Kisah Orang Pertama yang Baca Al-Qur'an Blak-blakan hingga Dipukuli

Kisah Orang Pertama yang Baca Al-Qur'an Blak-blakan hingga Dipukuli

Rahma Harbani - detikHikmah
Sabtu, 31 Des 2022 05:30 WIB
Ilustrasi pria muslim sedang membaca Al-Quran
Ilustrasi membaca Al-Qur'an. (Foto: Getty Images/cihatatceken)
Jakarta - Salah satu sahabat nabi pemberani yang membaca Al-Qur'an terang-terangan di hadapan kaum Quraisy adalah Abdullah ibn Mas'ud. Diceritakan bahkan dirinya tidak menghentikan bacaan Al-Qur'an-nya setelah dipukuli oleh kaum kafir tersebut.

Abdullah ibn Mas'ud adalah sosok sahabat yang sudah mencapai tingkat tinggi dalam pemahaman dan tafsir Kitabullah. Tidak mengherankan, pasalnya, ia dididik di rumah Rasulullah SAW dan meniru petunjuk, contoh, sifat-sifat yang langsung dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

Belum lagi, ia juga dikenal sebagai seorang 'alim (berilmu), 'abid (ahli ibadah), zahid, dan mujahid (pejuang) yang tegas dan pemberani. Salah satunya seperti dikisahkan oleh Kitab Sirah Ibnu Ishaq yang diterjemahkan Dr. Abdurrahman Raf'at al-Basya, Abdulkadir Mahdamy dalam buku Sosok Para Sahabat Nabi.

Saat itu, kondisi muslim di Makkah masih sangat sedikit dan lemah. Para sahabat Rasulullah SAW pun berkumpul dan salah satu di antara mereka ada yang berkata, "Demi Allah, orang-orang Quraisy itu belum pernah mendengar Al-Qur'an dibaca dengan terang-terangan. Siapa gerangan berani melakukannya?"

Tanpa ragu, Abdullah ibn Mas'ud yang juga berada di sana pun angkat suara, "Aku akan memperdengarkan Al-Qur'an pada mereka."

Para sahabat pun menahannya. Mereka berkata, "Kami mengkhawatirkan keselamatan Anda. Sesungguhnya yang kami maksudkan adalah seseorang yang memiliki keluarga di belakangnya yang bisa melindungi dari gangguan orang-orang itu,"

Sayangnya, tekad Abdullah ibn Mas'ud sudah bulat. Ia dengan percaya diri berkata, "Biar aku saja. Cukuplah Allah yang melindungi dan membelaku,"

Setelahnya, Abdullah ibn Mas'ud pun menuju ke Ka'bah. Saat itu masih pagi hari dan para tokoh Quraisy tengah duduk-duduk di sekitar Ka'bah.

Abdullah ibn Mas'ud pun mengambil posisi berdiri di sebelak Maqam Ibrahim. Kemudian, ia mulai melafalkan ayat demi ayat suci Al-Qur'an dengan lantang. Ayat pertama yang dibacanya yakni surah Ar Rahman ayat 14 sebagai berikut,

خَلَقَ الْاِنْسَانَ مِنْ صَلْصَالٍ كَالْفَخَّارِ

Artinya: Dia telah menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar.

Ia masih terus melafalkannya dengan lantang sambil berusaha menarik perhatian para pemuka Quraisy tersebut. Orang-orang yang melihatnya kemudian saling berpandangan dan berkata, "Apa yang diucapkan oleh Ibnu Ummu 'Abad itu?"

Sesaat setelahnya, mereka pun tersadar bahwa yang dibaca tersebut adalah ayat suci Al-Qur'an, "Celaka! Dia membaca risalah yang dibawa oleh Muhammad!"

Para Quraisy itu pun bergegas mendatangi Abdullah ibn Mas'ud dan menghujaninya dengan pukulan. Tanpa peduli serangan yang diterimanya, Abdullah ibn Mas'ud terus melanjutkan bacaannya sampai batas yang dikehendaki Allah SWT.

Singkat cerita, Abdullah ibn Mas'ud pun kembali pada para sahabat dengan tampilan darah segar mengalir dari kepala dan wajahnya. Para sahabat pun berkata, "Inilah yang kami khawatirkan tadi,"

Tapi ditepis Abdullah ibn Mas'ud dengan tegas. Ia justru menawarkan untuk melakukan hal itu lagi pada para sahabat.

"Demi Allah, sekarang tak ada yang lebih hina di mataku daripada musuh-musuh Allah itu. Bila kalian menginginkan, besok pagi aku akan melakukannya lagi,"

Tentunya tawaran dari Abdullah ibn Mas'ud itu pun ditolak oleh para sahabat. Mereka merasa cukup lantaran setidaknya para Quraisy tersebut sudah pernah mendengarkan sesuatu yang dibenci oleh mereka yakni lantunan ayat suci Al-Qur'an.

Simak Video "Momen DJ Khaled Menangis Pandangi Ka'bah saat Umrah"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/lus)