Alasan Imlek Identik dengan Musim Hujan, Karena Hoki?

Alasan Imlek Identik dengan Musim Hujan, Karena Hoki?

Nikita Rosa - detikEdu
Selasa, 24 Jan 2023 18:00 WIB
Warga berdoa di Kelenteng Hok Lay Kiong di Jl Kenari, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (21/1/2023). Klenteng tersebut meriah memyambut Imlek 2023. Hok Lay Kiong disebut-sebut sebagai kelenteng tertua di Bekasi. Kelenteng yang digunakan sebagai tempat peribadatan pemeluk agama Konghucu tersebut diperkirakan berusia lebih dari 300 tahun. Adapun arti nama Hok Lay Kiong sendiri adalah istana yang mendatangkan rezeki. Tempat ini dipercaya bisa mendatangkan rezeki bagi siapa saja yang berkunjung.
Mengapa Imlek Identik dengan Musim Hujan? (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Tahun baru Imlek sering jatuh di bulan Januari pada tahun masehi. Pada tanggal ini, hujan kerap mengguyur beberapa wilayah.

Identiknya tahun baru Imlek dengan musim hujan bukan tanpa alasan. Masyarakat Tionghoa meyakini hujan sebagai tanda baik saat tahun baru Imlek.

Sedangkan menurut sains, ada penjelasan ilmiah mengenai fenomena hujan di tahun baru itu. Begini penjelasan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Mengapa Sering Turun Hujan Saat Imlek?

Ternyata, alasan sering turun hujan saat Imlek identik dengan periode musim hujan. Periode musim hujan jatuh pada bulan Januari dan Februari, bersamaan dengan perkiraan tahun baru Imlek setiap tahunnya.

Penghitungan hari dalam Imlek merupakan gabungan dari fase Bulan mengelilingi Bumi dan fase Bumi mengelilingi Matahari (lunisolar). Oleh karena itu, hari dalam tahun Imlek tidak sama dengan kalender Masehi ataupun Hijriah.

Saat momentum Imlek, sejumlah wilayah di Indonesia memasuki periode puncak musim hujan pada Januari-Februari. Ada beberapa faktor yang menyebabkan turunnya hujan pada waktu tersebut.

"Faktor-faktor tersebut dipicu aktifnya Gelombang Kelvin di sekitar wilayah Indonesia selatan ekuator, MJO (Madden Jullian Oscillation) yang diprediksikan mulai aktif kembali di sekitar Samudera Hindia barat Sumatera dalam periode akhir Januari, kemudian adanya pola-pola konvergensi (perlambatan angin) di Jawa bagian barat yang dapat memicu pertumbuhan awan hujan di sekitarnya," papar Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanti dalam detikNews dikutip, Selasa (24/1/2023).

Hujan Saat Imlek Pertanda Hoki

Seperti diketahui, tahun baru Imlek kerap jatuh di musim hujan, yakni pada akhir Januari dan awal Februari. Turunnya hujan saat Imlek juga dipercaya sebagai pembawa hoki atau keberuntungan.

Menurut situs ABC, masyarakat Tionghoa percaya jika hujan saat Imlek dapat membawa keberuntungan. Semakin banyak hujan turun, maka semakin banyak keberuntungan yang akan mereka dapatkan.

Dengan demikian, mengawali tahun baru Imlek dengan hujan adalah tanda keberkahan.



Simak Video "Warga Tionghoa Jambi Gelar Tradisi Fang Sheng Jelang Imlek"
[Gambas:Video 20detik]
(nir/nwk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia