Kisah Nabi Musa Jelang Wafat yang Tampar Malaikat Maut

Kisah Nabi Musa Jelang Wafat yang Tampar Malaikat Maut

Azkia Nurfajrina - detikHikmah
Sabtu, 17 Des 2022 07:30 WIB
Biblical and religion vector illustration series, Moses held out his staff and the Red Sea was parted by God
Ilustrasi Nabi Musa (Foto: Getty Images/iStockphoto/rudall30)
Jakarta -

Ada sejumlah kisah dari para nabi yang diceritakan dalam Al-Quran maupun hadits, agar bisa diambil hikmahnya. Di antaranya ada kisah Nabi Musa AS menjelang wafat. Saat itu Nabi Musa bertemu malaikat maut dengan rupa manusia. Begini kisah lengkapnya?

Disebutkan dalam buku Etika Bisnis Islam oleh Dwi Santosa Pambudi, Nabi Musa adalah keturunan dari Nabi Ibrahim AS yang diperoleh dari nasab ayahnya, yaitu Musa bin Imran bin Qahisy bin 'Azir bin Lewi bin Yaqub bin Ishak bin Ibrahim. Nabi Musa juga menikah dengan Shafura, yang merupakan anak dari Nabi Syuaib AS.

Diketahui bahwa Nabi Musa diutus oleh Allah SWT terhadap raja Mesir kala itu, yakni Firaun beserta kaumnya, juga Bani Israil. Selama 120 tahun, ia menegakkan ketauhidan dan menyiarkan ajaran Allah melalui kitab suci Taurat.

Nabi Musa juga diberi gelar kalimullah, sebab ialah orang yang diajak berbicara langsung dengan Allah di bukit Thursina.

Di penghujung kehidupannya, ada kisah di mana Nabi Musa kedatangan malaikat Izrail yang menjelma menjadi manusia. Bahkan riwayat ini diceritakan langsung oleh Nabi SAW, seperti yang dikutip dari buku Dialog Malaikat Maut dengan Para Nabi oleh Mustofa Murod.


Nabi Musa AS Menampar Malaikat Izrail


Suatu hari malaikat maut datang dengan rupa manusia menemui Nabi Musa AS. Saat datang malaikat Izrail langsung menubruk Musa AS secara tiba-tiba seraya berujar, "Penuhi panggilan Tuhanmu".

Ketika itu Musa AS tidak mengenal jika orang itu adalah malaikat Izrail. Dia mengira bahwa orang itu adalah musuh yang akan membunuhnya. Sehingga kemudian Musa AS menyerang orang tersebut hingga matanya keluar.

Sebagaimana hadits yang diriwayatkan Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah bersabda:

"Malaikat maut diutus kepada Musa AS. Ketika ia menemuinya, Musa AS mencungkil matanya. Malaikat maut lantas kembali kepada Tuhannya dan berkata, "Engkau mengutusku kepada hamba yang tidak ingin mati."

Lalu Allah SWT berfirman, "Kembalilah dan katakan kepadanya agar dia meletakkan tangannya di atas punggung seekor lembu jantan. Setiap bulu lembu yang ditutupi oleh tangannya berarti umurnya satu tahun baginya."

Musa AS bertanya, "Wahai Tuhan, setelah itu apa?"

Allah berfirman, "Kematian."

Nabi Musa berkata, "Sekaranglah saja."

Kemudian Nabi Musa AS memohon kepada Allah agar mendekatkan kematiannya dengan Tanah Suci (Baitul Maqdis) dalam jarak sejauh lemparan batu.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah kemudian Rasulullah bersabda, "Seandainya aku (Muhammad) ke sana, maka akan aku tunjukkan kepada kalian keberadaan kuburnya yang ada di pinggir jalan di sisi bukit pasir merah." (HR Bukhari & Muslim)



Simak Video "Eks Presiden Pakistan Pervez Musharraf Tutup Usia"
[Gambas:Video 20detik]
(erd/erd)