Apa Fungsi Zakat dalam Ekonomi Islam?

Apa Fungsi Zakat dalam Ekonomi Islam?

Azkia Nurfajrina - detikHikmah
Minggu, 01 Jan 2023 10:30 WIB
Concept of zakat in Islam religion. Selective focus of money and rice with alphabet of zakat on wooden background.
Ilustrasi zakat. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Mohamad Faizal Bin Ramli)
Jakarta - Kedudukan zakat dalam syariat Islam yang begitu penting, tak lepas dari fungsi dan faedahnya. Zakat tak hanya berdampak pada amal ibadah yang dilaksanakan seseorang, tetapi juga berpengaruh terhadap sektor perekonomian yang dapat membantu memakmurkan finansial masyarakat sekitar.

Definisi zakat secara bahasa dalam buku Zakat, Infak, Sedekah oleh Gus Arifin adalah berkah, tumbuh, suci, baik, dan bersihnya sesuatu. Sementara zakat menurut istilah fikih yaitu hak yang telah ditentukan kadarnya yang wajib dikeluarkan pada harta-harta tertentu.

Perintah zakat termaktub dalam sejumlah ayat Al-Qur'an, di antaranya dalam surah Al-Baqarah ayat 43:

وَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَ وَٱرْكَعُوا۟ مَعَ ٱلرَّٰكِعِينَ

Arab Latin: Wa aqīmuṣ-ṣalāta wa ātuz-zakāta warka'ụ ma'ar-rāki'īn

Artinya: Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku'lah beserta orang-orang yang rukuk.

Lalu, apa fungsi zakat dalam ekonomi Islam?

Fungsi Zakat dalam Ekonomi Islam

Melansir buku Handbook Zakat oleh Tika Widiastuti dkk, terdapat 82 ayat Al-Qur'an yang memerintahkan zakat dan disandingkan dengan shalat. Banyaknya ayat Al-Qur'an yang mensejajarkan zakat dan shalat ini menandakan bahwa keduanya memiliki keterkaitan yang erat. Sebagaimana sholat merupakan ibadah yang utama, disyariatkannya zakat juga sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat sekitar.

Buku tersebut juga menjelaskan, zakat dalam sistem ekonomi Islam memiliki fungsi utama dalam pendistribusian harta kekayaan. Artinya, harta seseorang dari kalangan yang mampu diberikan kepada mereka yang kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Selain itu zakat juga mampu memelihara keberlangsungan perekonomian masyarakat bila dikelola dengan baik. Dengan begitu zakat bisa meminimalisir angka kemiskinan dan mengurangi kesenjangan antara golongan kaya dan miskin.

Zakat dalam Islam ada yang bersifat wajib maupun ada yang dianjurkan, melansir buku Fiqih oleh Hasbiyallah. Untuk yang wajib, umat muslim mengenalnya dengan zakat fitrah. Zakat jenis ini diharuskan bagi tiap-tiap muslim laki-laki maupun perempuan, baik anak kecil, remaja hingga dewasa.

Sementara itu, zakat yang dianjurkan adalah zakat mal. Sebab pada hakikatnya harta adalah titipan dari Allah SWT, untuk itu seorang hamba harus mengeluarkan harta melalui jalan yang diridhai oleh-Nya seperti dengan berzakat.

Zakat mal dianjurkan bagi mereka yang memiliki sejumlah harta yang dilebihkan oleh Allah, dan yang telah memenuhi sejumlah syarat yang ditentukan oleh ajaran Islam, seperti zakat kepemilikan emas dan perak, zakat hewan ternak, zakat pertanian, dan lainnya.



Simak Video "Makna Ayat Suci Al-Qur'an yang Dilantunkan di Pembukaan Piala Dunia 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/rah)