Batas Aurat Wanita, Bagian Mana yang Harus Tertutup?

Batas Aurat Wanita, Bagian Mana yang Harus Tertutup?

Christavianca Lintang - detikHikmah
Kamis, 10 Nov 2022 08:30 WIB
Muslimah Hungaria
Ilustrasi batas aurat wanita. Foto: Jazirah Islam Trans7
Jakarta - Islam telah menetapkan batas-batas aurat untuk laki-laki maupun perempuan. Dalam pembahasan kali ini detikHikmah ingin membahas tentang batasan aurat untuk wanita.

Mengutip buku Islam dan Batasan Aurat Wanita oleh Nuraini dan Dhiauddin disebutkan pengertian dari aurat adalah bagian dari tubuh orang Islam baik laki-laki maupun wanita yang tidak boleh dinampakkan pada orang lain, kecuali mahram dan suami isteri.

Ensiklopedi Wanita Muslimah oleh Haya binti Mubarak Al-Barik menyebut ada perbedaan tentang batas-batas aurat wanita dihadapan bukan muhrim, yaitu:

Al-Ahnaf (pengikut Hanafi) berpendapat, wanita boleh membuka muka dan kedua telapak tangan, namun laki-laki tetap haram melihat kepadanya dengan syahwat.

Dalam mazhab Maliki terdapat beberapa pendapat. Pertama wajib menutup muka dan kedua telapak tangan. Itulah pendapat mereka yang masyhur. Kedua, mengatakan tidak wajib.

Dan Mahzab Hambali mengatakan wajib menutup keduanya.

Hadits yang menjelaskan bahwa menutup aurat merupakan sebuah kewajiban terdapat pada Hadits Riwayat Abu Daud dari Aisyah yang berbunyi,

"Dari Aisyah R.a, bahwa sesungguhnya Asma binti Abu Bakar masuk ke rumah Rasulullah SAW dan ia memakai baju yang tipis, lalu Rasulullah berpaling darinya dan bersabda: "Asma....! jika seseorang perempuan telah datang masa haidnya, ia tidak dibenarkan menampakkan auratnya. kecuali ini dan ini sambil menunjukkan wajah dan pergelangannya." (Rasulullah SAW)." (HR. Abu Daud)

Firman Allah tentang perintah menutup aurat tertulis dalam surat Al-Ahzab ayat 59 yang berbunyi,

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِىُّ قُل لِّأَزْوَٰجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَآءِ ٱلْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِن جَلَٰبِيبِهِنَّ ۚ ذَٰلِكَ أَدْنَىٰٓ أَن يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ ۗ وَكَانَ ٱللَّهُ غَفُورًا رَّحِيمًا

Arab-Latin: Yā ayyuhan-nabiyyu qul li`azwājika wa banātika wa nisā`il-mu`minīna yudnīna 'alaihinna min jalābībihinn, żālika adnā ay yu'rafna fa lā yu`żaīn, wa kānallāhu gafụrar raḥīmā

Artinya: Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Masih dalam buku Islam dan Batas Aurat Wanita oleh Nuraini dan Dhiauddin, Jilbab yang dimaksud dalam Surat Al-Ahzab ayat 59 adalah:


a. Jilbab ialah kerudung yang dapat menutup kepala, dada, dan punggung yang biasa dipakai oleh kaum wanita.
b. Jilbab ialah semacam baju kurung yang dapat menutup seluruh tubuh yang biasa dipakai oleh kaum wanita.

Syarat Pakaian untuk Wanita Muslim

1. Pakaian yang tidak mengundang syahwat

Hakikat berbusana adalah menutup aurat dan melindungi seseorang dari cuaca panas dan dingin meskipun tidak melupakan unsur keindahan.

2. Tidak Transparan

Dalam persoalan pakaian yang tidak boleh transparan, Rasulullah SAW bersabda yang artinya,

"Ada dua golongan penghuni neraka yang belum pernah aku lihat: satu kaum mencambuk orang-orang dengan cambuk seperti ekor sapi dan satu golongan kaum wanita yang berpakaian tetapi telanjang memberitahukan (memperlihatkan) kepada orang lain perilaku mereka yang tercela, menyimpang dari ketaatan kepada Allah, serta dari apa yang wajib mereka jaga. rambut mereka itu laksana punuk unta yang berjalan miring. Mereka tidak masuk surga dan tidak akan mencium aromanya, padahal semerbak surga bisa tercium dari jarak perjalanan sekian dan sekian" (H.R. Muslim)

3. Bukan untuk Tabarujj

Tabarujj merupakan memperlihatkan hiasan dan keindahan dirinya.

4. Tidak Menyerupai Laki-Laki

Wanita tidak diperkenankan untuk menyerupai pakaian laki-laki.

Hikmah Menutup Aurat untuk Wanita Muslim

1. Untuk menjaga kehormatan dan martabat seorang wanita dalam kehidupan dunia, serta dapat menjaga citra muslimah hingga tidak membawa dampak buruk dalam bekerja dan berusaha sebagai seorang wanita.
2. Menutup aurat juga dianggap sebagai bagian dari ibadah. Allah SWT. berfirman dalam surat Al-A'raf ayat 31 yang berbunyi:

۞ يَٰبَنِىٓ ءَادَمَ خُذُوا۟ زِينَتَكُمْ عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا۟ وَٱشْرَبُوا۟ وَلَا تُسْرِفُوٓا۟ ۚ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ ٱلْمُسْرِفِينَ
Artinya:

"Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan."
3. Dengan menutup aurat dapat menghindari diri dari godaan setan. dimana tertulis dalam surat Al-A'raf ayat 27 yang berbunyi:

يَٰبَنِىٓ ءَادَمَ لَا يَفْتِنَنَّكُمُ ٱلشَّيْطَٰنُ كَمَآ أَخْرَجَ أَبَوَيْكُم مِّنَ ٱلْجَنَّةِ يَنزِعُ عَنْهُمَا لِبَاسَهُمَا لِيُرِيَهُمَا سَوْءَٰتِهِمَآ ۗ إِنَّهُۥ يَرَىٰكُمْ هُوَ وَقَبِيلُهُۥ مِنْ حَيْثُ لَا تَرَوْنَهُمْ ۗ إِنَّا جَعَلْنَا ٱلشَّيَٰطِينَ أَوْلِيَآءَ لِلَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ

Arab-Latin: Yā banī ādama lā yaftinannakumusy-syaiṭānu kamā akhraja abawaikum minal-jannati yanzi'u 'an-humā libāsahumā liyuriyahumā sau`ātihimā, innahụ yarākum huwa wa qabīluhụ min ḥaiṡu lā taraunahum, innā ja'alnasy-syayāṭīna auliyā`a lillażīna lā yu`minụn

Artinya: Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpim bagi orang-orang yang tidak beriman.

4. Untuk menggapai ridha Allah.

Demikianlah pembahasan tentang batas aurat wanita menurut Islam dan hikmahnya dalam berpakaian yang baik dan sopan.



Simak Video "Perempuan yang Dirindukan Surga"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)