Wowon Pernah Unjuk Kemampuan Gandakan Uang di Depan Tetangga

Wowon Pernah Unjuk Kemampuan Gandakan Uang di Depan Tetangga

Ikbal Selamet - detikJabar
Selasa, 24 Jan 2023 18:47 WIB
Potongan video Wowon makan liwet bareng tetangga usai bunuh istri dan anak tiri.
Potongan video Wowon makan liwet bareng tetangga usai bunuh istri dan anak tiri (Foto: Istimewa).
Cianjur -

Wowon (60), pembunuh berantai yang tega menghabisi orang terdekatnya ternyata pernah memperlihatkan kemampuannya menggandakan uang kepada tetangga kontrakannya di Kampung Cipeuyeum,Desa Cipeuyeum, Kecamatan Haurwangi, Cianjur.

Adalah Mega Mulyati (20), tetangga kontrakan Wowon dan Ai Maimunah yang pernah menyaksikan langsung kemampuan penggandaan uang. Menurut Mega, Wowon pernah menunjukan kemampuannya dalam mengandakan uang Rp1.000 menjadi Rp30.000.

"Saya pernah diperlihatkan langsung, bukan saya yang minta tapi Wowon tiba-tiba ingin menunjukkan kemampuannya menggandakan uang," ungkap Mega saat ditemui di kontrakannya, Selasa (24/1/2023).


Mega menjelaskan, awalnya Wowon meminta dirinya memasukkan uang Rp1.000 ke dalam amplop. Kemudian Wowon menyentuh tiga kali amplop tersebut. Setelahnya Mega diminta membuka amplop tersebut dan uang yang semula Rp1.000 menjadi Rp30 ribu dengan terdiri dari dua lempar uang pecahan Rp20.000 dan Rp10.000.

"Amplop dan uangnya saya yang siapkan. Saya sendiri yang masukan uangnya ke amplop kemudian saya rekatkan. Setelah disentuh, Wowon meminta saya untuk membukanya. Ternyata memang bertambah jadi Rp 30 ribu," kata Mega.

Dia mengatakan Wowon juga menyebut dirinya bisa menggandakan uang yang lebih besar. Namun Mega menolak lantaran tidak percaya dengan hal mistis terutama penggandaan uang.

"Katanya kalau Rp 50 ribu, bisa lebih banyak lagi uang dalam amplopnya. Tapi saya menolak karena takut. Ditambah lagi memang tidak percaya mistis, dan menduga jika itu trik," kata dia.

Bahkan Mega sempat mempertanyakan pada Wowon, soal praktek penggandaan uang yang dia kira merupakan bagian dari ilmu hitam. Namun, Wowon membantah tuduhan itu.

"Saya tanya itu ilmu hitam bukan pak? Kata dia bukan, tapi saya tetap tak percaya," ujar Mega.

Bukan hanya menggandakan uang, Wowon juga unjuk kebolehan lainnya kepada Mega. Wowon meminta Mega membeli dua bungkus sachet kopi hitam. Satu sachet Wowon seduh, satu lagi diberikan pada Mega.

Kepada Mega, Wowon menyebut kopi mega yang seharusnya manis akan berubah menjadi asin.

"Kopinya saya beli ke warung. Dia seduh satu, terus satunya lagi katanya buat saya. Dia bilang kalau kopi tersebut akan terasa asin, bukan seperti kopi pada umumnya," ujarnya.

"Wowon kembali memegang bungkus kopi, kemudian saya seduh. Ternyata benar saja kopinya asin," kata dia.

Namun saat itu Salsa (anak tiri Wowon) yang juga berada di tempat itu pun sontak menyuruh Mega membuang kopi asin yang ada di mulutnya.

"Salsa langsung nyuruh saya memuntahkan kopi yang ada di mulut mungkin khawatir saya kenapa-napa kalau meminum kopi tersebut," ungkap Mega.

Sementara itu, polisi menyebut trio 'serial killer' menjalankan penipuan dengan modus penggandaan uang.

Praktik penggandaan uang itu terungkap dari kasus kematian Siti, seorang TKW asal Garut yang dibunuh dengan cara didorong ke laut. Aksi itu tidak dilakukan langsung oleh pelaku, tetapi Siti didorong ke laut oleh Noneng yang juga merupakan salah satu korban atas perintah Wowon dan Solihin.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Indrawienny Panjiyoga mengatakan awalnya Siti menagih hasil penggandaan uang kepada Wowon dkk. Alih-alih memberikan uang yang dijanjikan, Wowon malah mengelabui Siti.

"Jadi TKW ini diiming-imingi penggandaan uang oleh Tersangka Solihin alias Duloh. Tetapi Siti dieksekusi oleh Noneng atas perintah Wowon," kata Panjiyoga belum lama ini.

(mso/mso)