Jenis-Jenis Zakat yang Wajib Dikeluarkan Umat Islam

Jenis-Jenis Zakat yang Wajib Dikeluarkan Umat Islam

Kristina - detikHikmah
Rabu, 05 Okt 2022 11:01 WIB
Coins, rosary, Holy Quran and rice in the sack. Zakat concept. Zakat is a form of alm-giving as a religious obligation or tax. Large Arab word right method to read correctly.
Ilustrasi jenis-jenis zakat yang wajib dikeluarkan umat Islam. Foto: Getty Images/iStockphoto/hilal abdullah
Jakarta - Allah SWT memerintahkan hamba-Nya untuk menunaikan zakat. Dalam hal ini, ada dua jenis zakat yang wajib dikeluarkan umat Islam.

Perintah mengeluarkan zakat termaktub dalam surah Al Baqarah ayat 43. Allah SWT berfirman,

وَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَ وَارْكَعُوْا مَعَ الرّٰكِعِيْنَ ٤٣

Artinya: "Tegakkanlah salat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk.

Selain itu, dalam surah Al Baqarah ayat 110 juga disebutkan,

وَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَ ۗ وَمَا تُقَدِّمُوْا لِاَنْفُسِكُمْ مِّنْ خَيْرٍ تَجِدُوْهُ عِنْدَ اللّٰهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ بِمَا تَعْمَلُوْنَ بَصِيْرٌ ١١٠

Artinya: "Dirikanlah salat dan tunaikanlah zakat. Segala kebaikan yang kamu kerjakan untuk dirimu akan kamu dapatkan (pahalanya) di sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan."

Wahbah Az-Zuhaili mengatakan dalam Fiqih Islam Wa Adillatuhu Juz 3, zakat wajib karena kitabullah, sunnah Rasulullah, dan ijma' umat Islam. Zakat difardhukan di Madinah pada bulan Syawal tahun kedua hijriah setelah diwajibkannya puasa Ramadan dan zakat fitrah.

Namun, zakat fitrah tidak wajib bagi para nabi menurut ijma'. Sebab, zakat fitrah merupakan alat untuk menyucikan diri yang barangkali kotor, sementara para nabi bebas dari kotoran.

Jenis-Jenis Zakat

Secara umum, ada dua jenis zakat yang wajib dikeluarkan oleh umat Islam. Keduanya adalah zakat fitrah dan zakat mal. Berikut penjelasan selengkapnya.

1. Zakat Fitrah

Zakat fitrah adalah zakat yang wajib dikeluarkan bagi setiap muslim pada bulan Ramadan. Tepatnya saat menjelang Idul Fitri. Besaran zakat fitrah setiap orang adalah satu sha' atau setara dengan 3,5 liter atau sekitar 2,5 kilogram makanan pokok.

Zakat ini bisa berupa beras, gandum, dan sejenisnya sesuai dengan daerah yang bersangkutan. Zakat fitrah juga bisa diganti dengan uang, namun harus setara dengan harga makanan pokok sesuai besaran zakat tersebut.

Kewajiban mengeluarkan zakat fitrah merujuk pada sabda Rasulullah SAW sebagaimana disebutkan dalam hadits berikut,

فَرَضَ رَسُولُ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - زَكَاةَ الْفِطْرِ صَاعًا مِنْ تَمْرٍ ، أَوْ صَاعًا مِنْ شَعِيرٍ عَلَى الْعَبْدِ وَالْحُرِّ ، وَالذَّكَرِ وَالأُنْثَى ، وَالصَّغِيرِ وَالْكَبِيرِ مِنَ الْمُسْلِمِينَ وَأَمَرَ بِهَا أَنْ تُؤَدَّى قَبْلَ خُرُوجِ النَّاسِ إِلَى الصَّلاَةِ

Artinya: "Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah atau satu sha' kurma atau satu sha' gandum atas umat Muslim, baik hamba sahaya maupun merdeka, laki-laki maupun perempuan, kecil maupun besar. Beliau SAW memerintahkannya dilaksanakan sebelum orang-orang keluar untuk sholat (Id)." (HR Bukhari, Muslim, Abu Dawud)

2. Zakat Mal

Zakat mal atau zakat harta adalah zakat yang wajib dikeluarkan seorang muslim sesuai dengan nisab dan haulnya. Nisab merupakan syarat minimum harta yang dapat dikategorikan sebagai wajib zakat. Sementara haul adalah masa kepemilikan harta sudah berlalu selama 12 bulan Qamariyah/tahun Hijriyah.

Tidak ada batasan waktu dalam mengeluarkan zakat mal. Artinya bisa dikeluarkan sepanjang tahun ketika syaratnya sudah terpenuhi.

Zakat mal terdiri dari beberapa jenis zakat, di antaranya:

  • Zakat emas, perak, dan logam mulia lainnya;
  • Zakat uang dan surat berharga lainnya;
  • Zakat perniagaan;
  • Zakat pertanian, perkebunan dan kehutanan;
  • Zakat peternakan dan perikanan;
  • Zakat pertambangan;
  • Zakat perindustrian;
  • Zakat pendapatan dan jasa;
  • Zakat rikaz (barang temuan).

Adapun, ketentuan pembayaran zakat mal telah ditetapkan melalui Peraturan Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia Nomor 52 Tahun 2014 tentang Syarat dan Tata Cara Penghitungan Zakat Mal dan Zakat Fitrah serta Pendayagunaan Zakat Untuk Usaha Produktif. Peraturan ini telah diperbarui untuk kedua kalinya melalui Peraturan Menag Nomor 31 Tahun 2019.

Simak Video "Tata Cara Menyempurnakan Ibadah Bulan Ramadan"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/rah)