4 Penyebab Terjadinya Perang Uhud, Penyerangan Quraisy terhadap Muslim

4 Penyebab Terjadinya Perang Uhud, Penyerangan Quraisy terhadap Muslim

Azkia Nurfajrina - detikHikmah
Minggu, 04 Des 2022 19:06 WIB
Umat muslim berziarah di bukit Ar Ruhmah sekitar Jabal Uhud, Madinah, Arab Saudi, Minggu (23/10/2022). Jabal Uhud merupakan saksi bisu perang antara pasukan Islam yang dipimpin oleh Rasululloh SAW melawan kaum kafir Quraisy. Dalam perang tersebut 70 orang sahabat gugur sebagai syuhada termasuk paman Rasulullah, Hamzah bin Abdul Muthalib. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/foc.
Faktor penyebab terjadinya perang uhud. Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Jakarta -

Sejarah Islam merekam sejumlah perang yang pernah terjadi di zaman Nabi SAW. Diketahui perang-perang itu pecah sebab keharusan umat Islam untuk membela diri dan agamanya dari serangan musuh-musuh Allah SWT. Dari sekian peperangan yang tercatat, ada suatu peristiwa yang banyak dikenang oleh kaum muslim hingga sekarang, yakni perang Uhud.


Mahdi Rizqullah Ahmad dkk dalam Biografi Rasulullah menjelaskan, perang Uhud meletus pada tanggal 15 bulan Syawal tahun ketiga Hijriah. Perang ini terjadi sekitar setahun setelah perang Badar, dan umat Islam meraih kekalahan dari perang Uhud.


Kala itu, perang Uhud dipimpin oleh Nabi SAW dan terdiri dari 1.000 orang muslim, dengan dua tentara kavaleri dan 100 orang mengenakan baju zirah. Rasulullah juga mengutus tiga panglimanya, yakni Mush'ab bin Umair, Usaid bin Hudhair, dan Hubab bin Mundzir.


Sementara bangsa Quraisy dipimpin oleh Abu Sufyan denga 3.000 tentara, dengan 100 kavaleri serta 700 pasukan berbaju zirah. Mereka dikepalai oleh Khalid bin Walid untuk sayap kananya, dan Ikrimah bin Abu Jahal pada kelompok sayap kirinya.


Dikatakan bahwa perang ini terjadi karena rasa dendam orang-orang Quraisy terhadap kaum muslim atas terbunuhnya saudara-saudara mereka saat perang Badar. Juga sebagai pemulihan kehormatan di mata kalangan Arab setelah kekalahan mereka di perang Badar.


Penyebab Perang Uhud


Tetapi ternyata ada sejumlah penyebab lain yang memicu terjadinya perang Uhud, seperti dilansir dari buku Sejarah Lengkap Rasulullah Jilid 2 oleh Muhammad Ash-Shallabi:


1. Faktor Agama

Bangsa Quraisy sengaja menghalangi orang-orang dari jalan Allah SWT, mencegah mereka menuju kebenaran dengan memerangi Nabi SAW agar dakwahnya berakhir. Sebagaimana mereka rela mengeluarkan harta untuk menciptakan peperangan sehingga agama serta ajaran Islam, juga kaum muslim kala itu hancur.


Allah SWT juga berfirman demikian dalam Surah Al-Anfal ayat 36:


اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا يُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمْ لِيَصُدُّوْا عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ ۗفَسَيُنْفِقُوْنَهَا


Arab Latin: Innallażīna kafarụ yunfiqụna amwālahum liyaṣuddụ 'an sabīlillāh, fa sayunfiqụnahā


Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang kufur menginfakkan harta mereka untuk menghalang-halangi (orang) dari jalan Allah. Mereka akan (terus) menginfakkan harta itu,


2. Faktor Sosial

Kekalahan ketika perang sebelumnya yakni perang Badar, membuat banyak dari pembesar Quraisy terbunuh. Perang badar juga dinilai sebagai penghinaan dan menurunkan martabat serta harga diri mereka.


Oleh karenanya mereka berusaha menyerang Rasulullah kembali dengan mengumpulkan harta benda yang bisa menyokong pasukan agar peperangan bisa tercipta. Sehingga noda kehinaan mereka bisa terhapuskan.


3. Faktor Ekonomi

Ajaran Islam yang semakin berkembang menjadikan wilayahnya juga meluas. Rasulullah menempatkan sejumlah tentaranya untuk berjaga di sejumlah daerah yang memungkin bisa diserang oleh kaum musyrik. Sehingga hal itu membuat lingkup perniagaan suku Quraisy terbatas.


Diketahui perekonomian Quraisy sangat bergantung dengan keterkaitan jalur perdagangan musim dingin dan musim panas. Mereka tak bisa melewati satu jalur sebab adanya penjagaan. Dengan begitu bila salah satu jalur perniagaan terputusnya memberikan dampak juga pada jalur lainnya.


Begitu pun dengan pemasukan keuangan mereka yang semakin menghilang, mereka menilai kehidupannya bisa terancam karena kebijakan yang yang diterapkan itu.


4. Faktor Politik

Sebelumnya orang-orang Quraisy lah yang memimpin bani-bani di kalangan masyarakat Arab. Semenjak perang Badar kekuatan mereka melemah disebabkan pembesar-pembesar yang terbunuh, juga banyaknya dari mereka yang memeluk agama Islam.


Dengan begitu mereka meyakini bahwa kekuatan politik mereka bisa kembali dengan peperangan. Sehingga bangsa Quraisy mulai memerangi Nabi SAW beserta umat Islam saat itu.



Simak Video "Faktor-faktor Pemicu Terjadinya KDRT"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)