AMPHURI Temui Menhaj Tawfiq, Minta Tekan Biaya Tiket ke Arab Saudi

AMPHURI Temui Menhaj Tawfiq, Minta Tekan Biaya Tiket ke Arab Saudi

Rahma Harbani - detikHikmah
Jumat, 28 Okt 2022 17:15 WIB
Ketum DPP AMPHURI Firman M Nur
Ketum DPP AMPHURI Firman M Nur. (Foto: Rahma Indina Harbani/detikcom)
Jakarta - AMPHURI (Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia) menyuarakan salah satu permasalahan jemaah Indonesia terkait biaya tiket perjalanan ke Arab Saudi yang dinilai masih tinggi. Hal ini dikemukakannya dalam kesempatan berdiskusi dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F Al Rabiah di kala momen kunjungannya ke Indonesia pada 24 Oktober 2022.

"Kita sampaikan ke pemerintahan Menteri Haji (dan Umrah Arab Saudi) untuk berusaha juga menekan biaya tiket (perjalanan ke Arab Saudi). Menjadi harga (yang) kompetitif dan jumlahnya untuk ditingkatkan," kata Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) AMPHURI Firman M Nur kepada wartawan di Asrama Haji, Jakarta Timur, Rabu (26/10/2022).

Firman mengatakan, biaya penerbangan ke Arab Saudi dinilai mahal bila dibandingkan dengan biaya perjalanan ke Eropa, ke Amerika. "Saudi Arabia adalah negara yang jarak penerbangan sembilan jam, tiketnya lebih mahal daripada perjalanan menuju ke Eropa (atau) Amerika," tuturnya.

Melalui pertemuan tersebut, kata Firman, AMPHURI memang diberi kesempatan untuk bertemu Menteri Arab Saudi Tawfiq usai pertemuannya dengan Menteri Agama (Menag) Yaqut C Qoumas. Menurutnya, pertemuan tersebut utamanya membahas kesamaan visi dalam meningkatkan jumlah jemaah sekaligus hal-hal yang bersifat penghalang,

"AMPHURI diberi kesempatan untuk bertemu dengan Menhaj Tawfiq untuk mendiskusikan hal-hal yang bisa disinergikan atau menyelesaikan hal-hal yang bersifat selama ini penghalang yang di antaranya adalah harga tiket yang cukup mahal ke Saudi Arabia," terangnya.

Arab Saudi Siap Terima Masukkan

Berdasarkan penuturan Firman, Menteri Arab Saudi merespons dengan baik masukkan dari pihaknya. Khususnya, permasalahan soal biaya perjalanan ke Arab Saudi yang akan disesuaikan oleh pemerintah Arab Saudi.

"Mereka menerima masukkan dengan baik dan mencoba untuk menyesuaikannya dan mereka akan bicara dengan penerbangan Saudi Airlines dan juga di General Authority of Civil Aviation (GACA) Saudi Arabia," ungkap Firman.

Lebih lanjut, Firman juga menyebutkan, pihak pemerintah Arab Saudi bersedia untuk membuka diri dalam hal bekerja sama dengan perusahaan maskapai penerbangan di Indonesia maupun perusahaan swasta. Kerja sama yang dimaksud adalah membuka penerbangan yang langsung menuju ke Arab Saudi, tidak hanya Jeddah atau Madinah.

"Bisa langsung direct (langsung) masuk ke Saudi, tidak hanya di Jeddah atau di Madinah tapi bisa landing (mendarat) di kota-kota lain yang saat ini yang mereka sampaikan sudah menjadi kota menjadi tujuan wisata cukup menarik dan baik," ceritanya.

Sebelumnya, Menteri Haji dan Umran Arab Saudi Tawfiq melakukan kunjungan pertamanya di Indonesia pada 24 Oktober 2022 lalu. Pertemuan pertamanya dilakukan bersama Menag Yaqut untuk membahas soal kemudahan dalam pelaksanaan haji dan umrah bagi jemaah Indonesia, termasuk juga membahas soal kuota haji dan peningkatan pelayanan terhadap jemaah haji perempuan.

"Termasuk juga bagaimana Indonesia diberikan kemudahan-kemudahan oleh pemerintah Saudi dalam mengurus visa untuk umrah nanti," pungkas Yaqut.

Simak Video "Menag soal Haji 2023: Hasil Negosiasi, Saudi Turunkan Harga Masyair"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/lus)