Sopir Pikap Maut Tewaskan 8 Orang Divonis 1 Tahun 10 Bulan Bui!

Sopir Pikap Maut Tewaskan 8 Orang Divonis 1 Tahun 10 Bulan Bui!

Dadang Hermansyah - detikJabar
Rabu, 25 Jan 2023 16:57 WIB
Sidang vonis sopir pikap maut di Ciamis, Rabu (25/1/2023).
Sidang vonis sopir pikap maut di Ciamis, Rabu (25/1/2023). (Foto: Dadang Hermansyah/detikJabar)
Ciamis -

Epeng, sopir mobil pikap maut yang terjun ke jurang dan menewaskan 8 orang penumpang di Kabupaten Ciamis, divonis 1 tahun 10 bulan penjara. Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut 3 tahun penjara. EP pun dihukum denda Rp10 juta subsidair 1 bulan.

Putusan tersebut dibacakan oleh hakim ketua Dede Halim dalam sidang vonis terhadap sopir pikap maut di Ciamis di Pengadilan Negeri Ciamis, Rabu (25/1/2023). Atas vonis tersebut, JPU dan terdakwa sama-sama menerima putusan hakim.

"Saya menerima," ujar Terdakwa EP saat ditanya oleh hakim ketua saat sidang putusan.


Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum Dyah Anggraeni pun menyatakan menerima putusan tersebut meski lebih ringan dari tuntutan 3 tahun. Dalam perkara ini, terdakwa EP dijerat pasal 310 ayat 1, 2 dan pasal 3 UU nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu-lintas dan Angkutan Jalan.

"Tadi divonis 1 tahun 10 bulan. Kalau tuntutan kami 3 tahun. Mungkin melihat banyak pertimbangan lainnya, itu kewenangan hakim, kita menerima," ujar Dyah Anggraeni, Jaksa Penuntut Umum usai sidang.

Dyah menerangkan ada pun hal yang memberatkan terdakwa adalah hilangnya 8 nyawa dan luka-luka dalam kecelakaan tersebut. Sedangkan hal yang meringankan, semua pihak keluarga korban sudah memaafkan saat dipersidangan.

"Kemarin di persidangan semua sudah memaafkan, tapi proses hukum tetap berjalan. Ada santunan juga,. Kalau sudah memaafkan tentunya tidak tidak boleh dzolim juga," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, mobil pikap yang mengangkut rombongan undangan acara khitanan terjun ke jurang sedalam 30 meter di Desa Cibeureum, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Senin (8/8/2022). Delapan orang tewas dalam kejadian tersebut.

Polisi pun menetapkan EP sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan tersebut. Pada saat proses penyelidikan, polisi membutuhkan waktu cukup lama. Mengingat sopir pikap pun turut jadi korban dengan kondisi luka berat.

Setelah mendapat perawatan intensif di RSUD Ciamis selama beberapa hari, polisi pun melanjutkan proses hukum kasus kecelakaan pikap maut tersebut.



Simak Video "Penampakan Ruang Kelas SD di Ciamis Tertimpa Tebing Longsor"
[Gambas:Video 20detik]
(dir/dir)