Rumah TKP Wowon cs Racuni Sekeluarga di Bekasi Akan Dibongkar

Rumah TKP Wowon cs Racuni Sekeluarga di Bekasi Akan Dibongkar

Tim detikNews - detikJabar
Jumat, 20 Jan 2023 20:47 WIB
Rumah kontrakan TKP serial killer di Bekasi (Ilham-detikcom)
Rumah kontrakan TKP serial killer di Bekasi (Ilham-detikcom)
Bekasi -

Pemilik kontrakan akan membongkar total rumah yang dijadikan tempat pembunuh berantai Wowon cs meracuni sekeluarga di Bantargebang, Bekasi.

Erti sang pemilik rumah, mengatakan rumah tersebut merupakan warisan orang tuanya. Rumah tersebut, sedianya tak memiliki saluran air, begitu pun listriknya yang menumpang dari rumah tetangga.

"(Rumahnya) kosong setahun, listriknya ada tapi kebakar terus diambil sama PLN. Lampunya ambil dari tetangga yang rumah gedong. Buat listrik sama lampu doang," ujar Erti seperti dikutip dari detikNews, Sabtu (20/1/2023).


Soal lubang yang disiapkan Wowon cs untuk mengubur korbannya, Erti mengaku tidak tahu. Kendati begitu, ia tetap berencana untuk membongkar total rumah seluas 130 meter persegi itu.

"Nggak tahu, nggak ada lubang. Kata bapak juga nggak ada, dapurnya dikeduk. Itu bekas nenek masak," kata Erti.

Rumah kontrakan TKP serial killer di Bekasi (Ilham-detikcom)Rumah kontrakan TKP serial killer di Bekasi (Ilham-detikcom) Foto: Rumah kontrakan TKP serial killer di Bekasi (Ilham-detikcom)

Dia mengatakan atap rumah tersebut sudah bocor. Menurutnya, rumah itu akan dirobohkan total untuk dibangun lagi.

"Soalnya udah lama, atasnya udah habis, udah bocor tapi modalnya belum ada. Sayang dijual, nanti mau dirubuhin. Mau diganti lagi bangunannya, mau dibongkar semua," ujar Erti.

Pembunuhan Berantai Bekasi

Pembunuh berantai Wowon Erawan alias Aki (60) merencanakan pembunuhan sekeluarga di Bekasi dengan 'partner in crime', tersangka Solihin alias Duloh. Solihin, yang merupakan dukun asal Cianjur, Jawa Barat, bertugas mencari rumah kontrakan sebagai tempat untuk mengeksekusi sekeluarga yang tewas diracun.

"Solihin alias Duloh ini yang mencari kontrakan. Dia memaksa pemilik rumah untuk dikontrakkan, padahal pemiliknya tidak berniat mengontrakkan karena tidak ada air dan listrik," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (19/1).

Halaman Selanjutnya Sosok Wowon