Berapa Minimal Nisab Zakat untuk Kambing dalam Islam?

Berapa Minimal Nisab Zakat untuk Kambing dalam Islam?

Azkia Nurfajrina - detikHikmah
Minggu, 18 Des 2022 16:30 WIB
ANAHEIM, CALIFORNIA - AUGUST 09: A herd of goats graze on drought-stressed land as part of city wildfire prevention efforts on August 9, 2022 in Anaheim, California. The environmentally friendly tactic reduces the potential for wildfires with goats consuming combustible dry grass and brush, along with non-native plants, in fire-prone areas. Nearly three-quarters of the state of California is in extreme or exceptional drought, amid a climate change-fueled megadrought in the Southwestern United States. (Photo by Mario Tama/Getty Images)
Ilustrasi nisab zakat ternak kambing. Foto: Getty Images/Mario Tama
Jakarta -

Umat Islam yang memiliki peternakan seperti kambing, apabila hewan ternaknya telah mencapai nisab atau batas minimal, maka baginya bisa diwajibkan atas zakat mal. Lantas berapa nisab zakat kambing?

Kata 'mal' dalam zakat mengutip laman BAZNAS, berasal dari bentuk jamak al-amwal artinya harta atau kekayaan. Definisi 'mal' dalam Lisanul Arab adalah segala hal yang diinginkan manusia untuk disimpan dan dimiliki.

Dengan begitu, zakat mal berarti zakat yang dikenakan atas segala jenis harta, yang secara zat dan substansi perolehannya tidak bertentangan dengan ketentuan agama. Singkatnya, bisa dikatakan bahwa zakat mal adalah zakat harta.

Harta yang bisa dikenakan zakat, di antaranya adalah hewan ternak. Binatang yang wajib dizakati menurut Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin adalah unta, sapi, kerbau, kambing, dan biri-biri. Tidak dikenakan zakat bila hewannya seperti kuda, keledai, dan rusa.

Imam Al-Ghazali juga mengatakan lima sebab yang menjadi wajibnya zakat peternakan, yakni seorang beragama Islam yang memiliki hewan ternak, memeliharanya di padang rumput khusus penggembalaan, sudah mencapai haul atau setahun menjadi miliknya, milik sepenuhnya (tidak kredit atau utang), telah menjangkau nisab atau batas dari jumlah yang diwajibkan untuk mengeluarkan zakatnya.

Nisab Zakat untuk Kambing

Adapun untuk nisab masing-masing hewan yang dikenakan zakat berbeda-beda. Misalnya saja, nisab untuk kambing. Masih dari Kitab Ihya Ulumuddin, nisab minimal untuk kambing adalah 40 ekor.

Maksudnya, bila seorang peternak memiliki kambing yang telah mencapai 40 ekor. Maka telah diwajibkan zakat bagi orang tersebut atas hewan ternak yang dimilikinya, sehingga ia harus mengeluarkan satu ekor kambing untuk dizakatkan.

Imam Al-Ghazali juga merincikan batas nisab zakat kambing sebagai berikut:

  • Bila mencapai 40 ekor, maka mengeluarkan zakat seekor kambing.
  • Tidak ada kewajiban zakat sampai kambingnya mencapai 121 ekor. Untuk nisab 121 ekor kambing, maka zakatnya tiga ekor kambing.
  • Lalu bila sampai 201 kambing, zakatnya tiga ekor kambing.
  • Jika mencapai 400 ekor, maka mengeluarkan zakat empat kambing.
  • Setelah 400 ekor, maka perhitungan berikutnya untuk setiap 100 ekor kambing adalah wajib ditambah seekor kambing. Seperti bila mencapai 500 kambing maka mengeluarkan zakat lima ekor kambing.
  • Dan seterusnya bila 600 kambing, maka enam ekor kambing.

Dalam buku Fikih Empat Madzhab Jilid 2 karya Syaikh Abdurrahman Al-Juzairi, bila seorang beternak hewan yang sejenis seperti kambing dan domba, maka nisabnya dilihat dari jumlah hewan yang paling banyak di antara keduanya.

Tetapi jika jumlahnya sama, misalnya orang itu punya 20 ekor kambing dan 20 ekor domba, maka petugas zakat boleh memilih kambing mana yang hendak diambil untuk dizakatkan dari kedua jenis tersebut.

Pemerintah RI melalui Kementerian Agama juga telah menetapkan nisab zakat kambing. Ketentuan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Agama Nomor 69 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Agama dan Nomor 52 Tahun 2014 tentang Syarat dan Tata Cara Penghitungan Zakat Mal dan Zakat Fitrah serta Pendayagunaan Zakat untuk Usaha Produktif.

Menurut peraturan tersebut, nisab zakat kambing minimal adalah 40 ekor. Berikut ketentuan selengkapnya:

  • 40-120 ekor kambing = 1 ekor kambing
  • 121-200 ekor kambing = 2 ekor kambing
  • 201-300 ekor kambing = 3 ekor kambing
  • Setiap tambahan 100 ekor dari 300 ekor kambing = zakatnya ditambah 1 ekor kambing


Simak Video "Meriahnya Kontes Kambing di Lumajang"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/kri)