Sosok Nabi Khidir dan Anggapan Sang Nabi Masih Hidup

Sosok Nabi Khidir dan Anggapan Sang Nabi Masih Hidup

Christavianca Lintang - detikHikmah
Senin, 02 Jan 2023 10:00 WIB
Cerita 25 Nabi dan Rasul
Sosok Nabi Khidir. Foto: iStockphoto
Jakarta -

Nabi Khidir merupakan nabi yang kontroversial sebab keberadaannya masih menjadi perdebatan hingga saat ini. Siapa Nabi Khidir?

Melansir pada buku Kisah dan Misteri Nabi Khidir yang memiliki nama asli Balya bin Malkan bin Faligh bin 'Abir bin Salikh bin Arfakhsad bin Sam bin Nuh Al-Khidir adalah seorang Nabi yang dikisahkan oleh Allah SWT dalam Al-Qur'an surah Al-Kahfi ayat 60-82.

M. A Alwi dalam bukunya yang berjudul Nabi Khidir, Khidir dilahirkan di sebuah gua. Ibunya memberikan susu kambing segar setiap hari ketika Khidir masih bayi. Kemudian, Khidir diambil oleh seorang penggembala dan dididik sampai beranjak dewasa. Khidir tumbuh menjadi anak cerdas dalam hal tulis dan membaca shuhuf atau lembaran-lembaran yang diturunkan oleh Nabi Ibrahim.

Pada dasarnya, nama Khidir adalah sebuah gelar. Hal ini berdasar pada suatu riwayat yang diterima oleh Abu Sa'id Muhammad bin Abdillah bin Hamdun, dari Abu Hamid bin al-Husein asy-Syaraqy bin Basyar dan Ahmad bin Yusuf, keduanya berkata:

"Abdullah bin Hamid al-Waraq, dari Makki bin Abdan, dari Abu Al-Azhar, dari Abdurrazak, dari Muammad, dari Wahab bin Munabbih, dari Abu Hurairah telah memberitahukan kepada kami bahwa Rasulullah pernah bersabda, "Ia dinamai Khidir sebab ia duduk dengan memakai pakaian dari bulu unta berwarna putih, di mana jika kain itu bergoyang, maka di bawahnya akan tampak berwarna hijau."


Melansir pada buku Kisah dan Misteri Nabi Khidir yang ditulis oleh Heri Kurniawan Tadjid, dalam peranannya, dikisahkannya Khidir dalam Al-Qur'an oleh Allah SWT bersama Nabi Musa As menjadi sebuah gambaran yang jelas bahwa Khidir memang mempunyai peran yang penting di dunia ini. Meskipun begitu, untuk mengetahui perannya juga dikatakan tidak mudah. Ada beberapa faedah dari mengetahui peranan Nabi Khidir. Di antaranya adalah agar bisa menjadi umat Islam sebagai tolak ukur penempatan status Nabi Khidir dalam kehidupan masa kini dan masa yang akan datang.

Faedah selanjutnya, dalam mengetahui peranan Nabi Khidir secara menyeluruh memiliki tujuan agar umat Islam tidak terjebak pada pengkultuan seorang Khidir melalui pemahamannya masing-masing yang tidak mendasar. Alasan tersebut menjadi alasan pentingnya untuk mengkaji peran Khidir sebenarnya di dunia ini.

Meskipun terdapat banyak penafsiran hasil yang berbeda terkait dengan Nabi Khidir, jangan sampai hal tersebut menjadikan alasan terjadinya perpecahan dan konflik yang berujung pada penyalahan.

Ayat-ayat Al-Qur'an hingga hadits diterangkan sudah membantah anggapan bahwa Nabi Khidir As adalah salah satu nabi yang masih hidup hingga sekarang. Salah satunya dijelaskan dalam surah Al Anbiyaa ayat 34 yang berbunyi,
وَمَا جَعَلْنَا لِبَشَرٍ مِّنْ قَبْلِكَ الْخُلْدَۗ اَفَا۟ىِٕنْ مِّتَّ فَهُمُ الْخٰلِدُوْنَ

Artinya: Kami tidak menjadikan keabadian bagi seorang manusia pun sebelum engkau (Nabi Muhammad). Maka, jika engkau wafat, apakah mereka akan kekal?

Menurut Syaikh Hamid Ahmad Ath-Thahir Al-Basyuni dalam buku Kisah-Kisah dalam Al-Qur'an, ayat tersebut hendak menegaskan bahwa tidak ada manusia yang hidup kekal sebelum Nabi Muhammad SAW. Selain itu, bantahan tersebut dikuatkan dalam surah Ali Imran ayat 81. Allah SWT berfirman,

وَاِذْ اَخَذَ اللّٰهُ مِيْثَاقَ النَّبِيّٖنَ لَمَآ اٰتَيْتُكُمْ مِّنْ كِتٰبٍ وَّحِكْمَةٍ ثُمَّ جَاۤءَكُمْ رَسُوْلٌ مُّصَدِّقٌ لِّمَا مَعَكُمْ لَتُؤْمِنُنَّ بِهٖ وَلَتَنْصُرُنَّهٗ ۗ قَالَ ءَاَقْرَرْتُمْ وَاَخَذْتُمْ عَلٰى ذٰلِكُمْ اِصْرِيْ ۗ قَالُوْٓا اَقْرَرْنَا ۗ قَالَ فَاشْهَدُوْا وَاَنَا۠ مَعَكُمْ مِّنَ الشّٰهِدِيْنَ

Artinya: (Ingatlah) ketika Allah mengambil perjanjian dari para nabi, "Manakala Aku memberikan kitab dan hikmah kepadamu, lalu datang kepada kamu seorang rasul yang membenarkan apa yang ada pada kamu, niscaya kamu akan sungguh-sungguh beriman kepadanya dan menolongnya." Allah berfirman, "Apakah kamu mengakui dan menerima perjanjian dengan-Ku atas yang demikian itu?" Mereka menjawab, "Kami mengakui." Allah berfirman, "Kalau begitu, bersaksilah kamu (para nabi) dan Aku menjadi saksi (pula) bersama kamu."

Itulah tentang sosok Nabi Khidir yang perlu kita ketahui.



Simak Video "Viral Video Bapak Gendong Anak, Bahagia Putranya Hafal Al-Qur'an"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)