7 Hewan Ini Memanfaatkan Magnet Bumi untuk Navigasi!

7 Hewan Ini Memanfaatkan Magnet Bumi untuk Navigasi!

Putri Tiah - detikEdu
Rabu, 25 Jan 2023 11:30 WIB
Puluhan penyu hijau mati ditikam dan disayat di Jepang, kepolisian selidiki kekejian terhadap binatang
Foto: BBC Magazine/ Penyu
Jakarta -

Hewan-hewan di dunia ini memiliki banyak sistem yang menarik dalam tubuhnya. Sebagai contoh, beberapa hewan memiliki bagian tubuh yang berfungsi seperti kompas magnetik, yang digunakan sebagai alat navigasi untuk perjalanan jauh atau bermigrasi.

Penasaran, hewan apa sajakah itu? Simak pembahasannya di bawah ini!

Hewan yang Pakai Magnet Bumi untuk Navigasi

Dihimpun dari buku Explore Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTS Kelas IX oleh Sadiman, SPd, buku Pasti Bisa Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/Mts Kelas IX oleh Tim Ganesha Operation, dan BUPELAS Pemetaan Materi & Bank Soal IPA SMP Kelas 9 oleh Tim Maestro Genta, berikut ini binatang yang memakai magnet bumi untuk navigasi:

1. Burung

Ada beberapa jenis burung yang dapat mengenali arah terbangnya berdasarkan efek magnetik bumi. Jenis burung semacam ini selalu berpindah tempat atau bermigrasi pada waktu-waktu tertentu. Selain itu, mereka harus berpindah ribuan kilometer dari tempat awalnya ke tempat baru bahkan harus melintasi lautan.

Lalu, bagaimana cara burung itu mengenali arah kembalinya?

Ada bagian dari mata burung yang bekerja seperti kompas magnetik yang dapat mengenali medan magnet bumi. Selain kompas magnet, mata burung juga memiliki bagian yang berfungsi seperti kompas matahari. Kompas matahari sensitif terhadap cahaya matahari yang dapat menuntun burung ke arah yang dituju.

Salah satu contoh burung yang memanfaatkan medan magnet bumi adalahburung merpati yang digunakan sebagai pos pada zaman dahulu.

2. Salmon

Setiap tahun ikan salmon akan bermigrasi dari Samudra Pasifik atau Samudra Atlantik ke sungai-sungai tempat mereka dilahirkan. Jika dihitung, perjalanan yang dilakukan ikan salmon bisa mencapai lebih dari 1.000 kilometer. Saking jauhnya, banyak ilmuwan yang menyatakan bahwa migrasi yang dilakukan oleh ikan salmon merupakan migrasi terberat di dunia hewan.

Ikan salmon dilahirkan di sungai. Setelah remaja, ikan salmon akan melakukan perjalanan jauh menuju laut dan hidup di sana. Setelah sekian lama berada di laut, ikan salmon yang sudah dewasa dan siap bertelur akan kembali ke tempat kelahirannya.

Mungkin muncul pertanyaan di benak kita, bagaimana cara ikan salmon bisa kembali ke tempat kelahirannya? Sampai saat ini, para ilmuwan masih melakukan penelitian tentang hal itu. Namun, menurut beberapa ilmuwan, ikan salmon melakukan perjalanan jauhnya dengan bantuan medan magnet bumi yang ikan salmon rasakan.

Medan magnet yang ikan salmon rasakan itu akan terus diingat dan dijadikan alat penunjuk arah untuk kembali ke tempat kelahirannya.

3. Kupu-kupu Raja

Kupu-kupu raja terbang melintasi Amerika Utara setelah beberapa minggu sebelumnya keluar dari kepompongnya. Tubuh kupu-kupu ini mengandung unsur magnet alamiah yang disebut magnetit. Sebagian ilmuwan berpendapat, bahwa tubuh kupu-kupu raja terbang mengikuti garis medan magnetik bumi.

4. Penyu

Seorang peneliti bernama Kenneth Lohmann dari Universitas Carolina Utara mempelajari tingkah laku penyu saat dihadapkan dengan medan magnet yang berbeda-beda. Peneliti tersebut meletakkan penyu dalam sebuah wadah yang dikelilingi alat yang menimbulkan magnet. Hasil pengamatan menunjukkan penyu mengikuti jalur medan magnet bertujuan menjaga penyu tetap berada di lautan yang hangat dan wilayah kaya akan sumber makanan.

5. Lebah Madu

Lebah madu menggunakan medan magnet bumi untuk berkomunikasi. Ketika terbang dari sarangnya dan menemukan sumber makanan baru, lebah madu menyampaikan https://www.detik.com//edu/detikpedia/d-6533083/7-hewan-ini-memanfaatkan-magnet-bumi-untuk-navigasi tentang arah sumber makanan tersebut kepada lebah lainnya dengan cara menunjukkan tarian tertentu.

Dalam tariannya itu, lebah membentuk sudut tertentu antara sumber makanan dan matahari, untuk menunjukkan letak makanan pada arah menjauhi atau mendekati makanan, demikian dikutip di buku Fisiologi Hewan oleh Wiwi Isnaeni.

6. Ikan Hiu

Ikan hiu adalah hewan yang paling sensitif terhadap sinyal listrik dan dapat mendeteksi medan listrik yang sangat kecil dengan ukuran 5 nV/cm. Ikan hiu dapat mendeteksi medan listrik karena memiliki organ yang disebut ampula Lorenzini. Organ tersebut ada di sekitar kepala ikan hiu, dengan begitu ikan hiu dapat mendeteksi medan magnet bumi dan menggunakannya untuk keperluan navigasi, seperti dikutip di buku Soal Fisika HOTS Berpikir Kreatif, Kritis, Problem Solving oleh Ridwan Abdullah Sani, dkk.

7. Lobster Duri

Lobster duri merupakan lobster air laut yang melakukan migrasi. Kenneth Lohmann meneliti kemampuan lobster duri untuk mendeteksi medan magnet dengan cara meletakkan lobster duri ke dalam bak air yang dapat diatur medan magnetnya.

Setiap kali medan magnet diubah, lobster duri menyesuaikan diri tetap bergerak menuju arah kutub utara. Hasil penelitian menunjukkan lobster duri mampu merasakan medan magnet bumi untuk proses migrasi yang dilakukan dari lepas pantai Florida menuju lautan lepas yang lebih hangat dan tenang di setiap akhir musim gugur.

Itulah hewan-hewan yang memanfaatkan medan magnet bumi sebagai alat navigasi untuk mencari makan, bermigrasi ke tempat yang jauh, bahkan ada yang digunakan sebagai alat komunikasi. Semoga pembahasan ini bisa menambah pengetahuan detikers ya!



Simak Video "Ilmuwan China Sukses Hasilkan Medan Magnet Stabil Tertinggi"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/nah)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia