Ketika Ali bin Abi Thalib Menyamar Gantikan Tidur Rasulullah, Ini Kisahnya

Ketika Ali bin Abi Thalib Menyamar Gantikan Tidur Rasulullah, Ini Kisahnya

Cicin Yulianti - detikHikmah
Senin, 05 Des 2022 05:00 WIB
Ali bin Abi Thalib
Kisah Ali bin Abi Thalib ketika gantikan tidur Rasulullah SAW. Foto: Mindra Purnomo/detikcom
Jakarta -

Salah satu faktor berhasilnya dakwah Rasulullah SAW adalah karena beliau memiliki sahabat-sahabat yang sukarela membantunya menyebarkan ajaran Islam dan mendukung setiap langkahnya. Salah satunya adalah Ali bin Abi Thalib, yakni sahabat nabi yang menggantikan tidur, untuk mengecoh kaum kafir Quraisy.

Dikisahkan dalam buku Negarawan Penggugah Jiwa: Sebuah Catatan Inspirasi Hikmah dari Negeri Mesir oleh Tim UB Press (2014), kejadian di saat Ali bin Abi Thalib menggantikan Rasulullah tidur merupakan kejadian yang mencekam dan hampir dapat merenggut nyawanya.

Pada awalnya, Ali bin Abi Thalib tak pernah menyangka jika Rasulullah SAW meminta bantuannya untuk menggantikan beliau di tempat tidurnya. Di samping itu, Rasulullah SAW pergi berhijrah ke Madinah bersama Abu Bakar RA.

Ali tahu kemungkinan terburuknya adalah ia bisa saja dibunuh oleh orang-orang kafir Quraisy. Namun, karena kecintaannya kepada Rasulullah sebagai pemimpinnya, Ali rela melakukan hal tersebut, sebagai sahabat nabi yang menggantikan tidur.

Pada malam mencekam tersebut, orang-orang kafir Quraisy sudah siap membunuh Rasulullah SAW karena kebenciannya terhadap Islam. Ketika mereka sudah sampai di ranjang, ternyata yang mereka temui adalah Ali bin Abi Thalib, bukan Rasulullah SAW.

Berkat keberanian Ali, akhirnya Rasulullah SAW bisa selamat dari ancaman pembunuhan dan beliau masih bisa menyebarkan ajaran Islam ke depannya. Hal tersebut Ali lakukan dikarenakan bentuk kesetiaannya terhadap pemimpin Islam.

Dijelaskan dalam buku Memandang Kekayaan ala Sahabat Rasulullah SAW oleh Bakhrul Huda (2022),selain sebagai sahabat nabi yang menggantikan tidur untuk mengelabui kaum kafir Quraisy, Ali bin Abi Thalib pun merupakan pemberi solusi saat Umar bin Khattab menjadi pemimpin. Dalam berbagai riwayat Umar pernah berkata kepada Ali, "Kami berlindung pada Allah SWT, saat saya harus hidup di suatu kaum yang mana engkau wahai Abu Hasan (Ali) tidak ada di situ."

Selain itu dalam sebuah riwayat oleh Aisyah RA bahwa suatu ketika para tabi'in menyampaikan masalah tentang menunaikan puasa asyura kepada sayyidah Aisyah RA, dan beliau mengatakan; "Siapa yang menyuruh kalian puasa?", kemudian para tabi'in menjawab ,"Sayyidina Ali."

Aisyah RA pun berkata, "Adapun sesungguhnya beliau (Ali) adalah orang yang paling mengetahui segenap sunnah."

Oleh karena itu, , Ali bin Abi Thalib menjadi salah satu sahabat nabi yang memiliki pengaruh besar terhadap penyebaran ajaran Islam. Hingga saat ini, banyak orang-orang yang mengutip dan meyakini ucapan-ucapan Ali bin Abi Thalib, karena perbuatan dan ucapannya sudah tentu atas apa yang diajarkan Rasulullah SAW kepadanya.



Simak Video "Meraih Kemenangan di Bulan Suci"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)