiky Maulana Vellayati/detikJabar)
Subang -

Polisi menangkap tiga pria berinisial SPR, AR, dan JAK karena membawa kabur mobil pengantar uang Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Subang. Mobil tersebut membawa uang Rp 4,8 miliar.

Kapolres Subang AKBP Sumarni mengatakan pencurian terjadi di wilayah Jalan Raya Pantura, Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu (18/1/2023), sekitar pukul 02.10 WIB. Pada awalnya mobil yang membawa uang Rp 4,8 miliar itu hendak mengisi uang di ATM salah satu bank.

"Di saat itu, kendaraan berisikan uang ATM tersebut sedang dalam parkir dan para petugasnya sedang mengisi dan mengeluarkan uangnya ke mesin ATM. Nah kemudian satu pelaku masuk ke dalam sopir dan langsung membawa kabur kendaraan dan uang yang berada di dalam kendaraan," ujar di Mapolres Subang, Rabu (25/1/2023).


Setelah melakukan penyelidikan, polisi menangkap tiga pelaku berinisial SPR, AR, serta JAK yang seluruhnya merupakan warga Cirebon. Dari ketiga pria yang ditangkap, salah satu pelaku yaitu SPR merupakan petugas jasa pengiriman uang yang turut ikut mengawal saat kejadian.

"Tersangka SPR ini peranannya yang punya inisiatif atau inisiator dan dia juga yang ikut mengawal pengiriman uang ke mesin ATM, kemudian tersangka lainnya yaitu AR peranannya ikut merencanakan dan yang menyiapkan kendaraan untuk bisa melancarkan aksinya. Kemudian pelaku ketiga JAK perannya yang mengambil alih kendaraan berisikan uang saat terparkir," jelasnya.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti uang Rp 4,2 miliar, satu unit kendaraan pelaku minibus berwarna hitam dengan nopol A 1619 JF, kendaraan minibus putih nopol D 8437 FI, beberapa ponsel, serta sisa pembakaran untuk membongkar boks penyimpan uang.

"Terhadap para tersangka dikenakan delik pidana pasal 363 ayat 1 ke-4 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun," ucap Sumarni.

(iqk/iqk)