Apa Itu Kalimat Retoris? Fungsi, Ciri, dan Contohnya

Apa Itu Kalimat Retoris? Fungsi, Ciri, dan Contohnya

Putri Tiah Hadi Kusuma - detikEdu
Rabu, 25 Jan 2023 14:00 WIB
aespa pidato di forum PBB
Foto: Dok. YouTube United Nation/Ilustrasi kalimat retoris
Jakarta -

Kalimat retoris (majas retoris) merupakan gaya bahasa yang berbentuk kalimat tanya yang sebenarnya tidak perlu dijawab. Sebab jawaban atau maksud dari si penanya sudah terkandung dalam pertanyaan tersebut, demikian dikutip di buku Teks Anekdot oleh Millah Af'idah.

Tujuan dari kalimat ini adalah sebagai penegasan suatu isu yang diangkat dengan menanyakan suatu hal yang sebenarnya untuk mengungkapkan pernyataan dari penulis.

Biasanya kalimat retoris sering digunakan untuk menuliskan gagasan karena memiliki maksud atau daya lokusi seperti untuk mengungkapkan kemarahan, sindiran, saran, indikasi keraguan, perintah, dll.

Untuk membantu detikers mengetahui dan memahami maksud dari kalimat retoris. Berikut penjelasan selengkapnya mengenai ciri, fungsi, dan juga contoh dari kalimat retoris di bawah ini. Yuk, simak!

Ciri Kalimat Retoris

Berikut ciri-ciri kalimat retoris, seperti dikutip dari jurnal ilmiah Kalimat Tanya Dalam Persidangan Di Pengadilan Negeri Banda Aceh oleh Rahmad Nuthihar:

1. Bentuk kalimat dapat berupa penegasan dan pertanyaan.

2. Kalimat terkadang menggunakan kata tanya di dalamnya.

3. Kalimat tidak memerlukan jawaban.

4. Individu yang bertanya dan yang ditanya sama-sama mengetahui jawabannya.

Fungsi Kalimat Retoris

Adapun fungsi dari kalimat retoris sebagaimana dipaparkan dalam jurnal ilmiah Kalimat Retoris Dalam Rubrik Tajuk Majalah Suara Muhammadiyah, sebagai berikut:

1. Fungsi Intropeksi atau Refleksi Diri

Yaitu proses mengamati diri sendiri, menyadari pikiran batin, keinginan, dan sensasi. Proses tersebut adalah proses mental yang disadari dan biasanya dengan tujuan tertentu berdasarkan pikiran dan perasaan.

2. Fungsi Sindiran

Mengungkapkan rasa tidak setuju yang terkesan bertentangan dengan lawan bicara melalui kalimat sindiran halus, baik secara langsung maupun tidak langsung.

3. Fungsi Memberi Nasihat

Memberikan pelajaran yang baik sehingga dapat dijadikan bahan referensi atau alasan seseorang melakukan sesuatu.

4. Fungsi Pendukung

Memberikan berbagai macam https://www.detik.com//edu/detikpedia/d-6533234/apa-itu-kalimat-retoris-fungsi-ciri-dan-contohnya, baik itu verbal dan nonverbal yang berupa nasihat, bantuan nyata atau perilaku yang diberikan oleh sekelompok orang yang dekat dan dekat dengan subjek dalam lingkungan sosialnya atau dalam bentuk lain, dapat juga berupa kehadiran apa pun yang dapat memberikan manfaat emosional yang mempengaruhi perilaku.

Di samping itu, dalam dunia literatur, kalimat retoris efektif digunakan sebagai kalimat persuasif sehingga sering dipakai dalam pidato, debat, atau bahkan dapat juga digunakan dalam percakapan-percakapan lain sehari-hari, demikian dikutip di buku Bahasa Indonesia oleh Nani Darmayanti.

Contoh Kalimat Retoris

Berikut contoh-contoh kalimat retoris, seperti dikutip di buku Ultra Lengkap Peribahasa Indonesia oleh Nur Indah Sholikhati; Think Smart Bahasa Indonesia oleh Ismail Kusmayadi; Bahasa Indonesia Kelas XI oleh Drs Yustinah; Explore Bahasa Indonesia Jilid 3 untuk SMP/MTs Kelas IX oleh Erwan Rachmat; dan buku Contekan Pintar Sastra Indonesia untuk SMP dan SMA oleh Edy Sembodo, di antaranya:

1. Jadi menurutmu, kamu akan lulus walaupun kerjaanmu hanya bermain saja tanpa pernah belajar?

2. Mengapa kalian takut jika disuruh jaga malam? Apa kalian pikir mayat-mayat itu akan hidup lagi?

3. Masih pantaskah ia dijuluki orang pintar?

4. Apalagi yang dapat kita kerjakan kecuali hanya memohon pertolongan Tuhan?

5. Mana ada pejabat yang jujur di zaman gila seperti ini?

6. Apa manusia hidup tak butuh makan?

7. Kamu bisa membeli nyawa?

8. Benarkah kamu tidak pernah berbuat dosa?

9. Apakah gunanya bertengkar, lebih baik kita berdamai bukan?

10. Heh, jangan buang sampah di sini! Memang kamu tak tahu tempat sampah di situ untuk apa?

11. Yakin kamu bisa sampai sini dalam waktu lima belas menit dengan berjalan kaki? Kemarin menggunakan motor saja butuh waktu 30 menit untuk sampai sini.

12. Kapan kita punya uang?

13. Pasti kita tidak ingin mereka diakui sebagai milik bangsa asing, bukan?

14. Mungkinkah aku kembali ke masa kecilku?

15. Adakah orang yang tidak ingin bahagia?

Itu dia detikers, pembahasan tentang kalimat retoris lengkap dengan contoh-contoh kalimatnya. Yuk detikers, buat kalimat retoris versimu sendiri!



Simak Video "Momen Jackson Wang Minta Belajar Bahasa Indonesia di Panggung HITC 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(nwk/nwk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia