Diprotes, Masjid Jama India Batalkan Larangan Wanita ke Masjid Sendirian

Diprotes, Masjid Jama India Batalkan Larangan Wanita ke Masjid Sendirian

Kristina - detikHikmah
Minggu, 27 Nov 2022 17:30 WIB
NEW DELHI, INDIA - NOVEMBER 24: Women along with family members in side the the Delhi Jama Masjid on November 24, 2022 in New Delhi, India. The Jama masjid on Thursday barred the entry of women who come alone and use it as a place to meet boys. There is no restriction on the entry of women, Jama Masjid PRO Sabiullah Khan said. The restriction is for women who come here alone, give time to men, do wrong things, make videos. He clarified that women would be permitted to come with their husbands or families. (Photo by Salman Ali/Hindustan Times via Getty Images)
Masjid Jama India mencabut larangan perempuan datang ke masjid sendirian. Foto: Hindustan Times via Getty Images/Hindustan Times
Jakarta - Masjid Jama di New Delhi, India mencabut larangan wanita datang sendirian ke masjid tanpa didampingi suami atau kerabat. Langkah ini dilakukan usai mendapat sejumlah kritik dan membuat Letnan Gubernur Delhi VK Saxena turun tangan.

Melansir OpIndia, Minggu (27/11/2022), dalam percakapan dengan Shahi Imam Masjid Jama Ahmed Bukhari, Letnan Gubernur Delhi VK Saxena memintanya untuk mencabut perintah yang melarang akses perempuan ke masjid.

Imam Bukhari dilaporkan menyetujui perintah tersebut dengan syarat pengunjung menghormati dan menjaga kesucian masjid. Ia mengatakan, apabila nantinya mendapati aktivitas yang tidak senonoh, ia akan menasihati dan memanggil orang tua mereka.

Ia turut menegaskan, pengurus masjid tidak ingin melarang seseorang untuk beribadah.

Sebelumnya, pengurus Masjid Jama India melarang wanita masuk masjid sendirian tanpa didampingi pria seperti suami atau kerabatnya. Larangan yang berbunyi, "Dilarang bagi anak perempuan/perempuan masuk Masjid Jama sendirian" itu terpasang di tiga pintu masuk masjid.

Pemberlakuan aturan ini dilakukan menyusul laporan terkait aktivitas kencan di masjid bersejarah tersebut. Menurut laporan kantor berita ANI, pihak masjid mendapati sejumlah kejadian selama beberapa hari sebelumnya di mana anak perempuan dan perempuan terlibat dalam 'kegiatan cabul dengan laki-laki' di masjid tersebut.

Akibatnya, panitia masjid memutuskan untuk memasang pemberitahuan di luar gerbang masuk yang menyatakan larangan bagi anak perempuan dan perempuan masuk masjid tanpa didampingi oleh anggota keluarganya.

Beberapa jam setelah peraturan tersebut dibuat, Masjid Jama menerima berbagai kritik. Media lokal melaporkan, Ketua Komisi Wanita Delhi Swati Maliwal turut buka suara mengenai masalah ini dan menekankan bahwa keputusan yang dibuat salah.

Simak Video "Masjid Terapung Thalhah Ubaidillah yang Jadi Ikon Baru di Tanjung Bira"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/lus)