Kisah Nabi Ishaq dari Kelahiran hingga Keteladanannya

Kisah Nabi Ishaq dari Kelahiran hingga Keteladanannya

Christavianca Lintang - detikHikmah
Minggu, 15 Jan 2023 18:34 WIB
hikmah
Kisah Nabi Ishaq dari Kelahiran hingga Keteladanannya (Foto: Getty Images/iStockphoto/wing-wing)
Jakarta -

Nabi Ishaq adalah putera dari nabi Ibrahim dan isterinya yang bernama Siti Sarah. Nama Ishaq memiliki arti tertawa/tersenyum. Nama tersebut diambil dari ibunya yang tersenyum ketika mendapatkan kabar gembira dari malaikat Jibril.

Melansir pada buku yang berjudul Kisah Para Nabi & Sahabat R.a Vol. 3, sebelum kelahiran Nabi Ishaq, nabi Ibrahim As dan Siti Sarah mendapat kabar gembira dari Allah SWT (Jibril, Mikail, dan Israfil) yang berkunjung ke rumah nabi Ibrahim As dengan membawa pesan. Pesan tersebut disampaikan bahwa Siti Sarah akan melahirkan anak laki-laki yang bernama Ishaq. Kelak, anak tersebut dikatakan akan menjadi seorang nabi.

Kelahiran nabi Ishaq ditulis dalam Al-Qur'an pada surah Hud ayat 69 hingga 74.

Al Quran surat Hud ayat 69

وَلَقَدْ جَآءَتْ رُسُلُنَآ إِبْرَٰهِيمَ بِٱلْبُشْرَىٰ قَالُوا۟ سَلَٰمًا ۖ قَالَ سَلَٰمٌ ۖ فَمَا لَبِثَ أَن جَآءَ بِعِجْلٍ حَنِيذٍ

Artinya:

"Dan sesungguhnya utusan-utusan Kami (malaikat-malaikat) telah datang kepada lbrahim dengan membawa kabar gembira, mereka mengucapkan: "Selamat". Ibrahim menjawab: "Selamatlah," maka tidak lama kemudian Ibrahim menyuguhkan daging anak sapi yang dipanggang." (QS. Hud: 69)

Nabi Ishaq lahir di kota Hebron di daerah Kan'an pada tahun 1897 SM. Nabi Ishaq As memiliki saudara yang bernama nabi Ismail As. Dalam Al-Qur'an, terdapat beberapa ayat yang menyatakan kenabiannya yaitu pada surah Maryam ayat 49 yang berbunyi sebagai berikut:

فَلَمَّا ٱعْتَزَلَهُمْ وَمَا يَعْبُدُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ وَهَبْنَا لَهُۥٓ إِسْحَٰقَ وَيَعْقُوبَ ۖ وَكُلًّا جَعَلْنَا نَبِيًّا

Artinya:

"Maka ketika Ibrahim sudah menjauhkan diri dari mereka dan dari apa yang mereka sembah selain Allah, Kami anugerahkan kepadanya Ishak, dan Ya'qub. Dan masing-masingnya Kami angkat menjadi nabi." (QS. Maryam: 49)

Kemudian, pengangkatan nabi Ishaq menjadi nabi juga diterangkan dalam surah Ash-Shaffaat ayat 113 yang berbunyi sebagai berikut:

وَبَٰرَكْنَا عَلَيْهِ وَعَلَىٰٓ إِسْحَٰقَ ۚ وَمِن ذُرِّيَّتِهِمَا مُحْسِنٌ وَظَالِمٌ لِّنَفْسِهِۦ مُبِينٌ

Artinya:

"Kami limpahkan keberkatan atasnya dan atas Ishaq. Dan diantara anak cucunya ada yang berbuat baik dan ada (pula) yang Zalim terhadap dirinya sendiri dengan nyata." (QS. Ash-Shaffaat: 113)

Nabi Ishaq As merupakan nabi sekaligus pemimpin yang saleh bagi kaumnya yaitu kaum Kan'an. Nabi Ishaq As berdakwah dengan carannya yang lemah lembut, serta beliau pandai memikat hati orang, ramah dan tamah, sehingga ajaran agama Islam yang disampaikan dapat dirasakan manfaatnya.

Nabi Ishaq As menikah dengan Rafqah yang melahirkan dua anak kembar. Anak pertama dari nabi Ishaq As bernama Ish yang memiliki arti awal. Sementara anak keduanya diberi nama Ya'qub. Nabi Ya'qub merupakan nabi pertama yang berasal dari sulbinya. Hal tersebut ditulis dalam buku yang berjudul Umur & Silsilah Para Nabi oleh Jihad Muhammad Hajjaj.

Berita gembira tentang kelahiran Ya'qub disampaikan oleh para malaikat kepada kakeknya, Ibrahim dan Sarah. Nabi Ishaq wafat di Hebron, Palestina ketika usianya mencapai 180 tahun.

Selanjutnya, ketika nabi Yaqub hendak dicabut nyawanya, ia berdoa kepada Allah SWT sebagaimana dalam firman-Nya pada surah Al-Baqarah ayat 133:

أَمْ كُنتُمْ شُهَدَآءَ إِذْ حَضَرَ يَعْقُوبَ ٱلْمَوْتُ إِذْ قَالَ لِبَنِيهِ مَا تَعْبُدُونَ مِنۢ بَعْدِى قَالُوا۟ نَعْبُدُ إِلَٰهَكَ وَإِلَٰهَ ءَابَآئِكَ إِبْرَٰهِۦمَ وَإِسْمَٰعِيلَ وَإِسْحَٰقَ إِلَٰهًا وَٰحِدًا وَنَحْنُ لَهُۥ مُسْلِمُونَ

Artinya:

"Adakah kamu hadir ketika Ya'qub kedatangan (tanda-tanda) maut, ketika ia berkata kepada anak-anaknya: "Apa yang kamu sembah sepeninggalku?" Mereka menjawab: "Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu, Ibrahim, Ismail dan Ishaq, (yaitu) Tuhan Yang Maha Esa dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya". (QS. Al-Baqarah: 133)

Sifat Teladan Nabi Ishaq As

Melansir pada halaman Kemenag, nabi Ishaq As memiliki sikap yang damai, santun, ramah, tenteram, sejahtera, kepada umatnya. Hal tersebut sebagaimana caranya dalam menyampaikan dakwah. Dengan bersikap damai seperti Nabi Ishaq As, maka akan disenangi oleh Allah SWT keluarga dan sesamanya, sehingga hidup kita akan menjadi tenteram dan Bahagia.



Simak Video "Jual Parsel Buah-buahan, Pedagang Lumajang Raih Untung 10 Kali Lipat"
[Gambas:Video 20detik]
(erd/erd)