Ada Spesies Kantong Semar Kini Jadi 'Toilet' Hewan, Tak Lagi Makan Serangga

Ada Spesies Kantong Semar Kini Jadi 'Toilet' Hewan, Tak Lagi Makan Serangga

Novia Aisyah - detikEdu
Rabu, 25 Jan 2023 19:00 WIB
Ada Spesies Kantong Semar Kini Jadi Toilet Hewan, Tak Lagi Makan Serangga
Foto: Alastair Robinson via Science Alert
Jakarta -

Tanaman kantong semar atau Nepenthes dikenal sebagai tumbuhan karnivora. Namun, sebagian spesies di antaranya kini sudah beralih, dari pencerna serangga menjadi pemakan kotoran hewan.

Sejumlah spesies kantong semar itu melakukannya untuk memenuhi dosis nutrisi harian dan terbukti sangat bermanfaat. Berdasarkan penemuan para ahli, Nepenthes yang memakan kotoran dapat menyerap lebih banyak nitrogen daripada yang karnivora. Perbedaan nutrisinya juga signifikan.

"Kami menemukan penangkapan nitrogen lebih dari dua kali lipat pada spesies yang memakan kotoran," ujar ahli botani dari Royal Botanic Gardens Victoria di Australia, Alastair Robinson, dikutip dari Science Alert.

Alasan Berubah Jadi 'Toilet'

Tim penelitian ini mengamati enam spesies dan empat hibrida Nepenthes di Malaysia yang terletak di Pulau Kalimantan. Mereka menganalisis sampel jaringan untuk melihat jumlah nitrogen dan karbon yang ditangkap dari luar tanaman.

Nitrogen sendiri adalah pendukung utama fotosintesis maupun proses lainnya pada tanaman. Ilmuwan menemukan isotop nitrogen 15N lebih melimpah di Nepenthes, khususnya pada kantong semar yang memakan kotoran hewan.

Berkurangnya populasi serangga pada tanah yang lebih tinggi diperkirakan menyebabkan sebagian tanaman ini beralih menjadi 'toilet' mamalia.

"Serangga (jumlahnya) cukup langka di puncak tropis di atas 2.200 meter. Jadi, tanaman ini memaksimalkan nutrisi dengan mengumpulkan dan mempertahankan sumber nitrogen bernilai tinggi seperti kotoran tikus pohon," ujar Robinson.

Seperti yang pernah ditemukan pada 2009, sebagian kantong semar telah mengembangkan relasi saling menguntungkan dengan celurut pohon gunung. Hewan pemakan serangga mirip mencit itu menyimpan kotoran mereka ke dalam kantong semar dan mengonsumsi karbohidrat di tutup tanaman tersebut.

Penelitian yang lebih baru pun mengungkap hubungan serupa antara spesies tertentu Nepenthes dengan tikus gunung, burung, dan kelelawar. Pemahaman baru ini bermanfaat dalam upaya konservasi.

Ada lebih banyak spesies Nepenthes yang berisiko ketimbang genus tanaman karnivora lainnya. Terdapat 40 persen spesiesnya yang ditetapkan sebagai sangat terancam punah, hampir punah, atau rentan.

Penelitian mengenai evolusi sejumlah spesies kantong semar yang kini berubah menjadi 'toilet' hewan, dipublikasikan dalam jurnal Annals of Botany.



Simak Video "Ratusan Hewan Liar di Kenya Terancam Punah"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/twu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia