Kisah Nabi Shaleh dan Perjuangannya Mengajak Kaum Tsamud Beriman

Kisah Nabi Shaleh dan Perjuangannya Mengajak Kaum Tsamud Beriman

Cicin Yulianti - detikHikmah
Kamis, 08 Des 2022 09:00 WIB
Wisata unta di Qatar
Kisah Nabi Shaleh dan kaum Tsamud. Foto: (AP/Ashley Landis)
Jakarta - Nabi Shaleh adalah salah satu nabi yang diutus oleh Allah SWT kepada kaum Tsamud yang tidak menaati ajaran Allah. Kisah Nabi Shaleh selama hidupnya dipenuhi oleh perjuangan dalam mengajak kaum Tsamud untuk beriman kepada Allah.

Kaum Tsamud merupakan salah satu penerima nikmat yang banyak dari Allah SWT. Mereka memiliki kemakmuran serta kemewahan hidup karena tinggal di atas tanah yang subur dan melimpah serta keterampilan mereka yang maju.

Namun sayangnya, kaum Tsamud tidak beriman kepada Allah SWT melainkan menyembah berhala, melakukan kurban untuk berhala, hingga meminta perlindungan serta kebahagiaan kepada berhala-berhala tersebut.

Allah Mengutus Nabi Shaleh kepada Kaum Tsamud

Mengutip buku 25 Kisah Nabi dan Rasul oleh Aan Wulandari (2017), atas dasar tidak patuhnya kaum Tsamud kepada pencipta dan pemberinya nikmat, Allah SWT mengutus Nabi Shaleh untuk memberi peringatan kepada kaum Tsamud. Beberapa orang ada yang mengikuti seruan Nabi Shaleh, namun lebih banyaknya tidak menerima hingga mengatakan bahwa Nabi Shaleh terkena sihir.

Kaum Tsamud yang tidak menerima ajakan untuk bertauhid oleh Nabi Shaleh berani menyakiti Nabi Shaleh meskipun sebelumnya semua orang tahu bahwa Nabi Shaleh terkenal atas kelembuatan serta kebaikan akhlak-Nya.

Adapun keterangan tentang diutusnya Nabi Shaleh kepada kaum Tsamud terdapat dalam firman Allah SWT berikut ini:

وَإِلَىٰ ثَمُودَ أَخَاهُمْ صَٰلِحًا ۚ قَالَ يَٰقَوْمِ ٱعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ مَا لَكُم مِّنْ إِلَٰهٍ غَيْرُهُۥ ۖ هُوَ أَنشَأَكُم مِّنَ ٱلْأَرْضِ وَٱسْتَعْمَرَكُمْ فِيهَا فَٱسْتَغْفِرُوهُ ثُمَّ تُوبُوٓا۟ إِلَيْهِ ۚ إِنَّ رَبِّى قَرِيبٌ مُّجِيبٌ

Artinya: Dan kepada Tsamud (Kami utus) saudara mereka Shaleh. Shaleh berkata: "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan kamu pemakmurnya, karena itu mohonlah ampunan-Nya, kemudian bertobatlah kepada-Nya, Sesungguhnya Tuhanku amat dekat (rahmat-Nya) lagi memperkenankan (doa hamba-Nya)". (QS. Hud ayat 61)

Doa Nabi Shaleh

Untuk membuat kaum Tsamud beriman kepada Allah SWT, ia menawarkan permintaan kaum Tsamud untuk dipenuhi, namun setelah terpenuhi mereka harus kembali ke jalan Allah SWT.

Kaum Tsamud pun menyetujuinya, lalu Nabi Shaleh melakukan ibadah sebanyak mungkin dan berdoa kepada Allah SWT bahwa ia sanggup melakukannya. Nabi Shaleh secara terus-menerus berdoa dengan khusyuk agar permintaan kaum Tsamud dikabulkan.

Akhirnya, Allah SWT memberikan mukjizat kepada Nabi Shaleh dengan dikabulkannya doa-doa Nabi Shaleh sebelumnya. Dari dalam batu besar yang terbelah, muncul seekor unta betina besar yang hamil serta ciri-cirinya seperti yang disebutkan oleh kaum Tsamud.

Melihat hal tersebut, beberapa kaum Tsamud akhirnya memutuskan untuk beriman kepada Allah SWT karena telah melihat kekuasaannya. Akan tetapi, beberapa masih saja ingkar dan tidak berubah beriman.

Unta Betina Milik Kaum Tsamud

Unta yang diberikan Allah SWT atas doa Nabi Shaleh untuk kaum Tsamud tersebut akhirnya dapat memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. Air susu dari unta tersebut dapat memenuhi kebutuhan kaum Tsamud pada masa itu.

Untuk terus menyuplai susu unta betina tersebut, terdapat pembagian penggunaan sumber air, di mana sehari untuk kaum Tsamud dan sehari untuk unta betina tersebut. Selama beberapa waktu, kaum Tsamud dapat menikmati susu unta tersebut karena telah membagi sumber air kepada unta tersebut.

Namun suatu hari, terdapat orang-orang kafir yang memendam rasa bencinya kepada Nabi Shaleh. Mereka berniat mencelakai unta tersebut sehingga kaum Tsamud dapat mengambil air sepuas hari mereka.

Orang-orang kafir tersebut akhirnya mencelakai unta betina induknya maupun anak-anaknya secara terencana. Mendengar berita tersebut, Nabi Shaleh tidak menerimanya dan marah.

Selain mencelakai unta tersebut, mereka berencana untuk menyerang Nabi Shaleh dan keluarganya pada malam hari. Namun atas izin Allah, diturunkanlah para malaikat yang melemparkan batu kepada orang-orang kafir yang hendak menyerang Nabi Shaleh.

Azab Kaum Tsamud

Allah SWT memberikan azab kepada kaum Tsamud atas perbuatannya kepada Nabi Shaleh dan penentangannya terhadap ajaran tauhid. Sebelum azab itu diturunkan kepada semua kaum Tsamud yang menentang perintah Allah SWT, Nabi Shaleh dan beberapa orang yang beriman meninggalkan kampung tersebut.

Azab ditunjukkan dengan wajah kaum Tsamud yang menghitam sehari setelah pembunuhan unta, kemudian berguncanglah tanah di sana dengan dahsyat sehingga kaum Tsamud yang tertinggal di sana meninggal semuanya.

Hikmah dari kisah Nabi Shaleh ini adalah mengingatkan kepada umat Islam untuk senantiasanya mematuhi ajaran Allah SWT dan Rasulullah SAW serta tidak berbuat sombong atas segala pemberian Allah yang telah diberikan.

Simak Video "Kilas Balik Perjuangan Alif 'Cepmek' Bikin Konten 'Kamu Nanya?' "
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)