Kisah Wanita Jadi Penghuni Surga Meski Hanya Lakukan Amalan Ringan

Kisah Wanita Jadi Penghuni Surga Meski Hanya Lakukan Amalan Ringan

Kristina - detikHikmah
Sabtu, 14 Jan 2023 05:30 WIB
Arab woman with veil against orange yellow sky
Ilustrasi kisah wanita penghuni surga karena amalan ringan. Foto: Getty Images/iStockphoto/vanbeets
Jakarta - Ada seorang wanita yang menjadi penghuni surga namun bukan karena amal ibadahnya. Amalan yang membawanya mendapat rahmat Allah SWT ini terbilang ringan dan siapa saja bisa melakukannya.

Kisah ini diceritakan dalam buku 115 Kisah Menakjubkan dalam Kehidupan Rasulullah karya Fuad Abdurrahman. Kisah ini terjadi pada zaman Nabi SAW.

Diceritakan, pada suatu hari, seorang wanita miskin menemui Aisyah RA sambil membawa dua anak perempuannya. Aisyah RA memberinya tiga butir kurma. Wanita tersebut lantas memberikan kurma tersebut kepada kedua anaknya masing-masing satu butir, sedangkan satu butir lainnya untuk dirinya.

Namun, ketika si wanita itu hendak memakannya, kedua anaknya itu memintanya lagi. Akhirnya, ia membelah kurma tersebut dan membagikannya kepada kedua anaknya.

Melihat pemandangan itu, Aisyah RA takjub dan mengaguminya. Kemudian, ia menceritakan kejadian itu kepada Rasulullah SAW dan beliau berkata, "Dengan perbuatannya itu, sungguh Allah akan menghadiahkan surga untuknya atau Dia akan membebaskannya dari siksa api neraka."

Selain wanita tersebut, ada kisah lain tentang wanita penghuni surga yang juga hanya melakukan amalan ringan di mata manusia. Suatu hari, Rasulullah SAW salat di masjid sendirian. Tiba-tiba, seorang wanita Badui lewat dan melihatnya dan ia pun salat di belakang Rasulullah SAW, tetapi beliau tidak mengetahuinya.

Dalam salatnya, Rasulullah SAW membaca ayat,

لَهَا سَبْعَةُ اَبْوَابٍۗ لِكُلِّ بَابٍ مِّنْهُمْ جُزْءٌ مَّقْسُوْمٌ ࣖ ٤٤

Artinya: "Ia (Jahanam) mempunyai tujuh pintu. Setiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan tertentu dari mereka." (QS Al Hijr: 44)

Mendengar bacaan Rasulullah SAW tersebut, sontak wanita Badui itu jatuh pingsan dan Rasulullah SAW mendengarnya terjatuh di tanah. Maka, setelah salat, Rasulullah SAW pergi dan meminta air, lalu membasuhkannya ke muka wanita itu hingga ia tersadar dan duduk.

Rasulullah SAW bertanya, "Hai wanita, apa yang terjadi padamu?"

Ia menjawab, "Aku jatuh pingsan karena mendengar kitab Allah yang diturunkan. Apakah masing-masing anggota tubuhku akan disiksa di salah satu pintu itu?"

Rasulullah SAW berujar, "Bahkan tiap-tiap pintu telah ditetapkan untuk golongan tertentu dari mereka. Penghuni tiap-tiap pintu disiksa berdasarkan amal mereka."

Mendengar hal itu, wanita tersebut lantas berkata, "Demi Allah, aku wanita yang miskin, hanya memiliki tujuh anak. Aku mempersaksikan kepadamu, wahai Rasulullah, bahwa masing-masing mereka yang ada di tiap-tiap pintu neraka Jahannam dapat mengharap wajah Allah Taala."

Jibril turun menemui Rasulullah SAW dan berkata, "Wahai Rasulullah, berilah kabar gembira kepada wanita Badui ini, karena Allah telah mengampuninya dan mengharamkannya pintu-pintu Jahannam serta membukakan pintu-pintu surga."

Simak Video "Motif Suami di Subang Bunuh dan Bakar Istri Dalam Mobil "
[Gambas:Video 20detik]
(kri/lus)