Kisah Aisyah Kecil yang Jenius, Hafal Wahyu yang Turun saat Bermain

Kisah Aisyah Kecil yang Jenius, Hafal Wahyu yang Turun saat Bermain

Rahma Harbani - detikHikmah
Jumat, 02 Des 2022 18:00 WIB
Arab woman with veil against orange yellow sky
Ilustrasi. Begini kisah Aisyah di masa kanak-kanak yang jenius. (Foto: Getty Images/iStockphoto/vanbeets)
Jakarta - Aisyah binti Abu Bakar RA adalah sosok yang dikenal dengan kecerdasannya. Istri Rasulullah SAW ini bahkan meriwayatkan hadits sebanyak 2210 yang diingatkan dengan baik dari Rasulullah SAW sebagaimana diulas oleh Imam al Zahabi. Ia berkata,

"Aisyah ialah wanita yang paling faqih, aku tidak jumpa dalam kalangan umat Muhammad bahkan dalam kalangan wanita secara umum orang berpengetahuan seperti beliau," tulisnya yang diterjemahkan Datuk Dr Hj Zahazan Mohamed dalam Majalah SOLUSI Volume 111.

Tanda-tanda kecerdasan Aisyah ini ternyata memang sudah terlihat sejak masa kanak-kanaknya. Hal itu terlihat dari perilaku hingga caranya bertutur kata.

Sulaiman an-Nadawi dalam buku Aisyah mengatakan, karakter anak-anak pada umumnya sama yakni tidak memiliki perhatian pada segala sesuatu di luar dunia mereka, kecuali setelah menginjak usia 7 atau 8 tahun. Namun, hal ini berbeda dengan Aisyah.

Aisyah kecil justru memiliki ingatan luar biasa terkait segala peristiwa yang dialaminya semasa kanak-kanak. Sejak kecil, Aisyah juga disebut mampu memahami hadits-hadits Rasulullah SAW yang dinilai mudah baginya lalu diriwayatkan olehnya. Bahkan ia juga mampu meyimpulkan hukum dan cabang fikih dari hadits tersebut.

"Dia (Aisyah) juga mampu menjelaskan hikmah-hikmah dan maslahat dari peristiwa-peristiwa yang dialaminya saat kecil. Hatta saat bermain pun, jika mendengar ayat Allah dibacakan, dia bisa mengingatnya," tulis Sulaiman an-Nadawi.

Keterangan ini dapat dibuktikan dari salah satu riwayat hadits yang menyebutkan bahwa ada satu firman Allah SWT yang turun saat Aisyah masih kecil. Berikut bunyi haditsnya,

"Aisyah berkata, 'Ada satu ayat yang turun kepada Nabi Muhammad SAW di Makkah ketika aku masih kecil dan sedang bermain-main yaitu ayat:

بَلِ السَّاعَةُ مَوْعِدُهُمْ وَالسَّاعَةُ اَدْهٰى وَاَمَرُّ

Artinya: Bahkan hari Kiamat itulah hari yang dijanjikan kepada mereka. Hari Kiamat itu lebih dahsyat dan lebih pahit (QS Al Qamar: 46).'"

Saat Rasulullah SAW hijrah, Aisyah bahkan belum menginjak usia 8 tahun. Namun, pada masa itu, Aisyah sudah mampu dan paham dalam menjaga rahasia-rahasia peristiwa hijrah Rasulullah SAW dan seluk beluknya.

Sulaiman an-Nadawi bahkan menyebut, tidak ada satu pun sahabat nabi yang dapat menandingi Aisyah dalam hal mengingat peristiwa bersejarah ini secara rinci seperti yang diingat olehnya.

Meski demikian, tidak lantas Aisyah kecil melewatkan momen masa kanak-kanaknya seperti anak pada umumnya. Justru, Aisyah masih suka bermain dengan anak-anak tetangganya dengan senantiasa menjaga adab dan etika ajaran Rasulullah SAW.

Ada salah satu cerita saat Aisyah tengah bermain bersama teman-teman perempuannya. Lalu, Rasulullah SAW tiba-tiba menghampiri mereka.

Netra Rasulullah SAW menangkap ada kuda-kudaan yang memiliki dua sayap di tengah kumpulan anak-anak tersebut. Setelahnya, Rasulullah SAW pun bertanya pada Aisyah, "Apa ini, Aisyah?"

Aisyah menjawab, "Ini adalah kuda,"

Rasulullah SAW kembali bertanya, "Apakah kuda memiliki dua sayap?"

Spontan Aisyah menjawab, "Tidakkah kuda Sulaiman memiliki sayap?"

Rasulullah SAW pun tertawa mendengar respons Aisyah. Jawabannya menunjukkan kecerdasan Aisyah yang memiliki wawasan luas serta pengetahuan agama yang cukup meski masih menginjak usia belia.

Simak Video "Jual Parsel Buah-buahan, Pedagang Lumajang Raih Untung 10 Kali Lipat"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/lus)