Ulah Bejat Joki Skripsi Perkosa 2 Anak Tirinya di Bandung

Round-Up

Ulah Bejat Joki Skripsi Perkosa 2 Anak Tirinya di Bandung

Tim detikJabar - detikJabar
Rabu, 25 Jan 2023 07:30 WIB
Pelaku pemerkosaan anak tiri di Bandung.
Pelaku pemerkosaan anak tiri di Bandung. (Foto: Wisma Putra)
Bandung -

Pria berinisial MRS (30), gelap mata hingga tega memperkosa dua anak tirinya yang masih di bawah umur. Dia terancam 15 tahun akibat perbuatannya.

Kasus ini mulai terbongkar setelah salah satu korban bercerita kepada ibunya. Pertama kali MRS melakukan aksinya saat kedua korban berusia 10 dan 7 tahun. Korban saat ini sudah berusia 16 dan 13 tahun.

"Kejadian sudah berlangsung kurang lebih enam tahun, dari 2017 sampai sekarang," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Aswin Sipayung didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Arief Praserya di Mapolrestabes Bandung, Selasa (24/1).


Aswin menyebut, kedua korban yang merupakan kakak beradik pernah diperkosa secara bersamaan. "Ada peristiwa yang dilakukan olah satu korban dengan tersangka, ada juga dua-duannya dilakukan bersamaan, jadi bertiga," ujarnya.

Menurutnya, jika hasrat tersangka tidak dituruti oleh korban, korban kerap mendapatkan ancaman. Bahkan pelaku tak segan melakukan kekerasan. "Modus operandi dengan cara memaksa, mengancam dan melakukan kekerasan terhadap korban apabila tidak mengikuti keinginannya," jelasnya.

"Akan diancam, akan dilakukan kekerasan apabila tidak mengikuti keinginan tersangka," terangnya.

Kasus ini sudah ditangani Unit PPA Satreskrim Polrestabes Bandung. Pelaku sudah ditahan dan sejumlah saksi diperiksa. "Tersangka sudah ditahan dan dua saksi sudah diperiksa," tuturnya.

Pria yang berprofesi sebagai joki skripsi di kawasan Dipatiukur ini mengaku, dia melakukan aksi bejatnya saat ibunya bekerja. "Dari anak yang pertama pas SMP, dari 2017," kata MRS kepada wartawan.

Bahkan MRS pernah perkosa kedua korban secara bersamaan. "Pernah sekali," ucapnya.

Kepada wartawan, MRS mengaku tega lakukan aksi bejat itu karena kecewa terhadap istrinya yang diduga telah menduakannya. "Sakit hati sama istri, sering main sama orang lain. Kadang-kadang sampai main ke luar kota," ucap dia menambahkan.

Dalam kejadian ini pelaku disangkakan Pasal 81 jo 76 D dan Pasal 82 jo 76 UURI No 17 Tahun 2016 tentang penetapan PP pengganti UURI No 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UURI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi UU dengan ancaman pidana paling singkat lima tahun dan paling lama 15 tahun dan denda Rp 5 miliar.

(wip/iqk)