4 Sedekah yang Paling Utama Menurut Hadits Nabi SAW, Apa Saja?

4 Sedekah yang Paling Utama Menurut Hadits Nabi SAW, Apa Saja?

Azkia Nurfajrina - detikHikmah
Kamis, 22 Des 2022 10:45 WIB
Coins, rosary, Holy Quran and rice in the sack. Zakat concept. Zakat is a form of alm-giving as a religious obligation or tax. Large Arab word right method to read correctly.
Ilustrasi 4 sedekah yang paling utama. Foto: Getty Images/iStockphoto/hilal abdullah
Jakarta -

Dalam Islam terdapat ibadah yang fadilahnya bisa dirasakan diri sendiri maupun orang lain, yakni sedekah. Pemberian sedekah diketahui tidak hanya berupa harta, tetapi juga suatu perbuatan baik. Lalu seperti apa sedekah yang lebih utama?

Sedekah dalam buku Dahsyatnya Terapi Sedekah oleh Hasan Hammam, berasal dari kata ash-shadaqah, artinya suatu yang dijadikan sedekah. Syaikh Al-Jurjani mengartikan sedekah sebagai pemberian yang diberikan untuk mengharap pahala dan ridha dari Allah SWT.

Ulama ar-Raghib al-Isfahani berpendapat bahwa sedekah adalah harta yang dikeluarkan manusia untuk mendekatkan diri kepada Allah, seperti zakat. Adapun sedekah termasuk sunnah, sementara zakat merupakan yang wajibnya.


Mengutip buku Ekonomi dan Manajemen ZISWAF oleh Tika Widiastuti dkk, orang yang bersedekah harus memerhatikan sejumlah adab, di antaranya; ikhlas dalam mengeluarkan sedekah, mengutamakan keluarga terdekat dalam bersedekah, melakukannya secara rahasia, menggunakan harta yang halal dan baik, serta tidak mengungkit sedekah yang diberi hingga menyakiti penerima sedekahnya.

Allah SWT berfirman dalam surah Al-Baqarah ayat 264 menyebutkan bahwa pahala sedekah bisa batal bila menyebutkan apa yang disedekahkan, dan membuat tersinggung perasaan penerimanya.

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تُبْطِلُوْا صَدَقٰتِكُمْ بِالْمَنِّ وَالْاَذٰىۙ

Arab Latin: Yā ayyuhallażīna āmanụ lā tubṭilụ ṣadaqātikum bil-manni wal-ażā

Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, jangan membatalkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan penerima)."


Sedekah yang Paling Utama


Nabi SAW dalam berbagai sabdanya mengemukakan apa saja yang menjadi sedekah paling utama bagi umat muslim, sehingga bisa diamalkan. Berikut sejumlah haditsnya melansir Ensiklopedia Mizanul Hikmah oleh Muhammad M. Reysyahri:


1. Bersedakah dalam kondisi sehat dan serakah


أَنْ تَصَدَّقَ وَأَنْتَ صَحِيحٌ شَحِيحٌ تَخْشَى الْفَقْرَ وَتَأْمُلُ الْغِنَى وَلَا تُمْهِلَ حَتَّى إِذَا بَلَغَتْ الْحُلْقُومَ قُلْتَ لِفُلَانٍ كَذَا وَلِفُلَانٍ كَذَا أَلَا وَقَدْ كَانَ لِفُلَانٍ

Artinya: "Hendaknya engkau bersedekah sementara engkau dalam keadaan sehat dan tamak, yakni engkau sedang menginginkan (mencintai) kehidupan dan mengkhawatirkan kemiskinan. Dan janganlah engkau menunda sedekah itu hingga (saat) ruh telah sampai di tenggorokan, lalu engkau (baru) mengatakan, 'Untuk fulan sekian (aku berikan dari hartaku) dan untuk fulan sekian.' Ketahuilah, harta itu telah menjadi milik fulan." (HR Muslim)


2. Sedekah secara rahasia


أَفضَلُ الصَّدَقَةِ سِرٌّ إِلَى فَقِيرٍ و جُهَدٌ مِن مُقل

Artinya: "Sedekah paling utama adalah sedekah secara rahasia kepada seorang fakir dan kerja keras seorang yang miskin." (HR Abu Dawud & Ibnu Majah)


3. Sedekah lisan


إِنَّ افَضَلَ الصَّدَقَةِ صَدَقَةُ اللسَانٍ، تحقُنُ بِهِ الدماء، وتدفعُ بِهِ الكريهة، وتجر المنفعة إلى اخيك المسلم

Artinya: "Sesungguhnya sedekah paling utama adalah sedekah lisan, yang mencegah pertumpahan darah, menolak malapetaka, dan mendatangkan manfaat bagi saudara muslimmu."


4. Sedekah kepada keluarga yang bermusuhan


عَنْهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ (لمَا سُئل عن أفضل الصَّدَقَةِ): عَلَى ذِي الرَّحِم الكاشح

Artinya: 'Ketika ditanya tentang seutama-utama sedekah, Rasulullah bersabda: "Kepada seorang kerabat yang memusuhinya." (HR Ahmad)



Simak Video "Inspirasi Menu Diet Sehat yang Tak Bikin Bosan"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)