Apakah Wanita yang Sedang Haid Boleh Berziarah Kubur?

Apakah Wanita yang Sedang Haid Boleh Berziarah Kubur?

Azkia Nurfajrina - detikHikmah
Jumat, 04 Nov 2022 06:00 WIB
Arab woman with veil against orange yellow sky
Wanita haid bolehkah berziarah? Foto: Getty Images/iStockphoto/vanbeets
Jakarta - Pada awal Islam, Rasulullah melarang kaum muslim untuk berziarah kubur. Dikhawatirkan iman mereka akan goyah menuju kemusyrikan karena menganggap jenazah yang dikuburkan bisa memberi manfaat atau mudarat.


Setelah dirasa bahwa keimanan para sahabat sudah stabil, Nabi SAW membolehkan ziarah kubur atas izin Allah. Sabda Rasul dalam hadis yang diriwayatkan oleh Muslim:


"Sesungguhnya aku dahulu telah melarang kalian untuk berziarah kubur, maka sekarang berziarahlah! Karena dengannya, akan bisa mengingatkan kepada hari akhirat dan akan menambah kebaikan bagi kalian. Maka barang siapa yang ingin berziarah maka lakukanlah, dan jangan kalian mengatakan 'hujr' (ucapan-ucapan batil)." (HR Muslim)


Rasulullah memperbolehkan umat Islam untuk berziarah kubur. Beliau juga memberi tahu adab yang baik dalam mengunjungi makam dengan tidak berkata hal batil. Dan hikmah yang bisa didapat dari ziarah kubur yakni menambah kebaikan serta mengingatkan pada akhirat.


Lalu, apakah wanita boleh berziarah kubur?


Buku Fikih Wanita oleh Muhammad Utsman Al-Khasyt menjelaskan bahwa hadis di atas adalah pemberian izin oleh Nabi untuk berziarah kubur bagi umat Islam yang berlaku umum, baik pria juga wanita.


Hal ini lantaran adanya ucapan Aisyah RA dari Abdullah bin Abi Mulaikah, ia berkata: 'Aisyah RA suatu ketika pulang dari pemakaman, lalu aku bertanya kepadanya,


يا أمَّ المؤمنينَ من أينَ أقبلتِ ؟ قالت : من قبرِ أخي عبدِ الرحمنِ بنِ أبي بكرٍ، فقلتُ لها : أليسَ كان رسولُ اللهِ صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّمَ نهَى عن زيارةِ القبورِ؟ قالت : نعم كان نهَى عن زيارةِ القبورِ ثم أَمَرَ بزيارَتِهَا


Artinya: 'Wahai Ummul Mukminin, dari mana engkau?' Dia menjawab: 'Dari makam saudaraku, Abdurrahman bin Abu Bakar. Aku bertanya: 'Bukankah Rasulullah telah melarang melakukan ziarah kubur?'. Dia menjawab: 'Benar. Dahulu beliau memang melarang ziarah kubur, namun selanjutnya beliau memerintahkannya.' (HR Hakim)


Alasan lain karena dalam hal ini dibolehkannya laki-laki mencakup perempuan juga, yakni untuk mengingat kematian dan akhirat. Rasulullah dalam hadis riwayat lain bersabda,


كنتُ نهيتُكم عن زيارَةِ القبورِ ألا فزورُوها ، فإِنَّها تُرِقُّ القلْبَ ، و تُدْمِعُ العينَ ، وتُذَكِّرُ الآخرةَ ، ولا تقولوا هُجْرًا


Artinya: "Sesungguhnya ziarah kubur itu dapat melembutkan hati, meneteskan air mata, dan mengingatkan kepada kehidupan akhirat." (HR Ahmad)


Sementara hadis yang menyebutkan bahwa kaum wanita yang berziarah kubur itu terlaknat:


لعن رسولُ اللهِ زائراتِ القبورِ


Artinya: "Allah melaknat kaum wanita yang melakukan ziarah kubur," (HR Tirmidzi)


Disebutkan dalam buku Fikih Wanita, maksudnya adalah kaum perempuan yang ketika berziarah kubur melanggar apa yang dilarang oleh syariat, seperti meratap, merobek-robek pakaian, atau menampar-nampar pipi. Wanita yang seperti itu dilarang oleh Allah karena menyerupai kebiasaan bangsa jahiliyah.


Imam Qurthubi dalam buku Fiqih Wanita Edisi Lengkap oleh M. Abdul Ghoffar, mengatakan bahwa laknat dalam hadis di atas hanya ditujukan bagi perempuan yang sering berziarah kubur, karena dianggap berlebihan dan mungkin bisa mengakibatkan mereka lupa akan kewajiban terhadap suami. Di sisi lain, wanita dikhawatirkan akan lebih mengutamakan tabarruj (bersolek).


Bagaimana dengan wanita haid?


Melansir NU online, hal-hal yang dilarang oleh syariat Islam bagi perempuan yang sedang haid adalah shalat, puasa, berhubungan intim, membaca Al-Qur'an atau menyentuh mushaf, dan tawaf.


Ziarah kubur tidak disebutkan oleh syariat sebagai hal yang dilarang bagi wanita haid. Oleh karenanya, boleh saja untuk perempuan haid untuk berziarah kubur dengan syarat tetap mengikuti adabnya. Yakni tidak meniru kebiasaan jahiliyah yang telah disebutkan pada uraian di atas.

Simak Video "Cuti Haid & Melahirkan Tetap Berlaku Meski Tak Ada di Perppu Ciptaker"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)