Fir'aun, Qarun, dan Haman, Mereka Orang-orang yang Menerima Azab Terberat?

Fir'aun, Qarun, dan Haman, Mereka Orang-orang yang Menerima Azab Terberat?

Cicin Yulianti - detikHikmah
Senin, 23 Jan 2023 05:30 WIB
The Black Granite sarcophagus of King Psusennes I is displayed at the Egyptian Museum as Egypts Ministry of Tourism and Antiquities celebrates World Tourism Day, in Cairo, Egypt, September 27, 2022. REUTERS/Mohamed Abd El Ghany
Fir'aun, Qarun, dan Haman. Foto: REUTERS/MOHAMED ABD EL GHANY
Jakarta - Banyak azab yang telah Allah tunjukkan lewat orang-orang terdahulu sebagai pelajaran bagi umat manusia saat ini untuk tidak mengulangi dosa yang sama. Beberapa orang yang disebutkan menerima azab berat dalam Al-Qur'an adalah Firaun, Qarun, dan Haman.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an Surat Al Ankabut ayat 39 yang berbunyi:

وَقَٰرُونَ وَفِرْعَوْنَ وَهَٰمَٰنَ ۖ وَلَقَدْ جَآءَهُم مُّوسَىٰ بِٱلْبَيِّنَٰتِ فَٱسْتَكْبَرُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ وَمَا كَانُوا۟ سَٰبِقِينَ

Arab latin: Wa qārụna wa fir'auna wa hāmān, wa laqad jā`ahum mụsā bil-bayyināti fastakbarụ fil-arḍi wa mā kānụ sābiqīn

Artinya: "Dan (juga) Qarun, Fir'aun dan Haman. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka Musa dengan (membawa bukti-bukti) keterangan-keterangan yang nyata. Akan tetapi mereka berlaku sombong di (muka) bumi, dan tiadalah mereka orang-orang yang luput (dari kehancuran itu)."

Siapakah sebenarnya mereka itu? Bagaimana kesombongan mereka dapat mendapatkan azab yang pedih? Berikut penjelasannya:

Fir'aun, Raja yang Mengaku sebagai Tuhan

Fir'aun adalah raja yang hidup pada zaman Nabi Musa as. Ia memerintah negeri Mesir pada saat itu. Mengutip buku Seri Kisah Nabi & Rasul Nabi Musa, Fir'aun merupakan raja yang sombong dan menganggap dirinya sebagai Tuhan.

Raja Fir'aun memperlakukan rakyatnya secara semena-mena yakni dengan menjadikan sebagian besar dari golongan Bani Israel sebagai budaknya. Watak dari Fir'aun adalah zalim, kejam, dan tidak memiliki perasaan.

Kisah yang terkenal dari sosok Fir'aun ini adalah dirinya yang sangat membenci Nabi Musa as. Kehadiran Nabi Musa membuat Raja Fir'aun merasa tersaingi karena pengikut Nabi Musa yang semakin banyak.

Raja Fir'aun banyak melakukan perbuatan keji kepada Nabi Musa dan pengikutnya. Hal tersebut yang membuat Raja Fir'aun dan pengikutnya menerima azab yang pedih di ujung hayatnya.

Allah SWT berfirman dalam Al Quran Surat Al Mu'min ayat 45-46:

فَوَقَىٰهُ ٱللَّهُ سَيِّـَٔاتِ مَا مَكَرُوا۟ ۖ وَحَاقَ بِـَٔالِ فِرْعَوْنَ سُوٓءُ ٱلْعَذَابِ

ٱلنَّارُ يُعْرَضُونَ عَلَيْهَا غُدُوًّا وَعَشِيًّا ۖ وَيَوْمَ تَقُومُ ٱلسَّاعَةُ أَدْخِلُوٓا۟ ءَالَ فِرْعَوْنَ أَشَدَّ ٱلْعَذَابِ

Arab latin: Fa waqāhullāhu sayyi`āti mā makarụ wa ḥāqa bi`āli fir'auna sū`ul-'ażāb, An-nāru yu'raḍụna 'alaihā guduwwaw wa 'asyiyyā, wa yauma taqụmus-sā'ah, adkhilū āla fir'auna asyaddal-'ażāb

Artinya: "Maka Allah memeliharanya dari kejahatan tipu daya mereka, dan Fir'aun beserta kaumnya dikepung oleh azab yang amat buruk. Kepada mereka dinampakkan neraka pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya Kiamat. (Dikatakan kepada malaikat): "Masukkanlah Fir'aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras".

