4 Keistimewaan Nabi Adam yang Dikisahkan dalam Al-Qur'an

4 Keistimewaan Nabi Adam yang Dikisahkan dalam Al-Qur'an

Kristina - detikHikmah
Selasa, 17 Jan 2023 09:01 WIB
kisah nabi adam
Ilustrasi keistimewaan Nabi Adam AS. Foto: Mindra Purnomo
Jakarta - Nabi Adam AS adalah manusia pertama yang diciptakan Allah SWT dan yang pertama kali tinggal di surga. Dia memiliki empat keistimewaan.

Kisah penciptaan Nabi Adam AS diceritakan dalam surah Al Baqarah ayat 30. Allah SWT berfirman,

وَاِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلٰۤىِٕكَةِ اِنِّيْ جَاعِلٌ فِى الْاَرْضِ خَلِيْفَةً ۗ قَالُوْٓا اَتَجْعَلُ فِيْهَا مَنْ يُّفْسِدُ فِيْهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاۤءَۚ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ ۗ قَالَ اِنِّيْٓ اَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُوْنَ

Artinya: "(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, "Aku hendak menjadikan khalifah di bumi." Mereka berkata, "Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu?" Dia berfirman, "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui."

Imam Ibnu Katsir menafsirkan, ayat tersebut menjelaskan bahwa Allah SWT memberitahukan kepada para malaikat tentang penciptaan Nabi Adam AS dan anak-anak keturunannya, sebagaimana Dia juga telah memberitahukan tentang perkara yang sangat besar sebelum penciptaan Nabi Adam AS.

Menurut hadits yang diriwayatkan Abu Musa al-Asy'ari RA dari Rasulullah SAW, Nabi Adam AS diciptakan dengan segenggam tanah yang berasal dari semua jenis tanah di bumi. Rasulullah SAW bersabda,

"Allah menciptakan Adam dari segenggam tanah yang berasal dari semua jenis tanah bumi. Oleh karena itu, keturunan Adam memiliki warna kulit yang berbeda-beda. Ada yang memiliki warna kulit merah, ada yang memiliki warna kulit hitam, ada yang memiliki warna kulit putih, dan ada yang memiliki warna kulit campuran antara itu semua. Dan yang memiliki sifat periang, penyedih, jahat, dan baik." (HR Ahmad dan At-Tirmidzi)

Di balik penciptaan Nabi Adam AS, ada empat keistimewaan yang diberikan oleh Allah SWT kepadanya. Menurut Imam Ibnu Katsir dalam Qashash Al-Anbiyaa, empat keistimewaan Nabi Adam AS adalah:

  • Diciptakan langsung melalui Tangan-Nya
  • Ditiupkan langsung roh ciptaan-Nya
  • Memerintahkan para malaikat untuk bersujud kepadanya
  • Diajarkan langsung oleh Allah nama-nama segala sesuatu

Karena keistimewaan tersebut, jelas Ibnu Katsir, ketika Nabi Musa AS berbeda pendapat dengan Nabi Adam AS di malaul a'la ia berkata, "Engkau adalah Adam, bapak manusia yang telah diciptakan oleh Allah langsung melalui Tangan-Nya, yang telah ditiupkan kepadamu roh ciptaan-Nya, yang diberikan penghormatan oleh para malaikat dengan bersujud kepadamu, dan yang diajarkan nama-nama segala sesuatu." (HR Bukhari dan Muslim)

Hal tersebut turut dikatakan oleh orang-orang yang beriman ketika pada hari kiamat mereka berkumpul di Padang Mahsyar.

Keistimewaan Nabi Adam AS tersebut dijelaskan dalam beberapa ayat Al-Qur'an. Seperti difirmankan-Nya,

فَاِذَا سَوَّيْتُهٗ وَنَفَخْتُ فِيْهِ مِنْ رُّوْحِيْ فَقَعُوْا لَهٗ سٰجِدِيْنَ ٢٩

Artinya: "Maka, apabila Aku telah menyempurnakan (kejadian)-nya dan telah meniupkan roh (ciptaan)-Ku ke dalamnya, menyungkurlah kamu kepadanya dengan bersujud." (QS Al Hijr: 29)

Dalam ayat lain turut disebutkan,

وَلَقَدْ خَلَقْنٰكُمْ ثُمَّ صَوَّرْنٰكُمْ ثُمَّ قُلْنَا لِلْمَلٰۤىِٕكَةِ اسْجُدُوْا لِاٰدَمَ فَسَجَدُوْٓا اِلَّآ اِبْلِيْسَۗ لَمْ يَكُنْ مِّنَ السّٰجِدِيْنَ ١١ قَالَ مَا مَنَعَكَ اَلَّا تَسْجُدَ اِذْ اَمَرْتُكَ ۗقَالَ اَنَا۠ خَيْرٌ مِّنْهُۚ خَلَقْتَنِيْ مِنْ نَّارٍ وَّخَلَقْتَهٗ مِنْ طِيْنٍ ١٢

Artinya: "Sungguh, Kami benar-benar telah menciptakan kamu (Adam), kemudian Kami membentuk (tubuh)-mu. Lalu, Kami katakan kepada para malaikat, "Bersujudlah kamu kepada Adam." Mereka pun sujud, tetapi Iblis (enggan). Ia (Iblis) tidak termasuk kelompok yang bersujud. Dia (Allah) berfirman, "Apakah yang menghalangimu (sehingga) kamu tidak bersujud ketika Aku menyuruhmu?" Ia (Iblis) menjawab, "Aku lebih baik daripada dia. Engkau menciptakanku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah." (QS Al A'raf: 11-12)

Ayat-ayat tersebut juga menegaskan keangkuhan iblis yang menolak perintah Allah SWT untuk bersujud kepada Nabi Adam AS. Sebagaimana dikatakan oleh para ahli tafsir dalam kitabnya.

Disebutkan dalam Tafsir Ath-Thabari, Muhammad bin Sirin mengatakan bahwa iblis adalah makhluk yang pertama kali membuat perbandingan. Ketika Allah SWT memerintahkan iblis untuk bersujud kepada Nabi Adam AS, iblis langsung melihat dirinya lalu membandingkan antara dirinya dengan Nabi Adam AS.

Setelah itu, ia berpendapat bahwa dirinya lebih terhormat dari Nabi Adam AS. Hal inilah yang membuatnya menolak bersujud di hadapan Nabi Adam AS.

Simak Video "Massa Aksi Bela Al-Qur'an Ancam Demo Tiap Jumat, Jika..."
[Gambas:Video 20detik]
(kri/lus)