Daftar Haji Online 2023 Lewat Pusaka Kemenag, Ini Caranya

Daftar Haji Online 2023 Lewat Pusaka Kemenag, Ini Caranya

Rahma Harbani - detikHikmah
Jumat, 20 Jan 2023 16:45 WIB
Masjidil Haram, Mekah (Haris Fadhil-detikcom)
Ilustrasi haji. Begini cara daftar haji online 2023. (Haris Fadhil-detikcom)
Jakarta - Bagi detikers yang berminat untuk daftar haji online 2023, kali ini tidak perlu khawatir. Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) sudah merilis aplikasi yang mengintegrasikan sejumlah layanan termasuk untuk pendaftaran haji dalam Pusaka Kemenag Super Apps.

Tidak hanya untuk pendaftaran haji, aplikasi yang dirilis pada 20 November 2022 lalu bersamaan dengan puncak peringatan Hari Guru Nasional, juga menyediakan layanan publik lain yang bisa diakses online seperti, pendaftaran nikah, sertifikasi halal, sistem https://www.detik.com//hikmah/haji-dan-umrah/d-6525937/daftar-haji-online-2023-lewat-pusaka-kemenag-ini-caranya data perizinan (Sindi), dan layanan pengaduan masyarakat (dumas) online.

Adapun tata cara mendaftar online melalui Pusaka, calon pendaftar diminta untuk mengunduh aplikasinya melalui Play Store ataupun App Store lalu membuat akun sebelum mendaftar. Tata cara selengkapnya dapat disimak pada ulasan berikut.

8 Tata Cara Daftar Haji Online 2023 Lewat Pusaka Kemenag

1. Download Pusaka Super Apps di Play Store atau App Store

2. Buat akun untuk login Pusaka dengan klik menu 'login' lalu masukan alamat email dan password-nya

3. Pengguna melengkapi sejumlah data diri, lalu menyimpannya dengan klik tombol "Simpan Pembaruan Data"

4. Pengguna kembali ke menu utama (home) dengan menekan tanda panah pada bagian atas sebelah kiri

5. Pengguna menekan pilihan pada menu 'Layanan Publik', lalu pilih 'Pendaftaran Haji'

6. Pengguna akan diminta login ke 'Akun Haji'. Jika sudah punya akun, pengguna bisa langsung memasukkan alamat email dan password nya. Peserta selanjutnya akan diminta mengisi formulir pendaftarannya secara online

7. Jika belum punya akun, pengguna bisa klik pilihan menu 'Daftar'. Selanjutnya, pengguna akan diminta untuk mengisi Nomor Validasi dan NIK. Untuk mendapatkan nomor validasi, pengguna harus membayar setoran awal pendaftaran haji terlebih dahulu di bank penyedia layanan pendaftaran haji terdekat. Setelah itu, masukan nomor validasi dan NIK-nya, untuk selanjutnya pengguna diminta mengisi formulir pendaftaran secara online

8. Setelah melengkapi seluruh data dan dokumen yang dipersyaratkan, paling lama dalam waktu 3 hari kerja, SPH (surat pendafaran haji) yang berisi nomor porsi jemaah dikirimkan ke email pengguna dan dapat juga di-download melalui Pusaka.

Melalui Pusaka, calon jemaah haji yang sudah mendaftar juga dapat mengecek estimasi keberangkatan haji sesuai dengan nomor porsinya masing-masing. Nomor porsi dapat dilihat dalam berkas pendaftaran yang diterbitkan oleh Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) kabupaten/kota pada saat jemaah mendaftar.

Sebagai https://www.detik.com//hikmah/haji-dan-umrah/d-6525937/daftar-haji-online-2023-lewat-pusaka-kemenag-ini-caranya, Menag Yaqut sudah memastikan jumlah kuota haji Indonesia tahun 2023 mencapai sebesar 221.000 jemaah. Angka tersebut didapat dari kesepakatan bersama dengan Kerajaan Arab Saudi yang diwakili Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F Al Rabiah pada Minggu (8/1/2023).

"Alhamdulillah misi haji 2023 dimulai. Saya hari ini menandatangani kesepakatan haji dengan Menteri Haji Saudi. Kuota haji Indonesia tahun ini sebesar 221.000 jemaah," kata Yaqut melalui keterangan tertulisnya.

Kuota haji Indonesia tahun ini terdiri dari 203.320 jemaah haji reguler, dan 17.680 jemaah haji khusus. "Adapun untuk petugas, tahun ini kita mendapat 4.200 kuota," tambah Yaqut.

Di samping itu, Yaqut mengusulkan adanya kenaikan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) pada tahun ini. Besaran biaya haji 2023 yang ditanggung oleh jemaah naik menjadi Rp 69.193.733 juta dari Rp 39.886.009 pada tahun 2022. Angka tersebut senilai dengan 70 persen dari rata-rata BPIH yang berjumlah Rp 98.893.909 untuk tahun ini.

Simak Video "Soal Biaya Haji Rp 69 Juta, Ma'ruf: Subsidi Sebelumnya Terlalu Besar"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/lus)