Kisah Kan'an, Anak Nabi Nuh yang Durhaka dan Pura-pura Beriman

Kisah Kan'an, Anak Nabi Nuh yang Durhaka dan Pura-pura Beriman

Christavianca Lintang - detikHikmah
Sabtu, 03 Des 2022 05:00 WIB
Kapal Karam Laut Hitam
Ilustrasi tenggelamnya bahtera Nabi Nuh dan anaknya Kan'an yang durhaka. Foto: (Dr Rodrigo Pacheco-Ruiz/Black Sea MAP)
Jakarta - Apabila membahas tentang durhaka, maka selintas hal tersebut berhubungan dengan putra Nabi Nuh yang durhaka kepada orang tuanya. Bagaimana kisahnya?

Melansir pada buku Menengok Kisah 25 Nabi & Rasul oleh Ust. Fatih, beginilah kisah Kan'an, putra pertama dari Nabi Nuh. Nabi Nuh telah dikaruniai empat orang putra. Putra pertama bernama Kan'an, putra kedua bernama Yafith, ketiga bernama Sam, dan keempat bernama Ham.

Putra tertua yang bernama Kan'an merupakan putra Nabi Nuh yang zalim dan durhaka. Sebab, Kan'an menyembunyikan rasa benci pada ayahnya sendiri yang dimulai berpura-pura beriman.

Ketika Nabi Nuh mengumpulkan seluruh umatnya, beliau teringat tentang Kan'an. Beliau meminta agar Kan'an naik ke bahtera bersama pengikut lainnya. Namun, dengan rasa angkuhnya, Kan'an menolak dan tetap pada pendiriannya yang tidak ingin beriman kepada Allah SWT.

Ketika air bah (banjir) sudah mulai meninggi, Nabi Nuh membujuk Kan'an untuk menaiki bahtera dan seraya berkata,

وَهِىَ تَجْرِى بِهِمْ فِى مَوْجٍ كَٱلْجِبَالِ وَنَادَىٰ نُوحٌ ٱبْنَهُۥ وَكَانَ فِى مَعْزِلٍ يَٰبُنَىَّ ٱرْكَب مَّعَنَا وَلَا تَكُن مَّعَ ٱلْكَٰفِرِينَ

Artinya: "Dan bahtera itu berlayar membawa mereka dalam gelombang laksana gunung. Dan Nuh memanggil anaknya, sedang anak itu berada di tempat yang jauh terpencil: "Hai anakku, naiklah (ke kapal) Bersama kami dan janganlah kamu berada bersama orang-orang kafir." (QS. Hud ayat 42)

Percakapan antara Nabi Nuh dan Kan'an saat air meninggi memuat dalam Al-Quran surah Hud ayat 43, yakni:

قَالَ سَـَٔاوِىٓ إِلَىٰ جَبَلٍ يَعْصِمُنِى مِنَ ٱلْمَآءِ ۚ قَالَ لَا عَاصِمَ ٱلْيَوْمَ مِنْ أَمْرِ ٱللَّهِ إِلَّا مَن رَّحِمَ ۚ وَحَالَ بَيْنَهُمَا ٱلْمَوْجُ فَكَانَ مِنَ ٱلْمُغْرَقِينَ

Artinya: "Anaknya menjawab: "Aku akan mencari perlindungan ke gunung yang dapat memeliharaku dari air bah!" Nuh berkata: "Tidak ada yang melindungi hari ini dari azab Allah selain Allah (saja) Yang Maha Penyayang." Dan gelombang menjadi penghalang antara keduanya; maka jadilah anak itu termasuk orang yang ditenggelamkan." (QS. Hud: 43)

Di tengah-tengah percakapan antara keduanya, muncullah gelombang besar yang memisahkan antara bahtera Nabi Nuh dan Kan'an. Sebab gelombang tersebut, Kan'an lenyap dari pandangan Nabi Nuh. Beliau pun berusaha mencari keberadaan Kan'an. Namun sayang, putra sulungnya, Kan'an telah tenggelam oleh azab Allah.

Pada saat Kan'an tenggelam, Nabi Nuh sempat memohon kepada Allah SWT untuk menyelamatkan putra sulungnya. Percakapan antara Nabi Nuh dan Allah SWT dijelaskan dalam surah Hud ayat 45, yakni:

وَنَادَىٰ نُوحٌ رَّبَّهُۥ فَقَالَ رَبِّ إِنَّ ٱبْنِى مِنْ أَهْلِى وَإِنَّ وَعْدَكَ ٱلْحَقُّ وَأَنتَ أَحْكَمُ ٱلْحَٰكِمِينَ

Artinya: "Dan Nuh berseru kepada Tuhannya sambil berkata: "Ya Tuhanku, sesungguhnya anakku termasuk keluargaku, dan sesungguhnya janji Engkau itulah yang benar. Dan Engkau adalah Hakim yang seadil-adilnya."" (QS. Hud: 45)

Kemudian Allah SWT menjawab dalam surah Hud ayat 46 yang berbunyi:

قَالَ يَٰنُوحُ إِنَّهُۥ لَيْسَ مِنْ أَهْلِكَ ۖ إِنَّهُۥ عَمَلٌ غَيْرُ صَٰلِحٍ ۖ فَلَا تَسْـَٔلْنِ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِۦ عِلْمٌ ۖ إِنِّىٓ أَعِظُكَ أَن تَكُونَ مِنَ ٱلْجَٰهِلِينَ

Artinya: "Allah berfirman: "Hai Nuh, sesungguhnya dia bukanlah termasuk keluargamu (yang dijanjikan akan diselamatkan), sesungguhnya (perbuatan)nya perbuatan yang tidak baik. Sebab itu janganlah kamu memohon kepada-Ku sesuatu yang kamu tidak mengetahui (hakekat)nya. Sesungguhnya Aku memperingatkan kepadamu supaya kamu jangan termasuk orang-orang yang tidak berpengetahuan."" (QS. Hud: 46)

Nabi Nuh kemudian menyadari kesalahannya dan segera memohon ampunan kepada Allah SWT. Beliau segera mengikhlaskan kepergian putranya.

Simak Video "Anak Durhaka di Jambi Bunuh Ayah-Ibu Karena Dianggap Dajal"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)