Qarun, Orang yang Sombong dan Tamak

Mengutip buku Sejarah Terlenfkap 25 Nabi oleh Rizem Aizid, dikisahkan bahwa Qarun adalah sepupu dari Nabi Musa dan berkebangsaan Bani Israil. Ia adalah sosok yang sangat sombong dan suka memamerkan hartanya.

Awalnya, Qarun sangat miskin serta memiliki banyak anak. Sehingga, ia meminta kepada Nabi Musa untuk mendoakannya kepada Allah supaya diberi kekayaan berupa harta benda.

Suatu hari, doa tersebut dikabulkan Allah dan Qarun menjadi sosok yang kaya raya. Akan tetapi, dengan harta tersebut ia menjadi sangat sombong. Bahkan, ia pun menjadi sosok yang tamak karena senang mengambil harta Bani Israil yang lain.

Sama seperti Fir'aun, sosok Qarun pun sangat dibutakan oleh urusan duniawi. Nabi Musa telah mengingatkan kepada Qarun untuk tidak berbesar hati, namun ia tetap kokoh dengan keangkuhannya tersebut.

Akhirnya, Nabi Musa mendoakan Qarun supaya diberikan azab sebagai pelajaran bagi umat manusia agar tidak meniru apa yang dilakukan Qarun.

Di akhir hayatnya, Qarun ditimpakan oleh goncangan yang besar sehingga rumah mewahnya hancur, kemudian Allah membuat Qarun terbenam di dalam tanah bersama reruntuhan tersebut. Qarun pun terkubur ke dalam tanah beserta harta-harta bendanya.

Haman, Sosok yang Merasa Paling Pintar

Haman merupakan seorang teknokrat yang hidup pada zaman pemerintahan Raja Fir'aun. Bahkan, ia adalah pembantu yang sangat dekat dengan Fir'aun.

Ia adalah pembuat piramida yang menjadi keajaiban dunia namun sayangnya, hasil karya tersebut dibuat untuk menjauhkan manusia dari Allah. Hasil buatan Haman tersebut mendorong kekuatan Fir'aun untuk semakin berkuasa.

Haman merupakan seorang profesionalisme yang ada di belakang kekuasaan Fir'aun. Ia hanya berpijak pada logika dan hawa nafsunya sehingga seruan Musa untuk percaya bahwa semuanya milik Allah tidak bisa dia lakukan.

Keangkuhan dari Haman ini merupakan kezaliman karena ia tidak percaya pada Allah SWT melainkan percaya bahwa pemikirannya lah yang paling benar. Di akhir hidupnya, ia mendapat azab yang sama seperti Fir'aun karena ia ikut mengejar Nabi Musa ke laut.

Allah SWT berfirman:

فَإِذَا مَسَّ ٱلْإِنسَٰنَ ضُرٌّ دَعَانَا ثُمَّ إِذَا خَوَّلْنَٰهُ نِعْمَةً مِّنَّا قَالَ إِنَّمَآ أُوتِيتُهُۥ عَلَىٰ عِلْمٍۭ ۚ بَلْ هِىَ فِتْنَةٌ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ

Arab latin: Fa iżā massal-insāna ḍurrun da'ānā ṡumma iżā khawwalnāhu ni'matam minnā qāla innamā ụtītuhụ 'alā 'ilm, bal hiya fitnatuw wa lākinna akṡarahum lā ya'lamụn

Artinya: "Maka apabila manusia ditimpa bahaya ia menyeru Kami, kemudian apabila Kami berikan kepadanya nikmat dari Kami ia berkata: "Sesungguhnya aku diberi nikmat itu hanyalah karena kepintaranku". Sebenarnya itu adalah ujian, tetapi kebanyakan mereka itu tidak mengetahui." (QS. Az Zumar : 49)

Karena ketamakan dan kesombongannya itu, ketiga orang ini (Fir'aun, Qarun dan Hanan) mendapatkan balasan azab dari Allah SWT.



Simak Video "Sebut Jokowi Firaun, Cak Nun Ngaku Kesambet"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)