Niat Haji dan Umrah adalah Wajib, Bagaimana Bacaannya?

Niat Haji dan Umrah adalah Wajib, Bagaimana Bacaannya?

Azkia Nurfajrina - detikHikmah
Sabtu, 14 Jan 2023 16:30 WIB
Ilustrasi Haji
Ilustrasi haji dan umrah. (Tim Infografis/detikcom)
Jakarta - Ketika hendak mengerjakan amal ibadah, sepatutnya bagi umat muslim untuk mendahuluinya dengan niat dalam hati. Seperti halnya saat akan menunaikan haji dan umrah, niat menjadi hal penting dalam rangkaian ibadah yang tak boleh terlewatkan. Lalu kira-kira seperti apa bacaan niat haji dan umrah?

Niat karena Allah SWT dikatakan sebagai salah satu penyempurna suatu ibadah. Sebagaimana Nabi SAW menyebutkan dalam hadits riwayat Umar bin Khattab bahwa amalan yang dikerjakan tergantung dengan niatnya.

إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى

Artinya: "Sesungguhnya segala amal perbuatan itu bergantung pada niatnya." (HR Bukhari & Muslim)

Untuk letak niat sendiri, adanya dalam hati dan tak cukup hanya diucapkan oleh lisan, mengutip buku Fiqih Islam wa Adilatuhu Jilid 3 oleh Wahbah az-Zuhaili. Tetapi jumhur ulama menyatakan bahwa mengucapkan niat adalah sunnah, sehingga ada baiknya bila niat dilakukan pada keduanya.

Bagaimana dengan Niat pada Ibadah Haji dan Umrah?

Imam Syafi'i dalam buku Fiqih Niat oleh Umar Sulaiman Al-Asyqar, berpendapat bila seorang muslim melaksanakan haji atau umrah, tetapi dia tak berniat dalam hati untuk mengerjakan hal itu maka ibadahnya tidak sah.

Wahbah az-Zuhaili dalam Fiqih Islam wa Adilatuhu Jilid 1, turut menjelaskan bila niat dalam haji dan umrah merupakan hal yang wajib. Dan niatnya adalah ihram, yaitu niat haji atau umrah masing-masing, maupun keduanya.

Berniat dalam menunaikan ibadah mesti didasarkan untuk mengharap ridha Allah semata, bukan yang lainnya. Sehingga bila seseorang berniat haji atau umrah untuk dirinya sendiri perlu karena-Nya. Bahkan jika ia hendak melakukan rangkaian ibadah haji dan umrah https://www.cemmlibrary.org/tag/haji-dan-umrah untuk orang lain, ia juga harus menyertakan dalam niatnya untuk melaksanakannya untuk 'orang lain' itu dan tentunya harus karena Allah.

Sebagian ulama mengemukakan bahwa rukun ihram cukup dengan niat saja. Namun sebagian ulama lainnya mengungkapkan bila ihram bukan hanya niat saja, tetapi mesti dibarengi dengan talbiyah.

Bacaan Niat Ibadah Haji dan Umrah

Adapun lafaz niat untuk haji dan umrah yang bisa dilafalkan dalam hati, berikut seperti yang dilansir Fiqih Islam wa Adilatuhu Jilid 1:

  • Niat Haji Ifrad

اللَّهُمَّ إِنِّي أُرِيدُ الْحَجَّ فَيَسِرهُ لِيْ وَتَقَبَّلُهُ مِنِّي

Allahumma inni uriidu al hajja fayassirhu lii wa taqabbalhu minni

Artinya: "Ya Allah, sungguh aku ingin melaksanakan haji. Maka, berilah aku kemudahan dalam menjalankannya, dan terimalah hajiku tersebut."

  • Niat Haji Qiran

اللَّهُمَّ إِنِّي أُرِيدُ الْعُمْرَةَ وَالْحَجِّ فَيَسِرْهُمَا لِي رَتَقَبَّلُهُمَا مِنِّي

Allahumma inni uriidu al-'umrata wal hajja fayassirhuma lii wa taqabbalhuma minni

Artinya: "Ya Allah, sungguh aku ingin melaksanakan haji dan umrah. Maka, berilah aku kemudahan dalam menjalankannya, dan terimalah haji dan umrahku tersebut."

اللهم إني أُرِيدُ الْعُمْرَةَ فَيَسرْهُ لِي وَتَقَبَّلُهُ مِنِّي

Allahumma inni uriidu al 'umrata fayassirhu lii wa taqabbalhu minni

Artinya: "Ya Allah, sungguh aku ingin melaksanakan umrah. Maka, berilah aku kemudahan dalam menjalankannya, dan terimalah umrahku tersebut."

Simak Video "Datangi KPK, Menag Yaqut Bahas Biaya Ibadah Haji 2023"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/lus)